Sumut Berada di Posisi Kedua Tertinggi Angka Putus Sekolah Dasar di Indonesia

Jumat, 9 Mei 2025 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ist.

Foto : Ist.

Medan-Mediadelegasi : DPRD Sumut menyoroti permasalahan tingginya angka putus sekolah dasar di provinsi tersebut. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dikdasmen), Sumut berada di posisi kedua tertinggi angka putus sekolah dasar di Indonesia.

Angka putus sekolah dasar di Sumut mencapai 3030 orang, yang merupakan angka yang cukup tinggi dan memprihatinkan. DPRD Sumut menilai bahwa ini bukan hanya sekadar angka, tetapi peringatan serius untuk pemerintah kabupaten/kota.

Anggota Komisi E DPRD Sumut, Meryl Rouli, menyatakan bahwa putus sekolah dasar dapat memutus masa depan anak-anak dan menghilangkan potensi bangsa. Oleh karena itu, Komisi E DPRD Sumut akan memanggil dan mengevaluasi setiap Disdik di Kabupaten/kota untuk memastikan hak pendidikan anak-anak Sumatera Utara secara menyeluruh dan adil.

Komisi E DPRD Sumut juga akan mendorong setiap kabupaten/kota untuk meningkatkan program beasiswa, mendirikan sekolah berbasis komunitas, dan melakukan pendekatan secara aktif ke masyarakat untuk mensosialisasikan pentingnya pendidikan untuk masa depan anak.

Gubernur Sumut Bobby Nasution juga merespon hal tersebut dan berjanji akan memperbaiki pelayanan dan fasilitas sekolah terlebih dahulu. Bobby Nasution mengakui masih banyak sekolah yang tidak layak, terutama di Kabupaten Nias Barat.

BACA JUGA:  Lantik Asisten Pidana Militer, Ini Pesan Kajati Sumut

Bobby Nasution menyatakan bahwa banyaknya masyarakat Sumut yang putus sekolah pada saat jenjang Sekolah Dasar disebabkan beberapa faktor, seperti akses dan fasilitas sekolah. Oleh karena itu, pemerintah provinsi akan memperbaiki fasilitas dan pelayanan sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

DPRD Sumut menilai bahwa permasalahan putus sekolah dasar ini merupakan cerminan dari persoalan yang lebih dalam, seperti adanya ketimpangan akses pendidikan, kemiskinan struktural, dan minimnya pendampingan sosial.

Oleh karena itu, Komisi E DPRD Sumut akan bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota untuk menyelesaikan permasalahan ini. Mereka akan memantau dan mengevaluasi program-program pendidikan yang sudah berjalan dan memastikan bahwa anggaran pendidikan benar-benar sampai ke kelompok yang paling rentan.

DPRD Sumut juga mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan. Mereka akan melakukan pendekatan secara aktif ke masyarakat untuk mensosialisasikan pentingnya pendidikan untuk masa depan anak.

Dengan demikian, diharapkan angka putus sekolah dasar di Sumut dapat menurun dan kualitas pendidikan dapat meningkat. DPRD Sumut dan pemerintah provinsi akan bekerja sama untuk menyelesaikan permasalahan ini dan meningkatkan kualitas pendidikan di Sumut.

Peringkat angka putus sekolah dasar di Indonesia adalah sebagai berikut: Jawa Barat berada di peringkat pertama dengan 4681 orang, Sumut berada di peringkat kedua dengan 3030 orang, dan Sumatera Selatan berada di peringkat ketiga dengan 1767 orang.

BACA JUGA:  Sentuhan Reza, Ramadhan Berkah untuk Warga Medan

DPRD Sumut berharap bahwa dengan kerja sama antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, permasalahan putus sekolah dasar dapat diselesaikan dan kualitas pendidikan di Sumut dapat meningkat.

Komisi E DPRD Sumut akan terus memantau dan mengevaluasi program-program pendidikan yang sudah berjalan dan memastikan bahwa anggaran pendidikan benar-benar sampai ke kelompok yang paling rentan.

Dengan kerja sama dan kesadaran masyarakat, diharapkan angka putus sekolah dasar di Sumut dapat menurun dan kualitas pendidikan dapat meningkat. DPRD Sumut dan pemerintah provinsi akan terus bekerja sama untuk menyelesaikan permasalahan ini dan meningkatkan kualitas pendidikan di Sumut.

Dalam jangka panjang, diharapkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan di Sumut dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, DPRD Sumut dan pemerintah provinsi akan terus bekerja sama untuk menyelesaikan permasalahan ini dan meningkatkan kualitas pendidikan di Sumut. D|Red.

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Wali Kota Medan Rico Waas Tutup Mulut soal Fee 15% di Dinas Perkim, Praktisi Hukum Desak KPK Turun Tangan
Mahasiswa JMI Unjuk Rasa di Medan, Desak Usut Dugaan Monopoli Proyek & Fee 18–25 Persen di Dinas Perkim
JPU Kejari Belawan Ajukan Banding, Pasal Putusan Korupsi Pengadaan Kapal Tak Sesuai Tuntutan
Maruli Siahaan Ajak Warga Medan Jadikan Nilai HAM sebagai Budaya Sehari-hari
Target Besar, Pengadaan Miliaran: Tata Kelola Parkir Medan Diuji Transparansi
Sekretaris Dinas Peternakan Labuhanbatu Ditangkap, Tipu Pengusaha Lewat Proyek Laptop Fiktif Rp183 Juta
Ketua MMTK Sumatera Utara Siap Jalan Kaki ke Jakarta, Bawa Isu Dugaan KKN di RSUD dr. Pirngadi Medan
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Mahasiswa JMI Unjuk Rasa di Medan, Desak Usut Dugaan Monopoli Proyek & Fee 18–25 Persen di Dinas Perkim

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:48 WIB

JPU Kejari Belawan Ajukan Banding, Pasal Putusan Korupsi Pengadaan Kapal Tak Sesuai Tuntutan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:15 WIB

Maruli Siahaan Ajak Warga Medan Jadikan Nilai HAM sebagai Budaya Sehari-hari

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Target Besar, Pengadaan Miliaran: Tata Kelola Parkir Medan Diuji Transparansi

Berita Terbaru