BEM SI Kerakyatan Sampaikan Tuntutan ke DPR, Desak Investigasi Kekerasan dan Tudingan Makar

Rabu, 3 September 2025 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga Pimpinan DPR Temui Perwakilan BEM SI Kerakyatan di ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (3/9/2025). (Foto : Ist.)

Tiga Pimpinan DPR Temui Perwakilan BEM SI Kerakyatan di ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (3/9/2025). (Foto : Ist.)

Jakarta-Mediadelegasi : Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan menyampaikan sejumlah tuntutan langsung kepada pimpinan DPR di ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (3/9/2025).

Audiensi ini diterima oleh tiga pimpinan DPR, yaitu Sufmi Dasco Ahmad, Saan Mustopa, dan Cucun Ahmad Syamsurizal. Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB ini dihadiri oleh puluhan perwakilan BEM SI Kerakyatan serta sejumlah organisasi kepemudaan dan keagamaan.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan BEM SI Kerakyatan menyampaikan beberapa tuntutan utama. Salah satunya adalah mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera membentuk tim investigasi independen guna mengusut tuntas berbagai kasus kekerasan terhadap masyarakat sipil yang terjadi selama aksi demonstrasi pada 25-31 Agustus lalu.

“Kami ingin investigasi mengusut tuntas berbagai kekerasan yang terjadi sepanjang Agustus ini, pun juga dengan dugaan makar yang keluar dari mulut Bapak Presiden Prabowo,” kata Ketua BEM UI, Agus Setyawan, di hadapan pimpinan DPR.

BACA JUGA:  Subsidi Motor Listrik Belum Jelas, Industri Terombang-Ambing

Agus Setyawan juga menyoroti pentingnya tim investigasi untuk membuktikan atau membantah anggapan makar yang dilontarkan terkait aksi unjuk rasa beberapa waktu terakhir. Menurutnya, tudingan makar tersebut telah merugikan gerakan masyarakat sipil dan mahasiswa.

“Karena kami dari gerakan merasa dirugikan atas statement tersebut, yang kemudian menghalangi gerakan kami ke depan,” tegas Agus. Ia menambahkan bahwa tudingan makar tersebut telah menciptakan stigma negatif terhadap gerakan mahasiswa dan masyarakat sipil yang berupaya menyampaikan aspirasi secara demokratis.

Selain itu, BEM SI Kerakyatan juga menuntut adanya transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan kasus-kasus kekerasan yang melibatkan aparat keamanan. Mereka mendesak agar para pelaku kekerasan ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku.

Pimpinan DPR yang menerima audiensi tersebut berjanji akan menindaklanjuti tuntutan-tuntutan yang disampaikan oleh BEM SI Kerakyatan. Mereka menyatakan akan segera membahasnya dengan pihak-pihak terkait, termasuk pemerintah dan aparat keamanan.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Gelar Rapat Terbatas Bahas Koperasi Desa Merah Putih

“Kami akan sampaikan aspirasi ini kepada pihak-pihak terkait dan berupaya mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah ini,” ujar Sufmi Dasco Ahmad, salah satu pimpinan DPR yang hadir dalam audiensi tersebut.

Pertemuan antara BEM SI Kerakyatan dan pimpinan DPR ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang menjadi perhatian mahasiswa dan masyarakat sipil. Diharapkan pula, pemerintah dapat merespons tuntutan-tuntutan tersebut secara конструктив dan bertanggung jawab.

Kasus ini menjadi sorotan penting dalam dinamika politik dan sosial di Indonesia, menunjukkan betapa krusialnya dialog antara pemerintah, mahasiswa, dan masyarakat sipil dalam menjaga stabilitas dan kemajuan bangsa. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla
Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera
Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya
Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen
Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan
Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas
KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor
Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB