Jakarta Banjir Lagi, 38 RT Terendam

- Penulis

Senin, 3 Maret 2025 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang warga menggendong anaknya menangis di tengah banjir yang merendam sebagian wilayah Kramat Jati   Jakarta Timur, Senin (3/3). Foto: HO

Seorang warga menggendong anaknya menangis di tengah banjir yang merendam sebagian wilayah Kramat Jati Jakarta Timur, Senin (3/3). Foto: HO

Jakarta-Mediadelegasi:   Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta melaporkan banjir yang melanda wilayah Jakarta pada Senin (3/3) semakin meluas akibat hujan deras yang mengguyur sejak dini hari.

Informasi sementara yang diperoleh Mediadelegasi, hingga pukul 07.00 WIB, tercatat sebanyak 38 Rukun Tetangga (RT) di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur tergenang air dengan ketinggian bervariasi antara 40 cm hingga lebih dari 3 meter.

Kondisi ini memaksa puluhan warga di beberapa wilayah, terutama di Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno meyakini, jika kemarin tidak dilakukan pengerukan sungai, maka banjir kali ini akan lebih parah dari yang terjadi sekarang.

BACA JUGA:  Kejagung Geledah Rumah Pejabat Pajak

“Coba bayangin kalau kemarin kami enggak keruk, banjir akan lebih parah. Untung beberapa (sungai di Jakarta) sudah dikeruk,” kata Rano Karno saat meninjau situasi banjir di kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur.

Sementara itu, pihak BPBD DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani banjir luapan Kali Ciliwung melalui penyedotan air dan juga memastikan tali air berfungsi baik.

“Kami mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan (banjir) di setiap wilayah,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan.

Yohan mengatakan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan unsur dari Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga DKI dan Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan banjir.

BACA JUGA:  Retreat Kabinet Merah Putih Dimulai, Presiden Prabowo dan Menteri Kenakan Seragam Komcad di Akmil Magelang

Ia menjelaskan bahwa selain penyedotan, petugas BPBD juga berupaya memastikan tali-tali air berfungsi maksimal untuk mempercepat aliran air.

“Kami upayakan genangan (banjir) untuk surut dalam waktu cepat,” katanya.

Yohan menambahkan bahwa BPBD mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi banjir.

“Untuk itu, ketika dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” katanya. D/Red

Baca artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026
Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H
Prabowo Jamin Stabilitas Pasar Modal Pasca-Mundurnya Petinggi OJK dan BEI
Pemkab Tapanuli Utara Paparkan Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
Tapanuli Utara Raih Penghargaan UHC Awards Kategori Madya

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:34 WIB

Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng

Senin, 23 Februari 2026 - 11:18 WIB

Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:29 WIB

Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:07 WIB

Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H

Berita Terbaru