BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi hingga 4 Meter, Waspada!

Kamis, 20 November 2025 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gelombang Tinggi. Foto: Ist.

Ilustrasi Gelombang Tinggi. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa perairan Indonesia. Gelombang tinggi dengan ketinggian hingga 4 meter diperkirakan akan terjadi pada 20-23 November 2025.

BMKG menyebutkan bahwa Siklon Tropis FINA 97S (9.3°LS, 132.1°BT) yang berada di Laut Arafuru menjadi pemicu peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang di wilayah tersebut.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan angin berkisar antara 4-25 knot. Sementara itu, di wilayah Indonesia bagian selatan, angin umumnya bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan angin berkisar antara 6-30 knot.

“Kecepatan angin teringgi terpantau di Laut Arafuru bagian barat dan tengah,” bunyi keterangan BMKG, Kamis (20/11/2025).

Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di beberapa perairan, antara lain:

  • Selat Malaka bagian utara
  • Samudra Hindia barat Kepulauan Nias
  • Samudra Hindia barat Bengkulu
  • Samudra Hindia selatan Banten
  • Samudra Hindia selatan Jawa Tengah
  • Samudra Hindia selatan Jawa Timur
  • Samudra Hindia selatan NTB
  • Laut Sulawesi bagian timur
  • Laut Seram
  • Laut Maluku
  • Samudra Pasifik utara Maluku
  • Samudra Pasifik utara Papua Barat
  • Samudra Hindia barat Aceh
  • Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai
  • Samudra Hindia barat Lampung
  • Samudra Hindia selatan Jawa Barat
  • Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta
  • Samudra Hindia selatan Bali
  • Samudra Hindia selatan NTT
  • Laut Sulawesi bagian tengah
  • Laut Banda
  • Laut Arafuru bagian Utara
  • Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya
  • Samudra Pasifik utara Papua
BACA JUGA:  BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Saat Nataru

“Sedangkan, untuk gelombang yang sangat tinggi di kisaran 2,5-4 meter berpeluang terjadi di Laut Natuna Utara, Laut Arafuru bagian tengah, Laut Arafuru bagian barat,” tutur BMKG.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti:

  • Perahu Nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter)
  • Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter)
  • Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter)
  • Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter)
BACA JUGA:  Polres Jakpus Ungkap Jaringan Narkoba Jalur Pekanbaru–Jakarta, Dua Tersangka Ditangkap di Hotel

“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” kata BMKG. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tom Lembong Hadiri Sidang Nadiem: Hakim dan Jaksa Tertekan, Sistem Peradilan Belum Kondusif
KPK Geledah Kanwil BPN Jawa Timur, Temukan Uang di BPN Mojokerto, 8 Tersangka Suap HGB Bogor
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun Penjara di Tingkat Banding Kasus Chromebook
Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Dalami Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
Roy Suryo Ajukan Eksepsi, Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi Dinilai Cacat Hukum
KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia, Bergabung di TNI AL
Prabowo Pimpin Ratas Bahas Pendidikan Gratis SD hingga PTN, Para Menteri Merapat ke Istana
Jasad di Pulau Enggano Dipastikan Surakhman, Salah Satu Kru Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 17:26 WIB

Tom Lembong Hadiri Sidang Nadiem: Hakim dan Jaksa Tertekan, Sistem Peradilan Belum Kondusif

Kamis, 24 September 2026 - 16:58 WIB

KPK Geledah Kanwil BPN Jawa Timur, Temukan Uang di BPN Mojokerto, 8 Tersangka Suap HGB Bogor

Kamis, 24 September 2026 - 13:48 WIB

Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun Penjara di Tingkat Banding Kasus Chromebook

Kamis, 24 September 2026 - 11:23 WIB

Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Dalami Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 - 10:44 WIB

KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia, Bergabung di TNI AL

Berita Terbaru