Medan-Mediadelegasi: Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Medan harus bekerja ekstra keras untuk menghentikan penyebaran api yang membakar satu unit mobil listrik mewah. Insiden ini terjadi di Jalan Sei Asahan, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, pada Rabu (7/1/2026) pagi.
Peristiwa kebakaran ini sempat menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan. Lokasi kejadian yang berada di area bengkel membuat petugas harus bertindak cepat agar api tidak merambat ke bangunan di sekitarnya atau kendaraan lain yang tengah diperbaiki di tempat tersebut.
Meskipun proses pemadaman telah berhasil dilakukan, identitas pemilik kendaraan tersebut masih menjadi misteri. Hingga saat ini, pihak pemadam kebakaran mengaku belum mendapatkan data pasti mengenai siapa sosok yang memiliki mobil listrik nahas tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Damkarmat Kota Medan, Wandro, membenarkan bahwa fokus utama timnya adalah melakukan pemadaman secara teknis. Ia menegaskan pihaknya tidak mendalami lebih jauh terkait kepemilikan aset yang terbakar di lokasi kejadian.
“Terbakar mobil listrik. Tapi sejauh itu lah saya bisa menjawab, siapa pemilik mobil saya nggak mencampuri,” kata Wandro saat memberikan keterangan kepada media pada Kamis (8/1/2026).
Baca juga: https://mediadelegasi.id/pemko-batam-memberi-bantuan-untuk-bencana-sumatera/
Wandro menjelaskan kronologi penanganan bermula ketika pihaknya menerima laporan dari masyarakat. Laporan tersebut masuk ke pusat komando pemadam kebakaran pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, yang langsung direspons dengan pengiriman unit ke lokasi.
Setibanya di lokasi kejadian, petugas mendapati gumpalan asap tebal sudah menyelimuti bagian mobil listrik tersebut. Tim menyadari bahwa kendaraan yang ditangani berada di area bengkel, sehingga prosedur keamanan ditingkatkan guna mencegah ledakan.
Namun, proses pemadaman tidak berjalan singkat seperti kebakaran kendaraan pada umumnya. Wandro mengakui bahwa penanganan mobil listrik memiliki tingkat kesulitan yang jauh lebih tinggi dan memakan waktu yang cukup lama bagi para personel di lapangan.
Hal ini disebabkan oleh perbedaan teknologi antara mobil konvensional dengan mobil listrik. Komponen baterai pada kendaraan listrik memerlukan perlakuan khusus agar suhu panas tidak kembali memicu api setelah disiram air.
Kebakaran Mobil Listrik Mewah Gegerkan Warga Kota Medan
Secara teknis, petugas harus menyesuaikan strategi pemadaman dengan menggunakan bantuan oksigen tertentu untuk mempercepat pemadaman api. Strategi ini diambil karena material baterai yang terbakar sulit dipadamkan jika hanya menggunakan metode penyemprotan air biasa.
“Penanganan beda dengan mobil biasa, kami ganti dengan oksigen biar cepat mati apinya,” papar Wandro menjelaskan inovasi taktis yang dilakukan oleh tim pemadam kebakaran di lapangan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil mewah yang hangus terbakar tersebut merupakan jenis Hyundai IONIQ 5 N. Kendaraan berperforma tinggi ini ditaksir memiliki harga pasar mencapai Rp 1,3 miliar, yang menjadikannya salah satu kerugian materiil yang cukup besar dalam insiden tersebut.D|Red
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.






