BNPB: 4.088 Jiwa Mengungsi Akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Kamis, 19 Juni 2025 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Gunung Lewotobi Laki-Laki, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) meletus dahsyat dengan memuntahkan kolom abu vulkanis setinggi 10.000 meter dari puncak, Selasa (17/6/2025) pukul 17.35 WITA. Foto : Ist.

Gunung Gunung Lewotobi Laki-Laki, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) meletus dahsyat dengan memuntahkan kolom abu vulkanis setinggi 10.000 meter dari puncak, Selasa (17/6/2025) pukul 17.35 WITA. Foto : Ist.

Jakarta-Mediadelegasi : Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami erupsi dahsyat pada Selasa (17/6/2025) pukul 17.35 WITA, memuntahkan kolom abu vulkanis setinggi 10.000 meter dari puncak. Erupsi ini menyebabkan 1.161 keluarga atau 4.088 jiwa mengungsi dan tersebar di pos lapangan serta mengungsi secara mandiri.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan bahwa BNPB dan pemerintah daerah terus melakukan pemantauan, pendataan, pembangunan hunian sementara (huntara), serta pendistribusian bantuan logistik untuk mendukung kebutuhan pengungsi. Status Gunung Lewotobi Laki-Laki saat ini berada pada Level IV atau “Awas”.

Masyarakat diimbau tidak beraktivitas dalam radius 7 hingga 8 km dari puncak kawah untuk menghindari bahaya abu vulkanik dan potensi banjir lahar hujan jika turun hujan dengan intensitas tinggi. Abdul Muhari menjelaskan bahwa jumlah pengungsi bertambah akibat erupsi meskipun sebagian besar wilayah dalam zona bahaya sudah tidak lagi dihuni.

BACA JUGA:  Pengelolaan Pulau Kecil di Indonesia Masih Memiliki Banyak Tantangan

Aktivitas ekonomi masyarakat yang dilakukan di area tersebut masih berlangsung, meskipun kawasan rawan bahaya saat ini sudah tidak dihuni. Selain itu, jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Sikka terganggu akibat hujan kerikil dampak dari erupsi.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan bahwa kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal menyebar ke hampir seluruh penjuru mata angin. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47,3 mm dan durasi sementara kurang lebih enam menit 53 detik.

Dampak erupsi juga dirasakan pada sektor transportasi udara, dengan beberapa maskapai membatalkan penerbangan dari dan menuju tiga bandara di Pulau Flores. Masyarakat yang terdampak hujan abu disarankan menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk menghindari bahaya abu terhadap sistem pernapasan.

BACA JUGA:  KPK Periksa ASN dan Pramusaji di Rumah Dinas Gubernur Riau

BNPB bersama Badan Geologi Kementerian ESDM terus memantau aktivitas vulkanik secara intensif dan memastikan bahwa pembaruan informasi akan terus disampaikan secara berkala. Koordinasi dengan pemerintah daerah juga terus dilakukan dalam fase tanggap darurat ini.

Pemerintah meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya. Dengan upaya penanganan yang intensif dan terpadu, diharapkan kebutuhan pengungsi dapat dipenuhi dengan baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB