Masyarakat Desak Keluarkan Lahan Pinus 60 Hektar dari KTH

- Penulis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pardingotan Sihaloho SH saat memberikan keterangan di Kantor Redaksi Mediadelegasi, Rabu (8/10). (Foto: miranda)

Pardingotan Sihaloho SH saat memberikan keterangan di Kantor Redaksi Mediadelegasi, Rabu (8/10). (Foto: miranda)

Medan-Mediadelegasi: Masyarakat Dusun III, Desa Parbaba Dolok, Kecamatan Panguruan, Kabupaten Samosir mendesak pemerintah memastikan lahan perladangan pinus seluas lebih kurang 60 hektar keluar dari pengelolaan Kelompok Tani Hutan (KTH).

Desakan ini disampaikan warga secara resmi kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sumatera Utara, Rabu 8 Oktober 2025, di Medan.

Dalam surat warga diteken Bernard Sihaloho, Jasman Sihaloho, Ramson Ronald Sihaloho dan Pardingotan Sihaloho itu memohon agar tanah Huta Pispis dan sekitarnya seluas ±60 Hektare tidak berada dalam Kawasan Hutan Negara serta tidak dijadikan objek pengelolaan hutan oleh KTH Sepaket maupun KTH lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA:  Kejari Samosir Tetapkan Sekda dan Plt Kadis Perhubungan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Covid-19

Kepada Mediadelegasi, di Medan, Pardingotan Sihaloho menyebutkan, tanah seluas 60 hektar serta semua yang tumbuh di atasnya merupakan hak penguasaan yang telah berlangsung secara turun-temurun.

Menurutnya, sesuai Berita Acara Pemeriksaan Permohonan Penebangan Kayu Bulat Rakyat tahun 2016 menyatakan bahwa tanah pispis adalah lahan perladangan dan tidak dalam sengketa serta berada di luar Kawasan Hutan Negara yang telah dilakukan pemeriksaan oleh Kepala Unit Pelaksana Tugas Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Samosir Wilayah Samosir Utara yang secara Bersama-sama dengan Kepala Desa Parbaba Dolok.

Dikatakannya, tanah Huta Pispis dan sekitarnya telah memiliki Surat Keterangan Tanah beserta Gambar Situasi Tanah.

“Sebelum tahun 1937, Oppung Sumono telah tinggal dan menetap di Harangan Suga dengan bertani dan beternak,” jelasnya.

BACA JUGA:  Cooling System Sat Binmas Polres Samosir : Berbagi Sarana Kontak untuk Cegah Dampak Negatif Peningkatan Suhu Politik

Kemudian tahun 1937, Ruben Sihaloho anak kedua dari Opung Sumono mendirikan Huta Pispis yang berdekatan dengan Harangan Suga. “Ruben Sihaloho tinggal dan menetap mengelola dan menguasai tanah Huta Pispis dan sekitarnya dengan bertani dan beternak,” paparnya.

Keturunan Ruben Sihaloho ini menguasai dan mengelola tanah Huta Pispis dan Sekitarnya secara berkelanjutan hingga saat ini. D|Red-06

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Video Diduga Pakai Narkoba Viral, Kompol DK Ditempatkan di Patsus
Pemprov Sumut Genjot Reformasi Birokrasi, 6 Daerah Ikuti Penguatan SAKIP di Labura
Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Wagub Surya Pimpin Upacara di Medan
Danau Toba: Antara Label Geopark dan Realita Kerusakan yang Terabaikan
Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid
Terkait Pembatalan PT MIS Pemenang Tender. Ketua CAKEP Sumut Desak APH Periksa Pejabat BBPJN
Pergantian Pimpinan BPODT Jadi Momentum Koreksi Arah Pengelolaan Danau Toba
Relawan Parhobas Total Dukung Bobby Nasution: Usul Tes Urine Mendadak, Jadwal Hanya Diketahui Gubernur

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:16 WIB

Video Diduga Pakai Narkoba Viral, Kompol DK Ditempatkan di Patsus

Rabu, 29 April 2026 - 18:08 WIB

Pemprov Sumut Genjot Reformasi Birokrasi, 6 Daerah Ikuti Penguatan SAKIP di Labura

Senin, 27 April 2026 - 14:30 WIB

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Wagub Surya Pimpin Upacara di Medan

Senin, 27 April 2026 - 13:16 WIB

Danau Toba: Antara Label Geopark dan Realita Kerusakan yang Terabaikan

Kamis, 23 April 2026 - 17:40 WIB

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid

Berita Terbaru

Foto: Suasana di salah satu jalanan di wilayah Jakarta Selatan yang tergenang banjir akibat hujan deras dan luapan Kali Krukut. Sebanyak 12 RT di kawasan Petogogan tercatat terendam air dengan ketinggian mencapai sekitar 20 cm.

Nasional

Hujan Deras Guyur Jakarta, 12 RT di Jaksel Terendam Banjir

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:07 WIB

Foto: Suasana saat proses pemeriksaan dan penempatan khusus (patsus) terhadap Kompol DK di lingkungan Polda Sumatera Utara.

Sumatera Utara

Video Diduga Pakai Narkoba Viral, Kompol DK Ditempatkan di Patsus

Kamis, 30 Apr 2026 - 15:16 WIB