Autogate Imigrasi di Bandara Kualanamu: Meningkatkan Efisiensi dan Kemudahan

Minggu, 7 September 2025 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kualanamu International Airport, Deli Serdang, Sumatera Utara (Foto:Ist)

Kualanamu International Airport, Deli Serdang, Sumatera Utara (Foto:Ist)

Deli Serdang-Mediadelegasi : Bandara Internasional Kualanamu, yang terletak di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, merupakan salah satu bandara terbesar di Indonesia. Bandara ini mulai beroperasi sejak 25 Juli 2013 dan telah menjadi bandara penghubung penting di wilayah barat Indonesia. Dengan lokasi yang strategis, sekitar 32 kilometer di sebelah timur pusat Kota Medan, Bandara Kualanamu memudahkan akses transportasi udara bagi masyarakat Sumatera Utara dan sekitarnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Bandara Kualanamu terus mengalami perkembangan signifikan. Salah satu upaya peningkatan fasilitas adalah peresmian Autogate Imigrasi di terminal kedatangan internasional.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, meresmikan fasilitas ini yang juga dihadiri oleh Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan RI, Agus Andrianto. Autogate ini memungkinkan proses pemeriksaan imigrasi menjadi lebih cepat dan efisien.

Dengan adanya Autogate, waktu tunggu untuk pemeriksaan imigrasi dapat dipangkas secara signifikan. Sebelumnya, antrean imigrasi bisa mencapai 30-60 menit, namun dengan Autogate, waktu tunggu menjadi kurang dari 10 menit. Hal ini tentu sangat memudahkan para penumpang yang ingin melakukan perjalanan keluar atau masuk ke Indonesia.

BACA JUGA:  Sosialisasi Lima Hari Sekolah Digencarkan di Sumut, Dorong UMKM dan Ringankan Beban Guru

Bandara Internasional Kualanamu memiliki panjang landasan pacu 3.730 meter dan rencana pengembangan luas terminal penumpang sekitar 6,5 hektare. Selain itu, juga akan dibangun fasilitas area komersial seluas 3,5 hektare dan kargo seluas 1,3 hektare. Jika pembangunan Bandara Internasional Kualanamu selesai, diproyeksikan bisa menampung hingga 25 juta penumpang per tahun.

Untuk tahap pembangunan awal Bandara Internasional Kualanamu, estimasi anggaran yang telah dikeluarkan mencapai Rp5,9 triliun. Sumber dana tersebut berasal dari APBN sebesar Rp4,3 triliun dan sokongan dari PT Angkasa Pura II sebesar Rp1,6 triliun. Saat ini, bandara ini diwacanakan akan mengalami revitalisasi dengan kebutuhan investasi mencapai Rp56 triliun.

Bandara Kualanamu dikelola oleh PT Angkasa Pura Aviasi, perusahaan patungan antara Angkasa Pura II dan GMR Airports Netherlands B.V. Dengan pengelolaan yang efisien, Bandara Kualanamu dapat menjadi salah satu bandara terbaik di Indonesia dan meningkatkan konektivitas wilayah Sumatera Utara dengan dunia internasional.

BACA JUGA:  Beri Makanan Sehat Pengendara Ojol, Betor dan Kuli Bangunan

Dalam beberapa tahun ke depan, Bandara Kualanamu diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Sumatera Utara. Dengan berbagai fasilitas dan infrastruktur yang memadai, bandara ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada penumpang dan menjadi salah satu bandara terkemuka di Indonesia.

Dengan upaya peningkatan fasilitas dan infrastruktur yang terus dilakukan, Bandara Internasional Kualanamu siap menghadapi tantangan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada penumpang. Dengan demikian, bandara ini dapat menjadi salah satu pintu gerbang utama Indonesia dan meningkatkan konektivitas wilayah Sumatera Utara dengan dunia internasional .D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemko Medan Optimalkan Fitur E-Audit Cegah Fraud Pengadaan Barang dan Jasa
Satu Barisan Lawan Narkoba, Golkar Sumut Siap Bersinergi dengan Polda Sumut
HUT ke-62 Golkar: Andar Amin Harahap Pimpin Ziarah di TMP Medan
BMKG: 1.297 Titik Panas Terdeteksi, Sumatera Paling Banyak, Asap Menyebar Luas
Kasus Korupsi Lahan Tol Medan-Binjai: 6 Bulan Belum Ada Tersangka, Masyarakat Desak Kejati Sumut Transparan
Stadion Teladan Medan 5 Tahun Tak Rampung, Rico Waas Kejar Deadline!
Jelang Mubes HBB, Tokoh Batak Serukan Persatuan dan Kolaborasi
Lamsiang Sitompul Ajak Tokoh Batak Hadiri Audiensi HBB di Medan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Pemko Medan Optimalkan Fitur E-Audit Cegah Fraud Pengadaan Barang dan Jasa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Satu Barisan Lawan Narkoba, Golkar Sumut Siap Bersinergi dengan Polda Sumut

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:08 WIB

HUT ke-62 Golkar: Andar Amin Harahap Pimpin Ziarah di TMP Medan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:04 WIB

BMKG: 1.297 Titik Panas Terdeteksi, Sumatera Paling Banyak, Asap Menyebar Luas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Kasus Korupsi Lahan Tol Medan-Binjai: 6 Bulan Belum Ada Tersangka, Masyarakat Desak Kejati Sumut Transparan

Berita Terbaru

Asisten Pengawasan (Aswas) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Agung Ardiyanto,SH.,MH. Foto: Ist.

Sumatera Utara

Aswas Kejati Sumut Tegaskan Kedisiplinan Pegawai Saat Apel Pagi

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:08 WIB