USU Tetapkan 5 Pilar Strategis 2026–2031, Perkuat Tri Dharma Hingga Internasionalisasi Kampus

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Universitas Sumatera Utara Prof. Muryanto Amin bersama lima Guru Besar Tetap yang baru saja dikukuhkan dalam acara Pengukuhan Guru Besar Tetap USU, Selasa (4/8/2026). Foto: Ist.

Rektor Universitas Sumatera Utara Prof. Muryanto Amin bersama lima Guru Besar Tetap yang baru saja dikukuhkan dalam acara Pengukuhan Guru Besar Tetap USU, Selasa (4/8/2026). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Universitas Sumatera Utara resmi menetapkan arah kebijakan strategis untuk periode tahun 2026 hingga 2031. Rencana pengembangan tersebut berfokus pada lima pilar utama yang disusun sebagai upaya mempercepat peningkatan kualitas institusi sekaligus memperluas kontribusi USU dalam memberikan solusi nyata bagi pembangunan nasional.

Rektor Universitas Sumatera Utara, Profesor Muryanto Amin, menyampaikan arah kebijakan tersebut saat memberikan sambutan dalam acara pengukuhan lima Guru Besar USU yang berlangsung di Medan, Selasa (4/8/2026). Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan secara rinci makna dan urgensi dari setiap pilar yang telah ditetapkan.

Pilar pertama yang menjadi fondasi utama adalah penguatan tata kelola adaptif. Melalui pilar ini, USU bertekad membangun sistem manajemen yang responsif, lincah, dan mampu beradaptasi secara cepat terhadap berbagai perubahan lingkungan strategis maupun tuntutan zaman.

Pilar kedua adalah pengembangan konsep Tri Dharma-driven university. Konsep ini menempatkan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat sebagai penggerak utama yang menjadi sumber energi dari seluruh aktivitas dan kebijakan yang dijalankan di lingkungan kampus.

BACA JUGA:  Gubernur Bobby Nasution Minta DHD 45 Sumut Rawat Semangat Juang 45 Sejalan Pembangunan Daerah

Pilar ketiga berupa percepatan digitalisasi dan pengembangan kampus cerdas. Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan efisiensi kerja, transparansi pengelolaan, serta kualitas layanan akademik dan non-akademik kepada sivitas akademika maupun masyarakat luas.

Pilar keempat mencakup penguatan pengelolaan usaha dan dana abadi universitas. Pilar ini menjadi langkah strategis agar USU dapat secara bertahap mencapai kemandirian dalam pendanaan, sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada alokasi anggaran negara.

Sementara pilar kelima sekaligus menjadi sasaran jangka panjang adalah internasionalisasi dan penguatan citra global universitas. USU berupaya memperluas jejaring kerja sama lintas negara serta meningkatkan reputasi dan pengakuan internasional atas kualitas pendidikan dan penelitian yang dihasilkan.

“Kelima pilar tersebut dirancang saling terhubung satu sama lain dan tidak dapat dijalankan secara terpisah. Tri Dharma Perguruan Tinggi harus menjadi mesin penggerak utama yang menggerakkan seluruh aktivitas di dalam kampus,” tegas Prof. Muryanto Amin.

Rektor juga menyampaikan tantangan besar yang dihadapi para Guru Besar dan seluruh elemen kampus ke depan, yaitu menerjemahkan pemikiran keilmuan yang mendalam menjadi nilai guna yang relevan dan bermanfaat nyata bagi kehidupan bermasyarakat.

BACA JUGA:  Universitas Sumatera Utara Kukuhkan Prof. Raras Sutatminingsih sebagai Guru Besar Tetap pada 21 Agustus 2025

“Untuk menghadapi tantangan global dan nasional, kita harus mengetahui posisi USU secara jujur dan komparatif. Pemeringkatan internasional serta capaian publikasi terindeks Scopus memberi gambaran di mana kita berdiri dalam peta pendidikan tinggi,” ujarnya.

Meski demikian, jika dibandingkan dengan sejumlah perguruan tinggi lain di Indonesia, USU dinilai masih berada dalam fase penguatan dan konsolidasi. Pemeringkatan tersebut pun dimaknai sebagai alat evaluasi untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas secara berkelanjutan.

Selain itu, Rektor menyoroti persoalan struktural yang dihadapi dunia pendidikan tinggi, yaitu kesenjangan antara hasil riset dan pemanfaatannya di masyarakat. Menutup kesenjangan tersebut menjadi salah satu prioritas agar USU dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi solusi bagi pembangunan nasional. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Miranda

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Timsel KPID Sumut Umumkan 21 Calon Lolos Wawancara, Siap Masuk Uji Kepatutan di DPRD Sumut
Kejati Sumut Tegaskan Gedung Baru Tahap I Selesai 100 Persen, Usulan Tahap II Masih Menunggu Keputusan Kejagung
PRSU 2026 Resmi Ditutup, Putaran Uang Capai Rp50 Miliar Selama Satu Bulan
Bobby Nasution: Dukung Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Tapi Harus Berbasis Kinerja
Bobby Nasution Minta OJK Sumut Dorong Ekonomi Syariah & Kebutuhan Daerah Sesuai Karakteristik
Ombudsman RI Desak BPN Sumut Percepat Penyelesaian Laporan Pertanahan Masyarakat
Brigjen Naek Pamen Simanjuntak Resmi Jabat Wakapolda Sumut, Gantikan Brigjen Sonny Irawan
Diskominfo Sumut Gelar Coaching Clinic SP4N Lapor, Kecepatan Respons Aduan Jadi Fokus Utama Perbaikan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Timsel KPID Sumut Umumkan 21 Calon Lolos Wawancara, Siap Masuk Uji Kepatutan di DPRD Sumut

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:47 WIB

USU Tetapkan 5 Pilar Strategis 2026–2031, Perkuat Tri Dharma Hingga Internasionalisasi Kampus

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Kejati Sumut Tegaskan Gedung Baru Tahap I Selesai 100 Persen, Usulan Tahap II Masih Menunggu Keputusan Kejagung

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:57 WIB

PRSU 2026 Resmi Ditutup, Putaran Uang Capai Rp50 Miliar Selama Satu Bulan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Bobby Nasution: Dukung Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Tapi Harus Berbasis Kinerja

Berita Terbaru