Turbulensi Hebat Landa Pesawat Garuda Jakarta-Sydney, Dua Awak Kabin Luka Ringan

Sabtu, 27 Desember 2025 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Turbulensi Hebat Landa Pesawat Garuda Jakarta-Sydney. Foto: Ist.

Turbulensi Hebat Landa Pesawat Garuda Jakarta-Sydney. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 712 rute Jakarta–Sydney mengalami turbulensi hebat pada Kamis (25/12/2025). Akibatnya, dua awak kabin dilaporkan mengalami luka ringan.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny H Kairupan, menjelaskan bahwa kedua awak kabin yang mengalami luka ringan langsung mendapatkan penanganan medis setibanya pesawat mendarat di Sydney.

“Satu awak kabin sudah diperbolehkan pulang setelah pemeriksaan. Satu lainnya masih dalam pemantauan lanjutan tim medis,” ujar Glenny dalam keterangan resmi, Jumat (27/12/2025).

Glenny juga menegaskan bahwa tidak ada awak kabin yang mengalami patah tulang dalam insiden turbulensi tersebut. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang sempat beredar di media sosial.

BACA JUGA:  Xiaomi Terancam Masuk 'Daftar Hitam' AS karena Diduga Bantu Militer China

Informasi mengenai turbulensi GA 712 sebelumnya viral dari unggahan seorang penumpang di media sosial. Penumpang tersebut menyebutkan bahwa guncangan hebat terjadi sekitar 30 menit sebelum pesawat mendarat.

Dalam unggahannya, penumpang juga menggambarkan situasi kabin yang sempat tidak kondusif saat proses penurunan penumpang, termasuk keluhan karena pendingin udara pesawat dimatikan sementara evakuasi kru dilakukan.

Manajemen Garuda Indonesia memastikan bahwa seluruh prosedur keselamatan telah dijalankan sesuai standar operasional. Pilot dinilai mampu mengendalikan situasi hingga pesawat mendarat dengan aman di Sydney.

Garuda Indonesia kembali mengingatkan kepada seluruh penumpang untuk selalu mematuhi instruksi keselamatan, termasuk mengenakan sabuk pengaman selama duduk, guna mengantisipasi turbulensi yang dapat terjadi secara tiba-tiba akibat kondisi cuaca. D|Red.

BACA JUGA:  Geram, Kapolri Perintahkan Usut Tuntas Oknum Brimob

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Emas Ilegal Rp61 Miliar di 5 Bandara Internasional
MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas Usai Dinilai Takut Jemput Paksa Nusron Wahid
Eksepsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditunda, Sidang Dugaan Pemerasan Lanjut ke Pembuktian
Habiburokhman Ditunjuk Jadi Ketua Panja RUU Perampasan Aset, DPR Targetkan Sah Desember
Gunung Semeru Erupsi 5 Kali Sejak Dini Hari, Status Siaga Level III
KPK Bantah Video Jemput Paksa Nusron Wahid: Penyidik Siapkan Panggilan Ulang
Dirjen Imigrasi Pastikan Menteri ATR Nusron Wahid Sudah Kembali ke Indonesia Usai dari Singapura
KPK Surati Panglima TNI Soal Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB yang Libatkan Oknum Prajurit
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Emas Ilegal Rp61 Miliar di 5 Bandara Internasional

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:29 WIB

MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas Usai Dinilai Takut Jemput Paksa Nusron Wahid

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Eksepsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditunda, Sidang Dugaan Pemerasan Lanjut ke Pembuktian

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Gunung Semeru Erupsi 5 Kali Sejak Dini Hari, Status Siaga Level III

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:34 WIB

KPK Bantah Video Jemput Paksa Nusron Wahid: Penyidik Siapkan Panggilan Ulang

Berita Terbaru