Korban Jiwa Perang Iran Tembus 1.255 Orang

Senin, 9 Maret 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Iran menyebutkan sedikitnya 1.255 orang warganya tewas dan lebih dari 12.000 lainnya terluka dalam sembilan hari terakhir serangan AS-Israel. Foto: Ist.

Pemerintah Iran menyebutkan sedikitnya 1.255 orang warganya tewas dan lebih dari 12.000 lainnya terluka dalam sembilan hari terakhir serangan AS-Israel. Foto: Ist.

Teheran-Mediadelegasi: Korban jiwa perang Iran terus bertambah seiring meningkatnya intensitas konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah Iran melaporkan sedikitnya 1.255 orang tewas dan lebih dari 12.000 lainnya mengalami luka-luka sejak pertempuran memanas pada akhir Februari 2026.

Korban Jiwa

Data korban tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Kesehatan Iran, Ali Jafarian. Ia menyebutkan korban berasal dari berbagai kelompok usia dan sebagian besar merupakan warga sipil yang terdampak serangan udara maupun serangan balasan rudal.

Menurut Jafarian, rentang usia korban sangat luas, mulai dari bayi hingga warga lanjut usia. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dampak konflik tidak hanya dirasakan oleh pihak militer, tetapi juga masyarakat sipil yang berada di wilayah terdampak serangan.

“Usia para korban berkisar antara delapan bulan hingga 88 tahun,” ujar Jafarian dalam keterangannya kepada media, Senin (9/3/2026).

BACA JUGA:  Ai Ogura Ciptakan Kejutan, Rebut Pole Position MotoGP Ceko 2026 di Brno

Ia menambahkan, dari total korban tewas, sekitar 200 orang merupakan perempuan yang menjadi korban dalam serangkaian serangan yang terjadi di sejumlah wilayah Iran.

Selain itu, konflik juga menelan korban anak-anak dalam jumlah besar. Sedikitnya 168 anak dilaporkan meninggal dunia setelah sebuah serangan menghantam sebuah sekolah dasar di wilayah Minab.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/rotasi-besar-pejabat-bobby-lantik-ratusan-asn-sumut/

Serangan tersebut menyebabkan bangunan sekolah mengalami kerusakan parah dan menimbulkan korban jiwa di kalangan siswa serta warga sekitar.

Tidak hanya warga sipil, tenaga kesehatan yang bertugas membantu korban juga turut terdampak. Jafarian mengungkapkan sedikitnya 55 tenaga medis mengalami luka-luka akibat serangan selama konflik berlangsung.

Sementara itu, sebanyak 11 tenaga kesehatan dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan tugas kemanusiaan untuk menolong para korban serangan.

BACA JUGA:  UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Kopda Rico Pramudia, Pengabdianmu Tak Akan Hilang

Korban dari kalangan tenaga medis tersebut terdiri atas empat dokter, dua perawat, serta tiga petugas layanan darurat yang berada di lokasi saat serangan terjadi.

Konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran diketahui mulai memanas sejak Sabtu, 28 Februari 2026. Sejak saat itu, berbagai serangan udara, peluncuran rudal, serta operasi militer dilaporkan terus terjadi di sejumlah wilayah strategis.

Situasi tersebut memicu kekhawatiran dunia internasional akan meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah. Selain menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar, perang juga berdampak pada lonjakan harga minyak dunia serta meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ai Ogura Ciptakan Kejutan, Rebut Pole Position MotoGP Ceko 2026 di Brno
KTT Rusia-ASEAN Dibuka di Kazan: Putin Jamu Pemimpin Negara ASEAN, Perkuat Hubungan 35 Tahun Kemitraan
Iran Luncurkan Serangan Pembalasan ke Pangkalan AS di Timur Tengah, Rudal dan Dron Ditembakkan
Presiden China Xi Jinping Tiba di Korut, Siap Bertemu Pemimpin Negara Asia Timur Kim Jong Un
Gempa M 7.0 Guncang Mindanao Filipina di Hari Pertama Sekolah, Gedung Kampus Runtuh & Peringatan Tsunami Dikeluarkan
Indonesia dan 7 Negara Lain Kecam Keras Serangan Pemukim Israel ke Masjid Al-Aqsa
Badai Tropis Jangmi Terjang Jepang, Puluhan Ribu Rumah Mati Lampu dan Aktivitas Lumpuh
Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air Usai Kunjungan Kenegaraan ke Prancis, Disambut Wapres Gibran
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:23 WIB

Ai Ogura Ciptakan Kejutan, Rebut Pole Position MotoGP Ceko 2026 di Brno

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:57 WIB

KTT Rusia-ASEAN Dibuka di Kazan: Putin Jamu Pemimpin Negara ASEAN, Perkuat Hubungan 35 Tahun Kemitraan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:53 WIB

Iran Luncurkan Serangan Pembalasan ke Pangkalan AS di Timur Tengah, Rudal dan Dron Ditembakkan

Senin, 8 Juni 2026 - 16:28 WIB

Presiden China Xi Jinping Tiba di Korut, Siap Bertemu Pemimpin Negara Asia Timur Kim Jong Un

Senin, 8 Juni 2026 - 11:15 WIB

Gempa M 7.0 Guncang Mindanao Filipina di Hari Pertama Sekolah, Gedung Kampus Runtuh & Peringatan Tsunami Dikeluarkan

Berita Terbaru