Harga Emas Antam Turun, Rp2.093.000 per Gram

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Mediadelegasi : Emas, yang telah lama dianggap sebagai investasi yang aman, menunjukkan pelemahan harga di tengah ketidakpastian ekonomi global. Data terbaru dari Logam Mulia menunjukkan bahwa harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini berada di angka Rp2.093.000 per gram.

Angka ini menunjukkan penurunan sebesar Rp2.000 dibandingkan dengan harga pada hari Minggu, 14 September 2025. Penurunan ini menjadi perhatian para investor yang mencari perlindungan nilai aset di tengah gejolak ekonomi.

Tidak hanya harga jual, harga beli kembali (buyback) emas batangan juga mengalami penurunan. Hari ini, harga buyback emas batangan tercatat sebesar Rp1.940.000 per gram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA:  Melonjak jadi Rp.1,7 Juta per Gram, Harga Emas di prediksi Melejit lagi

Harga emas bervariasi tergantung pada ukuran atau beratnya. Untuk emas dengan berat lima gram, harganya mencapai Rp10,24 juta. Sementara itu, emas seberat 10 gram dijual dengan harga Rp20,42 juta. Investasi pada emas seberat 25 gram akan memerlukan biaya sebesar Rp50,93 juta, dan untuk emas dengan berat 50 gram, harganya mencapai Rp101,79 juta.

Penting bagi investor untuk memahami implikasi pajak dalam transaksi emas. Penjualan kembali emas dengan nominal di atas Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5% untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3% bagi yang tidak memiliki NPWP.

Di sisi lain, pembelian emas batangan juga dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% untuk pemegang NPWP dan 0,9% untuk non-NPWP. Bukti potong PPh 22 akan diberikan sebagai bagian dari transaksi.

BACA JUGA:  Realisasi Dana Desa Capai Rp40,34 Triliun, Sri Mulyani Ajak Masyarakat Kawal Pemanfaatannya

Meskipun harga emas menunjukkan fluktuasi, emas tetap dianggap sebagai aset yang aman, terutama dalam jangka panjang. Kemampuannya untuk melindungi nilai investasi menjadikannya pilihan yang menarik di tengah ketidakpastian ekonomi.

Para investor di Indonesia disarankan untuk terus memantau perkembangan pasar emas dan mempertimbangkan strategi investasi yang tepat. Dengan pemahaman yang baik tentang dinamika pasar, investor dapat membuat keputusan yang cerdas dan mengoptimalkan potensi investasi mereka di tengah kondisi ekonomi global yang terus berubah.D|Red.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026
Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H
Prabowo Jamin Stabilitas Pasar Modal Pasca-Mundurnya Petinggi OJK dan BEI
Pemkab Tapanuli Utara Paparkan Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
Tapanuli Utara Raih Penghargaan UHC Awards Kategori Madya

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:34 WIB

Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng

Senin, 23 Februari 2026 - 11:18 WIB

Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:29 WIB

Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:07 WIB

Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H

Berita Terbaru