Kematian El Mencho Bikin Meksiko Mencekam

Kematian El Mencho
Situasi keamanan di Meksiko mendadak kacau menyusul berita kematian gembong narkoba Nemesio Oseguera alias El Mencho dalam operasi militer pada akhir pekan. Foto: Ist.

Mexico City-Mediadelegasi: Situasi keamanan di Meksiko mendadak kacau menyusul berita kematian gembong narkoba Nemesio Oseguera alias El Mencho dalam operasi militer pada akhir pekan. Dampaknya langsung terasa pada sektor transportasi udara, dengan sejumlah maskapai internasional menghentikan atau mengalihkan penerbangan menuju beberapa kota di negara tersebut.

Kematian El Mencho Picu Gelombang Kekerasan

El Mencho dikenal sebagai pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco, salah satu kartel narkoba paling berpengaruh dan ditakuti di Meksiko. Ia dilaporkan tewas dalam penggerebekan yang dilakukan Pasukan Khusus Angkatan Darat di wilayah Tapalpa, Negara Bagian Jalisco.

Kematian tokoh sentral kartel itu memicu gelombang kekerasan di sejumlah wilayah. Anggota kartel disebut-sebut melakukan aksi balasan yang memicu kepanikan warga dan wisatawan, terutama di destinasi populer seperti Puerto Vallarta dan Guadalajara.

Bacaan Lainnya

Maskapai internasional bergerak cepat merespons situasi tersebut. Air Canada menangguhkan operasional penerbangan ke Puerto Vallarta pada Minggu (22/2/2026) dengan alasan keamanan. Sementara itu, Delta Air Lines, American Airlines, dan Alaska Airlines juga membatalkan maupun mengalihkan sejumlah penerbangan.

Pemerintah Meksiko sebelumnya mengumumkan operasi militer yang menargetkan El Mencho sebagai bagian dari upaya pemberantasan kejahatan terorganisir. Namun, tewasnya buronan kelas kakap itu justru memicu eskalasi situasi keamanan di sejumlah wilayah rawan.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/dua-bus-transjakarta-adu-banteng-di-cipulir/

Departemen Urusan Konsuler Luar Negeri Amerika Serikat melalui akun resmi di platform X mengimbau warganya untuk tetap berada di dalam rumah hingga situasi dinyatakan aman. Peringatan tersebut berlaku bagi warga AS yang berada di Jalisco, termasuk Puerto Vallarta, Chapala, dan Guadalajara, serta beberapa wilayah di Tamaulipas, Michoacan, Guerrero, dan Nuevo Leon.