Kapolda Sumut: Tawuran di Belawan Dipicu Peredaran Narkoba Skala Besar

Selasa, 3 Juni 2025 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto (kedua kanan) memberi keterangan pers mengenai pengungkapan kasus narkoba, di Mapolda Sumut Jalan Sisingamangaraja Medan, Selasa (3/6).  Foto: ist

Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto (kedua kanan) memberi keterangan pers mengenai pengungkapan kasus narkoba, di Mapolda Sumut Jalan Sisingamangaraja Medan, Selasa (3/6). Foto: ist

Medan-Mediadelegasi: Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, menyebut, aksi tawuran yang kerap terjadi di wilayah Belawan, Kota Medan, dipicu masalah peredaran narkoba dalam jumlah skala besar.

 

“Ada beberapa kasus yang kita ungkap di Belawan dan di saat itulah mulainya terjadi tawuran,” katanya saat memaparkan kasus pengungkapan narkoba di Mapolda Sumut, Medan, Selasa (3/6).

 

 

Hal ini diketahui setelah personel Direktorat (Dit) Narkoba Polda Sumut melakukan pengungkapan narkotika sebanyak 78 kasus dengan mengamankan 92 tersangka.

Selain permasalahan narkoba, Whisnu mengungkapkan bahwa faktor tawuran yang terjadi di Belawan karena kurangnya peningkatan ekonomi masyarakat.

“Di Belawan ini ekonominya kurang, sehingga kita minta dukungan Wali Kota Medan agar meningkatkan taraf hidup, sehingga narkoba bisa turun,” sebutnya bahwa Polda Sumut tidak bisa berdiri sendiri menyelesaikan permasalah yang terjadi di Belawan.

 

“Mari kita gotong royong menanggulangi narkoba di wilayah Sumut,” ujar Kapoldasu seraya mengimbau masyarakat agar jangan menghalangi upaya pemberantasan narkoba.

BACA JUGA:  Jabatan Sekda Kosong, Pemprov Sumut Tunggu Rekomendasi Kemendagri

 

Mantan Dirtipiddeksus Bareskrim Polri itu menyebut Gubernur Sumut Bobby Nasution telah memerintahkannya bersama Pangdam untuk menjadikan Sumut daerah bebas narkoba.

 

Menurutnya, ucapan Bobby itu menjadi cambukan bagi pihaknya untuk memberantas narkoba.

“Kami mengingatkan pertama kali pada saat Gubernur Sumut Bobby Nasution menyampaikan pidato pertamanya di DPRD Sumut, dia (Bobby) menyampaikan kepada Kapolda dan Pangdam untuk mengeluarkan daerah Sumut menjadi bebas narkoba. Itu adalah cambuk buat kami untuk memberantas narkoba,” ujarnya.

 

Whisnu mengajak seluruh pihak untuk berkontribusi dalam memberantas narkoba.

Dikatakannya, pihak kepolisian tidak bisa bekerja sendiri. Whisnu pun mengecam adanya pihak-pihak tertentu yang mencoba menghalang-halangi tugas kepolisian.

 

“Dalam penyelidikan kami, ada upaya penggalangan dari bandar narkoba kepada masyarakat yang tidak mengerti akan bahaya narkoba, sehingga beberapa masyarakat menghalang-halangi tindakan kepolisian di tengah-tengah kita menindak narkoba,” tuturnya.

BACA JUGA:  Poldasu Semprotkan Cairan Desinfektan Skala Besar Jelang Lebaran

Karena itu, pihak kepolisian melakukan penindakan tegas terhadap masyarakat yang menghalang-halangi petugas dalam menindak bandar narkoba.

 

Sementara itu, Direktur Resnarkoba Polda Sumut Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, menyebut hingga 2 Juni 2025, Ditresnarkoba Polda Sumut telah menangani 2.373 kasus.

Dari total tersebut, ada 3.051 tersangka narkoba yang ditangkap. Para pelaku memiliki peran yang berbeda-beda.

Calvijn menyebut pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti narkoba selama periode itu, di antaranya 665 kilogram sabu-sabu, 121 ribu butir ekstasi dan 1,1 kilogram kokain.

 

Dia menyebut ada berbagai modus yang dilakukan para pelaku untuk menyelundupkan narkoba ini, mulai dari menggunakan body wraping hingga mengubur narkoba tersebut.

Perwira menengah polri itu mengatakan pihaknya juga tengah gencar mengungkap peredaran narkoba di tempat hiburan malam.D|Red

 

 

 

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK
Dinyatakan Mampu Padahal Hidup Pas-pasan, Ibu Nelayan Banding Desil Demi Anak Dapat KIP Kuliah
ISMI Sumut: Sangat Pantas, Ada Jl Ahmad Baqi di Medan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!

Selasa, 15 September 2026 - 14:31 WIB

BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal

Sabtu, 5 September 2026 - 16:12 WIB

Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031

Sabtu, 5 September 2026 - 14:27 WIB

Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi

Berita Terbaru

Kota Medan

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Sabtu, 19 Sep 2026 - 19:11 WIB

KPK Dalami Dugaan Aliran Uang dalam Kasus HGB. Foto: Ist.

Nasional

KPK Temukan Petunjuk Aliran Uang Kasus HGB Bogor

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:54 WIB