Gubernur Bobby Nasution: MTQ ke-40 Sumut Harus Jadi Syiar Alquran Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, saat melantik dan mengukuhkan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Sumut periode 2026–2030, Dewan Pengawas, serta Dewan Hakim MTQ ke-40 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Minggu (14/6/2026). Foto: Ist.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, saat melantik dan mengukuhkan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Sumut periode 2026–2030, Dewan Pengawas, serta Dewan Hakim MTQ ke-40 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Minggu (14/6/2026). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyampaikan harapan besar agar pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara menjadi momentum penting untuk memperkuat syiar Alquran secara terus-menerus dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berlangsung sebagai acara seremonial tahunan semata, namun mampu memberikan dampak positif dan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat sepanjang tahun.

Pernyataan tersebut disampaikan Bobby Nasution segera setelah mengukuhkan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Sumut masa bakti 2026–2030. Ia juga sekaligus melantik Dewan Pengawas dan Dewan Hakim MTQ ke-40 Provinsi Sumatera Utara dalam acara yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, pada Minggu (14/6/2026).

Bobby menegaskan, MTQ tahun ini memiliki makna khusus karena merupakan penyelenggaraan pertama sejak dirinya bersama Wakil Gubernur Sumut, Surya, memegang tonggak kepemimpinan di provinsi ini. Oleh karena itu, standar dan tujuan pelaksanaannya harus ditingkatkan jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Kami tidak ingin MTQ hanya menjadi ajang seremonial belaka, bukan pula sekadar suksesi antar pemimpin atau pagelaran rutin tahunan. Yang paling utama dan penting adalah bagaimana MTQ ini benar-benar berfungsi sebagai sarana syiar Alquran yang nyata dan merata di seluruh wilayah Sumatera Utara,” tegas Bobby di hadapan para pengurus dan undangan.

Menurut Bobby, berbagai tantangan besar yang saat ini dihadapi oleh masyarakat Sumatera Utara, termasuk berbagai peristiwa bencana alam yang melanda sejumlah daerah, tidak cukup hanya diselesaikan dengan pendekatan teknis maupun keilmuan semata. Penanganan masalah tersebut juga memerlukan pendekatan spiritual yang kuat melalui penguatan nilai-nilai agama dan ketakwaan.

BACA JUGA:  Jelang Ramadhan Pemprov Sumut Jamin Stok Pangan

“Selain ikhtiar secara fisik dan keilmuan yang terus kita lakukan, ada satu langkah penting lainnya yang tidak memerlukan program khusus atau anggaran besar, yaitu kita berdoa, kembali kepada jalan Allah, dan menjadikan syiar Islam sebagai pegangan yang teguh dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya mengingatkan.

Bobby menilai, selama ini pandangan masyarakat cenderung melihat MTQ hanya sebagai kegiatan perlombaan yang berlangsung dalam hitungan hari saja. Padahal, semangat, pesan, dan nilai-nilai luhur yang dibawa dalam ajang tersebut harus terus hidup, terjaga, dan diterapkan sepanjang tahun melalui berbagai program pembinaan keagamaan yang terencana dan berkelanjutan.

Ia pun memberikan arahan khusus kepada LPTQ Sumut agar lembaga tersebut tidak hanya aktif bekerja saat mendekati waktu pelaksanaan MTQ saja. Berbagai kegiatan syiar Islam harus disusun dan dilaksanakan secara rutin, seperti pengajian bulanan, tabligh akbar, doa bersama, hingga pembinaan tilawah yang digilir pelaksanaannya di berbagai kabupaten dan kota.

“LPTQ bukanlah lembaga yang bekerja setahun sekali saja. Kegiatannya harus berjalan terus-menerus, terjadwal, dan menyentuh lapisan masyarakat luas, sehingga kehadiran dan manfaat syiar Alquran benar-benar terasa dan dirasakan dampaknya oleh seluruh warga Sumatera Utara,” tambahnya.

BACA JUGA:  APBD Sumut 2026 Disahkan, Wagub: Pergub Segera Dikebut

Melalui pelaksanaan MTQ ke-40 ini, Bobby juga berharap lahir para qari dan qariah terbaik yang memiliki kualitas bacaan dan pemahaman tinggi. Mereka diharapkan mampu mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih luas, sekaligus menjadi representasi bahwa Sumatera Utara adalah wilayah yang senantiasa dijaga dan diberkahi oleh Allah SWT.

“Harapan kami, MTQ ke-40 ini benar-benar menjadi wadah syiar Alquran yang tidak hanya rutin dilaksanakan, tetapi juga membawa manfaat besar serta keberkahan yang melimpah, yang bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Sumatera Utara sepanjang masa,” tutup Bobby mengakhiri sambutannya.

Sebagai informasi, Musabaqah Tilawatil Quran Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 dijadwalkan akan berlangsung secara resmi pada tanggal 15 hingga 25 Juni 2026. Lokasi pelaksanaan kegiatan ini berpusat di kawasan Astaka, Jalan Willem Iskandar atau Pancing, Kabupaten Deliserdang.

Sementara itu, susunan pengurus LPTQ Sumut yang telah dikukuhkan dan dilantik antara lain Ketua Umum Sulaiman Harahap (yang juga menjabat Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut), Ketua Harian Muhammad Yasir Tanjung, Ketua Dewan Pengawas Rijal Ahmad Rangkuti, serta Ketua Dewan Hakim MTQ ke-40 Syaifuddin Hazmi Lubis. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PGMNI Sumut dan Kesbangpol Bahas Langkah Besar untuk Tingkatkan Kesejahteraan Guru Madrasah di Sumut
Terima Permohonan Maaf Hamdani, Aktivis Hukum Sebut Erni Ariyanti Dinilai Tunjukkan Jiwa Besar dan Kedewasaan
Willi Mangisi Turnip Kawal Ketat Sinergi Provinsi-Kabupaten untuk Percepatan 9 Ruas Jalan Simalungun
Menanggapi Dugaan “Kelalaian Medis” Prof dr RD di RS Islam Malahayati, Dinkes Provsu “Bersikap Dingin” Hanya Menyampaikan Sudah Ditangani Kemenkes RI
Muhammad Juanidi Resmi Dilantik Jadi Kajari Paluta, Kajati Sumut: Jabatan Adalah Amanah dan Ibadah
Sumut Miliki 6.110 Pos Bantuan Hukum, Bobby Nasution: Akses Keadilan Kini Lebih Dekat dengan Masyarakat
Jalu Yuswa Panjang Resmi Pimpin Kanwil Ditjenpas Sumut, Gantikan Yudi Suseno
BNN Sumut Ungkap Dua Jaringan Narkotika, Sita 700 Gram Sabu dan Uang Ratusan Juta
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:00 WIB

PGMNI Sumut dan Kesbangpol Bahas Langkah Besar untuk Tingkatkan Kesejahteraan Guru Madrasah di Sumut

Senin, 15 Juni 2026 - 16:08 WIB

Terima Permohonan Maaf Hamdani, Aktivis Hukum Sebut Erni Ariyanti Dinilai Tunjukkan Jiwa Besar dan Kedewasaan

Senin, 15 Juni 2026 - 15:28 WIB

Gubernur Bobby Nasution: MTQ ke-40 Sumut Harus Jadi Syiar Alquran Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial

Senin, 15 Juni 2026 - 10:44 WIB

Willi Mangisi Turnip Kawal Ketat Sinergi Provinsi-Kabupaten untuk Percepatan 9 Ruas Jalan Simalungun

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:58 WIB

Menanggapi Dugaan “Kelalaian Medis” Prof dr RD di RS Islam Malahayati, Dinkes Provsu “Bersikap Dingin” Hanya Menyampaikan Sudah Ditangani Kemenkes RI

Berita Terbaru