Jakarta-Mediadelegasi : Bank Mandiri semakin memperkokoh perannya dalam mendukung penanggulangan bencana di wilayah Sumatera melalui serangkaian program Mandiri Tanggap Bencana yang komprehensif. Inisiatif ini merupakan perwujudan komitmen perseroan untuk hadir di tengah masyarakat yang terkena dampak, memastikan respons kemanusiaan yang cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran.
Sebagai representasi nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, Bank Mandiri secara konsisten dan proaktif mengambil peran terdepan dalam penanganan bencana di berbagai wilayah Sumatera. Langkah konkret diwujudkan melalui aksi kemanusiaan yang berkelanjutan, bukan sekadar upaya sporadis.
Sejak akhir November hingga pertengahan Desember 2025, Bank Mandiri telah menyalurkan dan menyiapkan total lebih dari 82.000 paket bantuan ke wilayah terdampak di Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut). Hal ini menjadi bagian tak terpisahkan dari respons kemanusiaan berkelanjutan perseroan di berbagai daerah yang dilanda bencana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Konsistensi ini menegaskan komitmen Bank Mandiri untuk terus hadir, bergerak cepat, dan memberikan dampak nyata bagi pemulihan masyarakat di wilayah bencana. Bank Mandiri berupaya sekuat tenaga untuk meringankan beban warga terdampak, sejalan dengan peran strategisnya dalam mendukung upaya pemerintah.
Bank Mandiri kembali menyalurkan tambahan paket bantuan ke Aceh sebagai bagian dari komitmen tersebut. Penyaluran bantuan ke Aceh merupakan tahap ke-10 dari rangkaian distribusi Mandiri Tanggap Bencana. Alokasi bantuan meliputi 9.000 paket, dengan rincian 5.000 paket untuk Aceh Tamiang, 2.000 paket untuk Aceh Selatan, dan 2.000 paket untuk Kabupaten Gayo Lues. Bantuan ini merupakan bagian dari total bantuan yang telah dan akan disalurkan Bank Mandiri di wilayah Sumatera.
Untuk memastikan proses distribusi berjalan optimal dan tepat sasaran, Direktur Utama (Dirut) Bank Mandiri, Riduan, bersama jajaran Direksi turun langsung memberikan arahan sekaligus memimpin koordinasi penyaluran bantuan kemanusiaan tersebut.
Pada tahap distribusi ini, Bank Mandiri mengerahkan 10 truk bantuan sebagai bagian dari total 30 truk yang telah disiapkan untuk penyaluran bertahap dalam beberapa hari ke depan. Armada bantuan tersebut akan menjangkau sejumlah wilayah terdampak, termasuk Provinsi Aceh dan Sumut.
Keterlibatan aktif relawan internal karyawan Bank Mandiri, yang dikenal sebagai Mandirian, dari lintas unit kerja maupun wilayah penempatan semakin memperkuat koordinasi ini. Para Mandirian tergabung dalam Relawan BUMN Peduli dan siap menjadi garda terdepan dalam memastikan bantuan tersalurkan dengan cepat, aman, dan memberikan harapan baru bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana.
“Kami kembali mengaktifkan Mandirian Tanggap Bencana yang pernah terlibat dalam penanganan tsunami Aceh serta gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi di Palu. Relawan akan diberangkatkan langsung ke Aceh untuk mendukung penyaluran bantuan dan pendampingan di lapangan, berbekal pengalaman yang mereka miliki,” ujar Riduan dalam keterangan tertulis, Rabu (17/12/2025).
Selain penyaluran bantuan, bank berlogo pita emas ini juga mendirikan posko-posko BUMN Peduli Tanggap Bencana di wilayah terdampak, masing-masing berlokasi di Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Selatan. Posko tersebut dilengkapi dengan dapur umum serta fasilitas pendukung untuk layanan pendidikan, kesehatan, psikososial, genset listrik, dan akses internet.
Riduan memastikan seluruh proses distribusi berjalan optimal serta selaras dengan kebutuhan di lapangan. Bank Mandiri memastikan seluruh bantuan disalurkan melalui koordinasi yang solid dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait, termasuk Danantara, karena kecepatan dan ketepatan distribusi menjadi kunci dalam kondisi darurat.
Sinergi antara Bank Mandiri, pemerintah pusat dan daerah, BPBD, aparat setempat, Mandiri Amal Insani (MAI), serta relawan karyawan (Mandirian) memastikan setiap bantuan dapat disalurkan secara efektif dan akuntabel. Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat terdampak melalui langkah-langkah pemulihan pascabencana yang terukur dan berkelanjutan. Dukungan kemanusiaan akan dilengkapi dengan relaksasi pembiayaan sesuai ketentuan yang berlaku untuk membantu meringankan beban dan mendukung pemulihan aktivitas masyarakat secara bertahap.D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.












