Deli Serdang-Mediadelegasi: Calon gubernur Sumatera Utara (Sumut) nomor urut 1 Bobby Afif Nasution blusukan ke kampung nelayan di Desa Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, Senin (18/11) untuk menyerap aspirasi dan harapan masyarakat di pesisir Kabupaten Deli Serdang itu.
Bobby memanfaatkan kesempatan ini untuk menyapa langsung, berdialog,
mendengarkan keluhan dan harapan masyarakat nelayan setempat terkait kondisi ekonomi daerah.
Pada kesempatan itu, Bobby juga mengunjungi tempat pendaratan ikan di Paluh Sibaji serta berbelanja beberapa hasil tangkapan laut para nelayan dan berbincang dengan mereka.
Pada saat berdialog dengan Bobby, beberapa orang warga setempat menyampaikan harapan, diantaranya mengenai kondisi sebagian tanggul yang perlu segera dibenahi.
“Akibat tanggul runtuh, rumah kami nyaris masuk ke sungai. Jika nanti terpilih menjadi gubernur Sumatera Utara, kami berharap Pak Bobby dapat membangun tanggul di sekitar sungai, ” ucap Erna, warga Desa Paluh Sibaji.
Erna juga mengaku sangat berharap program berobat pakai KTP yang digagas Bobby untuk seluruh warga Sumut bisa terealisasi.
Sementara, warga lainnya bernama Sayani, mengadukan kepada Bobby bahwa pemberian bantuan pemerintah untuk warga miskin di kampung nelayan tersebut selama ini belum tepat sasaran.
“Paket bantuan sosial dari pemerintah selalu diterima warga yang seharusnya tidak layak menerima, ” ujar Sayani.
Menanggapi keluhan-keluhan itu, Bobby mengatakan anggaran yang dimiliki oleh pemerintah daerah harusnya memang dipergunakan untuk program-program pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
“Namun, penggunaan anggaran itu harus tepat sasaran,” tuturnya.
Bobby berjanji akan merespon keluhan masyarakat tersebut dan akan mengalokasikan APBD Sumut untuk merealisasikan sejumlah program pembangunan yang berorientasi bagi kepentingan masyarakat, antara lain infrastruktur jalan dan berobat pakai KTP..
Ia menilai total dana APBD Sumut yang tersedia selama ini masih belum cukup memadai untuk menopang sejumlah program pembangunan di 33 kabupaten/kota di provinsi itu.
Meski demikian, Bobby menyatakan yakin program pembangunan akan tetap dapat berjalan dan hasilnya dapat dinikmati masyarakat jika anggaran yang dialokasikan tepat sasaran. D/Red






