Aksi Nyata Miliarder Dunia: Beli Ratusan Ribu Hektar Lahan Demi Konservasi Hutan

Senin, 29 Desember 2025 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Johan Eliasch menjadi salah satu miliarder yang membelian ribuan hektare tanah untuk dijadikan hutan. Foto: Ist.

Johan Eliasch menjadi salah satu miliarder yang membelian ribuan hektare tanah untuk dijadikan hutan. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Upaya perlindungan lingkungan kini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau lembaga nirlaba. Semakin banyak individu, termasuk para miliarder dunia, yang menunjukkan komitmen nyata dengan membeli lahan luas, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan hektar, demi konservasi hutan dan ekosistem.

Fenomena ini menunjukkan adanya kesadaran yang meningkat di kalangan elite global mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam. Mereka tidak hanya memberikan donasi atau dukungan finansial, tetapi juga mengambil langkah konkret dengan memiliki dan mengelola lahan secara bertanggung jawab.

Beberapa miliarder membeli tanah secara khusus untuk dijadikan hutan, sementara yang lain menggabungkan upaya konservasi dengan kegiatan wisata dan pendidikan alam. Pendekatan yang beragam ini mencerminkan inovasi dalam upaya perlindungan lingkungan.

Berikut adalah delapan miliarder dunia yang telah membeli ribuan hektar tanah untuk konservasi hutan:

1. Johan Eliasch: Melindungi 400.000 Hektar Hutan Amazon

Aktivis miliarder asal Swedia ini mengambil pendekatan inovatif dengan membeli dan melindungi hutan hujan Amazon. Pada tahun 2005, Johan Eliasch membeli 400.000 hektar hutan hujan di Brasil dengan tujuan semata-mata untuk konservasi.

Ketertarikan Eliasch pada isu lingkungan bermula dari pengamatan pribadi terhadap perubahan iklim. Ia memanfaatkan kekayaan dan kecerdasan bisnisnya untuk melestarikan lahan yang terancam punah.

2. Ted Turner: Raksasa Konservasi di Amerika Serikat

Pendiri CNN, Ted Turner, dikenal sebagai salah satu pemilik tanah pribadi terbesar di Amerika Utara, dengan luas lahan mencapai sekitar 772.000 hektar. Lahan ini dikelola untuk konservasi alam, habitat satwa liar seperti bison, dan pendidikan ekologis.

BACA JUGA:  Banjir Besar Landa Malaysia, Lebih dari 11.000 Orang Terdampak

Ted Turner Reserves mencakup beberapa penginapan mewah yang menyambut para pelancong pecinta alam. Turner juga mendanai proyek pertanian regeneratif dan membantu menyelamatkan bison liar serta spesies langka lainnya.

3. Douglas Tompkins: Pendiri Taman Nasional Patagonia

Douglas Tompkins dan istrinya, Kris, membeli dan mengelola lahan di Patagonia seluas ratusan ribu hektar. Salah satu kontribusi terbesarnya adalah Pumalín Douglas Tompkins National Park seluas lebih dari 400.000 hektar.

Total kontribusi lahan konservasi mereka jauh lebih besar jika dihitung bersama proyek agresif mereka di Chile dan Argentina, yang mengembangkan lebih dari jutaan hektar menjadi taman nasional.

4. Hansjörg Wyss: Filantropis Konservasi Global

Melalui Wyss Foundation, Hansjörg Wyss mendukung pembelian dan pelestarian lahan hutan serta ekosistem alam di berbagai negara. Meskipun sebagian besar dilakukan melalui donasi kepada organisasi konservasi, kontribusinya sangat signifikan.

Wyss Foundation telah berkontribusi terhadap perlindungan ratusan ribu hektar lahan di seluruh dunia.

5. Yvon Chouinard: Aktivis Alam & Pendiri Patagonia

Sebagai pendiri Patagonia, Yvon Chouinard dan organisasinya mendukung sejumlah proyek rewilding dan penanaman kembali hutan di berbagai benua.

Meskipun angka total kepemilikan pribadi tidak setara dengan mayoritas miliarder lain, kontribusinya signifikan melalui proyek konservasi yang didukungnya.

BACA JUGA:  DPR Diharap Telusuri Dugaan Penyimpangan Sewa Lahan Eks PTPN II

6. Jeff Bezos: Reforestasi Global Melalui Bezos Earth Fund

Jeff Bezos tidak secara langsung memiliki tanah seperti pemilik ranch, tetapi melalui dana filantropi Bezos Earth Fund, ia mendukung pembelian dan restorasi hutan di Amazon, Afrika, dan Asia.

Bezos Earth Fund telah mendanai proyek konservasi dengan skala dukungan gabungan mencapai ratusan ribu hektar.

7. George Soros: Investasi Hijau untuk Alam

George Soros dan Open Society Foundations mendukung perlindungan kawasan hutan dan program konservasi di Eropa dan Amerika untuk pengelolaan lahan berkelanjutan.

Dukungan yang diberikan oleh George Soros melalui pendanaan proyek telah berkontribusi terhadap perlindungan ribuan hingga puluhan ribu hektar lahan.

8. Anders Holch Povlsen: Raja Rewilding Skotlandia

Pemilik grup fashion Bestseller ini menjadi pemilik tanah pribadi terbesar di Inggris Raya, dengan luas tanah mencapai sekitar 89.000 hektar di Skotlandia.

Lahan tersebut difokuskan pada proyek rewilding dan restorasi ekosistem alami di Highlands.

Aksi nyata para miliarder ini menunjukkan bahwa perlindungan lingkungan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk individu dengan sumber daya yang besar. Dengan membeli dan mengelola lahan secara bertanggung jawab, mereka memberikan kontribusi yang signifikan bagi konservasi hutan dan ekosistem, serta menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Jelaskan Program Makan Bergizi Gratis di Forum Ekonomi Timur Rusia: Pembangunan Harus Dirasakan Seluruh Rakyat
Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia-Pasifik, Jamu Prabowo di Vladivostok
Prabowo Tiba di Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Forum EEF 2026
Raja Norwegia Harald V Wafat di Usia 89 Tahun, Berakhir Perjalanan Panjang Sang Pemimpin Monarki
Ratko Mladic, Jenderal Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara Usai Divonis Seumur Hidup
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 150 Orang, Ratusan Wisatawan Asing Hilang
24 Agustus 2006: Pluto Resmi Dihapus dari Daftar Planet Tata Surya, Sejarah yang Masih Memicu Perdebatan
Presiden Korsel Lee Jae Myung Sampaikan Belasungkawa Korban Gempa NTT
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 15:11 WIB

Prabowo Jelaskan Program Makan Bergizi Gratis di Forum Ekonomi Timur Rusia: Pembangunan Harus Dirasakan Seluruh Rakyat

Kamis, 3 September 2026 - 11:50 WIB

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia-Pasifik, Jamu Prabowo di Vladivostok

Rabu, 2 September 2026 - 12:03 WIB

Prabowo Tiba di Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama Forum EEF 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Raja Norwegia Harald V Wafat di Usia 89 Tahun, Berakhir Perjalanan Panjang Sang Pemimpin Monarki

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Ratko Mladic, Jenderal Pembantai Muslim Bosnia Meninggal di Penjara Usai Divonis Seumur Hidup

Berita Terbaru