Presiden Prabowo Diharapkan Bangun Kebun Raya di Tele Samosir

- Penulis

Selasa, 1 April 2025 - 23:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan hutan Tele di Desa Partungko Naginjang, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Sumut. Foto:  ist

Kawasan hutan Tele di Desa Partungko Naginjang, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Sumut. Foto: ist

Medan-Mediadelegasi: Pemerintahan di era Presiden Prabowo Subianto diharapkan dapat membangun kebun raya di kawasan hutan lindung Tele di Desa Partungko Naginjang, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Sumut.

Usulan perubahan status hutan Tele menjadi areal penggunaan lain (APL) yakni kebun raya disampaikan oleh Ketua Gerakan Penyelamatan Kawasan Danau Toba, Dr. Wilmar Simanjorang dalam acara  Doa Bersama Pemulihan Danau Toba yang dipimpin Ephorus HKBP Dr. Viktor Tinambunan, di Kabupaten Samosir, Selasa (1/4), dalam keterangan diterima Mediadelegasi Medan.

Acara doa bersama itu  dimaknai  sebagai harapan sekaligus ajakan mendukung pemulihan dan perawatan Kawasan Danau Toba (KDT) dari ancaman kerusakan lingkungan semakin masif akibat ketidakbecusan dalam melakukan pemanfaatan tata kelola ruang yang baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengusulkan kepada Bapak Presiden RI Prabowo Subianto agar kawasan hutan Tele dijadikan sebuah kebun raya yang pengelolaannya turut melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN,” kata Wilmar.

BACA JUGA:  Terdakwa Perampok Truk Bermuatan CPO di Pintu Tol Tertunduk Jalani Sidang Vidcon

Menurut Wilmar,  dengan adanya kolaborasi antara BRIN dan pihak-pihak terkait, pengelolaan kebun raya ini kelak bisa menciptakan platform riset yang tidak hanya memperkaya pengetahuan ilmiah tetapi juga membuka peluang untuk inovasi-inovasi baru dalam bidang-bidang yang terkait dengan didukung potensi keberagaman hayati.

Selain itu, kebun raya juga berpotensi untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata berkelanjutan yang dapat memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar.

Pria yang kerap menyuarakan soal lingkungan hidup dan kelestarian alam di kawasan Danau Toba ini  memastikan perubahan lahan hutan Tele menjadi areal kebun raya akan banyak memberikan manfaat.

Disebutkannya, manfaat dari keputusan perubahan  areal penggunaan lain hutan Tele bukan hanya sebatas  dari sisi pelestarian alam, melainkan  juga pendidikan,  pengembangan riset mengenai keanekaragaman hayati hingga  pariwisata berbasis ekologi atau ekowisata.

BACA JUGA:  HMI Desak Tunjangan Mewah Anggota DPRD Medan Dihapus

Kebun raya yang dikelola dengan baik, lanjutnya,  juga dapat berfungsi sebagai tempat penelitian, di mana para ilmuwan dapat mempelajari lebih mendalam tentang spesies tanaman, ekosistem, dan potensi pemanfaatan tanaman dalam berbagai bidang, seperti kedokteran, pertanian, dan industri.

Apalagi, sebut Wilmar, Indonesia adalah salah satu negara dengan tingkat keanekaragaman hayati yang sangat tinggi.

Namun sayangnya, jumlah kebun raya di Indonesia masih tergolong sangat sedikit dibandingkan dengan negara-negara maju.

‘Kebun raya di sejumlah negara maju  tidak hanya berfungsi sebagai tempat konservasi, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, riset, dan wisata alam,” ujar Wilmar. D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid
Komisi VIII Pastikan Kesiapan Layanan & Mitigasi Kedaruratan di Embarkasi Medan
Tekan Inflasi, Gubernur Bobby Kirim 1.050 Ton Cabai Merah ke Palangkaraya
Sosok Kajati Sumut Baru Muhibuddin
Pejabat Eselon Medan Dilantik, Wali Kota Beri Ultimatum Kinerja
Bobby Nasution: PORWASU 2026 Jadi Wadah Strategis Perkuat Sinergi Pemerintah dan Pers
Sinergi Demokrat – Kejati: Harmoni Penegakan Hukum Sumut
Narasi LLDIKTI 1 Dinilai Menggiring Opini, Pengurus Lama Diduga Dijadikan Kambing Hitam Konflik Yayasan Darma Agung

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 17:40 WIB

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid

Kamis, 23 April 2026 - 16:53 WIB

Komisi VIII Pastikan Kesiapan Layanan & Mitigasi Kedaruratan di Embarkasi Medan

Kamis, 23 April 2026 - 16:01 WIB

Tekan Inflasi, Gubernur Bobby Kirim 1.050 Ton Cabai Merah ke Palangkaraya

Selasa, 21 April 2026 - 18:22 WIB

Sosok Kajati Sumut Baru Muhibuddin

Jumat, 17 April 2026 - 14:47 WIB

Pejabat Eselon Medan Dilantik, Wali Kota Beri Ultimatum Kinerja

Berita Terbaru