KMDT Dukung Pendirian Perguruan Tinggi Negeri di Kawasan Danau Toba

- Penulis

Jumat, 9 Agustus 2024 - 01:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Mediadelegasi: Dewan Pengurus Pusat Komite Masyarakat Danau Toba (DPP-KMDT) mendukung wacana pendirian perguruan tinggi negeri di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara.

“Pendirian perguruan tinggi negeri setara universitas sudah saatnya direalisasikan oleh pemerintah pusat,” kata Ketua Umum DPP- KMDT Edison Manurung pada Seminar Nasional Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul yang digelar KMDT di Gelanggang Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, Kamis (8/8).

Kegiatan ilmiah tersebut dimoderatori dosen Fisip USU Prof. Dr. Iskandar Zulkarnain, M.Si dan dihadiri sebanyak 600 orang lebih peserta yang sebagian besar terdiri dari kalangan tenaga pengajar SMA/SMK serta akademisi.

Dalam seminar nasional yang dibuka secara daring oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Susatyo itu, Edison menilai kehadiran PTN berperan strategis mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan percepatan pembangunan tujuh kabupaten di kawasan Danau Toba.

Selain dapat meningkatkan kualitas SDM di wilayah itu, lanjutnya, keberadaan PTN di kawasan Danau Toba juga dapat memperluas sumber perekonomian penduduk lokal.

BACA JUGA:  Vandiko-Ariston Solid Dukung Bobby-Surya di Pilgub Sumut

“Pendirian PTN di kawasan Danau Toba tentunya akan memudahkan generasi muda mendapatkan pendidikan. Setelah tamat, mereka langsung bisa mengabdi di daerahnya,” ujar mantan Wakil Ketua DPP KNPI periode tahun 1990-an itu.

Lebih lanjut, Edison meyakini bahwa pendidikan tinggi memiliki peranan yang krusial bagi kemakmuran masyarakat, termasuk di kawasan. Danau Toba.

“Keberadaaan kampus perguruan tinggi negeri di kawasan Danau Toba dipastikan akan dapat meningkat kualitas SDM, sehingga linear atau sejalan dengan program Presiden Joko Widodo yang ingin wisata Danau Toba menjadi destinasi unggulan setelah Bali,” tuturnya.

Sebab menurut dia, pendidikan tinggi adalah faktor penentu pertumbuhan ekonomi jangka panjang, termasuk di kawasan objek wisata Danau Toba yang telah ditetapkan pemerintah sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).

Mencermati hal tersebut, pihak KMDT melalui sejumlah anggota dewan pakar akan melakukan. riset dan kajian ilmiah seputar pentingnya pendirian PTN di kawasan Danau Toba.

BACA JUGA:  Penyerahan Mandat Sapma PKN Komisariat Politeknik Negeri Medan

Sementara itu, Guru Besar Universitas Negeri Medan (Unimed) Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd yang juga menjadi pembicara dalam seminar tersebut mengemukakan bahwa usulan pendirian PTN di kawasan Danau Toba merupakan hal yang cukup realistis.

“Salah satu strategi untuk meningkatkan SDM di kawasan Danau Toba adalah dengan membangun perguruan tinggi negeri,” paparnya.

Sebab, menurut Syawal, pengembangan kawasan Danau Toba harus dibarengi dengan kesiapan SDM yang akan mengelolanya.

Tidak hanya itu, kata dia, keberadaan PTN. di kawasan Danau Toba tentunya akan memudahkan generasi muda di wilayah itu mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang lebih.

Ditambahkannya, penetapan Danau Toba menjadi salah satu DPSP tentu harus diikuti oleh SDM yang memiliki kompetensi mengelola destinasi dan daya tarik wisata. D/red

[contact-form][contact-field label=”Nama” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Surel” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Situs web” type=”url” /][contact-field label=”Pesan” type=”textarea” /][/contact-form]

KMDT Dukung Pendirian Perguruan Tinggi Negeri di Kawasan Danau Toba
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Masyarakat Danau Toba (DPP-KMDT) Edison Manurung (kiri) saat tampil sebagai pembicara dihadapan ratusan peserta (kanan) Seminar Nasional Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul yang digelar KMDT di Gelanggang Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, Kamis (8/8). Foto: dok-KMDT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut
Sorotan Kasus RS Islam Malahayati: Dugaan Malpraktik, Pembayaran Gelap, Dinkes Sumut Minta Maaf dan Minta Kemenkes Bertindak
Robi Barus Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Helvetia
Ruko Penjual Bensin Eceran dan Elpiji di Medan Terbakar Hebat, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Manajemen Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Bungkam Soal “Mal Praktik” dan Pembayaran Administrasi Pasien ke Rekening Pribadi Prof dr RD
Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa
Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA
Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:14 WIB

Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut

Senin, 15 Juni 2026 - 14:48 WIB

Sorotan Kasus RS Islam Malahayati: Dugaan Malpraktik, Pembayaran Gelap, Dinkes Sumut Minta Maaf dan Minta Kemenkes Bertindak

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:43 WIB

Robi Barus Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Helvetia

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:53 WIB

Ruko Penjual Bensin Eceran dan Elpiji di Medan Terbakar Hebat, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:24 WIB

Manajemen Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Bungkam Soal “Mal Praktik” dan Pembayaran Administrasi Pasien ke Rekening Pribadi Prof dr RD

Berita Terbaru