Pemko Medan Batalkan Festival Akhir Tahun, Empati untuk Korban Banjir

Rabu, 17 Desember 2025 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Walikota Medan (Foto:Ist)

Kantor Walikota Medan (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi : Rencana Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk menggelar festival akhir tahun resmi dibatalkan. Keputusan ini diambil setelah muncul sorotan tajam dari publik, terutama pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Medan.

Pembatalan ini dilakukan meskipun Pemko Medan sebelumnya telah berupaya mengubah konsep acara secara menyeluruh. Festival yang awalnya dirancang sebagai hiburan akhir tahun dengan anggaran sekitar Rp1 miliar, dialihkan menjadi kegiatan zikir dan doa bersama, refleksi akhir tahun, serta penggalangan donasi untuk korban bencana.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Odi Anggia Batubara, menjelaskan bahwa perubahan konsep ini dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi darurat bencana yang terjadi. “Sebenarnya konsepnya ada acara melibatkan pihak lain untuk donasi, charity gitu. Kita juga gak ada kembang api. Acara pagi zikir doa, malamnya ada acara refleksi tahun 2025 sekaligus video di 2025, video bencana, video penanggulangan bencana, video mitigasi bencana dan video menjaga bumi tetap hijau,” ujarnya pada Selasa (16/12/2025).

Namun, perubahan ini tidak sepenuhnya meredam kritik. Sorotan publik tetap mengarah pada potensi festival yang dianggap akan melaksanakan kegiatan hura-hura dan senang-senang, seperti tarian dan joget. Odi Anggia Batubara membantah anggapan tersebut dengan tegas. “Kita libatkan pihak lain kerja sama menjaring donasi. Bintang tamunya juga tidak hura-hura, tidak ada kembang api dan selesainya jam 22.00 WIB selambatnya 22.30 WIB,” katanya.

BACA JUGA:  Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi

Dalam konsep terbaru, rangkaian kegiatan direncanakan dimulai sejak pagi hari dengan zikir dan doa bersama. Pada malam harinya, acara difokuskan pada refleksi akhir tahun 2025 melalui pemutaran video bencana, penanggulangan dan mitigasi bencana, serta pesan menjaga kelestarian lingkungan.

Odi kembali menegaskan bahwa tidak ada unsur hura-hura dalam konsep tersebut. Tidak ada pesta kembang api, tidak ada hiburan berlebihan, dan acara dijadwalkan selesai paling lambat pukul 22.00 hingga 22.30 WIB. “Bintang tamu pun bukan untuk hura-hura. Kami juga melibatkan pihak lain untuk kerja sama donasi dan charity. Donasi bukan berupa uang, tapi bantuan seperti perlengkapan sekolah,” jelasnya.

Meskipun isi acara telah diubah, judul kegiatan festival tidak dapat diganti, sehingga tetap menuai persepsi negatif di tengah masyarakat. Atas pertimbangan sensitivitas kondisi korban bencana dan masukan publik, Pemko Medan akhirnya memutuskan untuk membatalkan seluruh rangkaian kegiatan.

BACA JUGA:  Pemko Medan Segera Bangun Jalan Pancing 1

Terkait anggaran, Odi menyebut dana yang telah dialokasikan tidak dapat dialihkan ke kegiatan lain, namun dipastikan tidak akan digunakan. “Anggarannya tidak dipakai. Jadi kegiatan ini batal,” tegasnya.

Pemko Medan berharap keputusan pembatalan ini dapat meredam polemik sekaligus menunjukkan empati terhadap warga yang terdampak bencana. Selain itu, Pemko Medan juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya mitigasi bencana ke depan.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Medan berencana menggelar festival akhir tahun dengan anggaran Rp 1 miliar setelah bencana banjir melanda Kota Medan. Diketahui, 19 kecamatan dari total 21 kecamatan terdampak banjir.

Keputusan pembatalan ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi Pemko Medan untuk fokus pada penanganan pascabencana dan pemulihan wilayah yang terdampak.

Semoga keputusan ini dapat diterima dengan baik oleh seluruh masyarakat Kota Medan dan menjadi momentum untuk mempererat solidaritas serta kepedulian terhadap sesama.D|Red.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru