Prabowo: Investasi Alutsista, Jaminan Kedaulatan dan Kesejahteraan Bangsa

- Penulis

Rabu, 11 Juni 2025 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam pembukaan Indo Defence Expo & Forum, Rabu (11/6/2025). Foto : Ist.

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam pembukaan Indo Defence Expo & Forum, Rabu (11/6/2025). Foto : Ist.

Jakarta-Mediadelegasi : Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan pentingnya investasi dalam alat utama sistem senjata (alutsista) bagi pertahanan negara. Pernyataan ini disampaikan dalam sambutannya di Indo Defence Expo & Forum 2025 di Jakarta, Rabu (11/6/2025). Prabowo menekankan bahwa kedaulatan bangsa yang mengabaikan investasi pertahanan rawan dirampas, bahkan hingga terjajah.

 

Prabowo mengawali sambutannya dengan mengakui sifat destruktif perang yang selalu menimbulkan kehancuran. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak lantas membuat negara dapat mengabaikan pertahanan. Justru, menurutnya, pertahanan yang kuat menjadi kunci utama menjaga kedaulatan dan kemerdekaan bangsa.

 

Mengutip pelajaran sejarah, Prabowo mengingatkan bahwa bangsa yang abai terhadap pertahanan akan mudah kehilangan kedaulatan dan kemerdekaannya. Ia mencontohkan bagaimana bangsa-bangsa yang lemah dalam pertahanan seringkali menjadi korban penjajahan dan kehilangan kekayaan alamnya. “Sejarah manusia mengajarkan bahwa suatu bangsa yang tidak mau investasi terhadap pertahanannya sendiri biasanya kedaulatannya dirampas, biasanya kemerdekaannya dirampas, biasanya bangsa itu menjadi bangsa budak,” tegas Prabowo.

 

Prabowo menegaskan kembali komitmen Indonesia sebagai bangsa yang cinta damai. Namun, cinta damai tersebut tidak boleh diartikan sebagai kelemahan. Indonesia, menurutnya, lebih mencintai kemerdekaannya dan akan senantiasa mempertahankannya dengan segala daya upaya.

 

Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa pertahanan yang kuat merupakan salah satu jaminan utama bagi kemerdekaan dan kesejahteraan suatu bangsa. Dengan pertahanan yang kokoh, negara dapat melindungi rakyatnya dari ancaman eksternal dan memastikan stabilitas keamanan dalam negeri. Hal ini akan menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

 

Prabowo juga menyinggung sejarah penjajahan Indonesia yang berlangsung selama ratusan tahun. Ia mengingatkan betapa hancurnya bangsa Indonesia akibat penjajahan tersebut, dari segi ekonomi, sosial, budaya, dan politik. Pengalaman pahit ini, menurutnya, harus menjadi pelajaran berharga agar Indonesia tidak kembali mengalami nasib serupa.

 

Untuk itu, Prabowo menekankan pentingnya investasi yang memadai dalam alutsista. Alutsista yang modern dan terawat dengan baik merupakan pilar utama pertahanan negara yang kuat dan tangguh. Investasi ini, menurutnya, merupakan investasi jangka panjang yang akan melindungi kedaulatan dan masa depan bangsa.

 

Selain investasi alutsista, Prabowo juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan pelatihan yang memadai bagi seluruh komponen pertahanan negara. Kesiapsiagaan yang optimal akan memastikan bahwa Indonesia mampu menghadapi segala bentuk ancaman terhadap kedaulatan dan keselamatan nasional.

 

Pemerintah, melalui pernyataan Presiden Prabowo, menunjukkan komitmen yang kuat untuk memperkuat pertahanan negara. Investasi dalam alutsista dan pelatihan personel pertahanan merupakan bukti nyata dari komitmen tersebut. Hal ini bertujuan untuk menjaga kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia untuk generasi mendatang.

 

Dengan pertahanan negara yang kuat dan tangguh, Indonesia diharapkan dapat terus menjaga perdamaian dan keamanan regional, serta berkontribusi pada stabilitas global. Pernyataan Presiden Prabowo Subianto ini menjadi pengingat penting bagi seluruh bangsa Indonesia untuk senantiasa waspada dan menjaga kedaulatan negara. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

BACA JUGA:  Prabowo: 4 Pulau Sengketa Masuk Wilayah Aceh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru