Kecelakaan Bus Pariwisata Jalinsum Batubara Picu Kemacetan

Senin, 23 Maret 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan bus pariwisata terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Sukaraja, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, Sumatra Utara, Senin (23/3/2026). Foto: Ist.

Kecelakaan bus pariwisata terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Sukaraja, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, Sumatra Utara, Senin (23/3/2026). Foto: Ist.

Batubara-Mediadelegasi: Peristiwa kecelakaan bus pariwisata terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Desa Sukaraja, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Senin (23/3/2026). Insiden ini sempat menggegerkan pengguna jalan karena kendaraan besar tersebut terguling hingga masuk ke saluran irigasi di pinggir jalan.

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata Jalinsum

Kejadian bermula saat bus melaju dari arah Medan menuju Rantau Prapat. Saat tiba di lokasi yang merupakan jalur menikung, kendaraan diduga kehilangan kendali dan mulai oleng ke sisi kiri jalan.

Dalam hitungan detik, bus tersebut menghantam pagar jembatan yang berada di tepi jalan. Benturan keras itu membuat kendaraan tidak lagi stabil hingga akhirnya terguling dan terperosok ke dalam saluran irigasi.

Beruntung, saat kejadian bus tidak sedang membawa penumpang. Hanya sopir dan seorang kenek yang berada di dalam kendaraan, sehingga potensi korban jiwa dapat dihindari.

BACA JUGA:  Polres Sibolga Hentikan Penyelidikan Kasus Penjarahan Minimarket, 16 Orang Dipulangkan

Meski demikian, kedua awak bus dilaporkan mengalami luka ringan akibat benturan. Mereka langsung dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.

Kondisi bus yang terguling di lokasi sempit membuat proses evakuasi berlangsung cukup sulit. Petugas harus mengerahkan dua unit truk derek untuk mengangkat badan kendaraan dari saluran irigasi.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/insentif-mbg-rp6-juta-viral-tuai-polemik-publik/

Proses evakuasi tersebut memakan waktu cukup lama karena posisi bus yang tidak stabil serta kondisi jalan yang sempit dan padat kendaraan. Hal ini berdampak langsung pada arus lalu lintas di Jalinsum.

Kemacetan panjang pun tak terhindarkan. Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga beberapa kilometer dari titik kejadian, baik dari arah Medan maupun sebaliknya.

Untuk mengurai kepadatan, petugas kepolisian memberlakukan sistem buka tutup arus lalu lintas. Pengendara diminta bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

BACA JUGA:  Sumut dan Hainan Jalin Kerja Sama Sister Province, Ekspor Diprediksi Naik US$500 Juta

Selain itu, petugas juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi guna mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan akibat jalan licin atau sisa material dari insiden tersebut.

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada faktor kelalaian pengemudi atau kondisi jalan yang menikung tajam.

Pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait hasil penyelidikan. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas di jalur tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pengemudi, khususnya kendaraan besar, agar lebih waspada saat melintasi jalur rawan kecelakaan. Keselamatan di jalan harus tetap menjadi prioritas utama demi menghindari kejadian serupa di masa mendatang. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Program Sekolah Gratis SMA/SMK Diluncurkan, Kepulauan Nias Menjadi Wilayah Pertama Merasakannya
Gubernur Bobby Paparkan Tiga Prioritas Pembangunan Kepulauan Nias, BNKP Tegaskan Dukungan Penuh
Gubernur Bobby Bantu Biaya Transportasi Pasien RSUD M Thomsen, Janji Perbaiki Fasilitas Gunungsitoli
Wagub Sumut Apresiasi LCC BMKG 2026, Dorong Budaya Sadar Risiko Bencana Sejak Sekolah
Wagub Sumut Dorong Inalum Perkuat Kontribusi Pendidikan dan Pelestarian Lingkungan Kawasan Danau Toba
Timsel KPID Sumut Umumkan 21 Calon Lolos Wawancara, Siap Masuk Uji Kepatutan di DPRD Sumut
USU Tetapkan 5 Pilar Strategis 2026–2031, Perkuat Tri Dharma Hingga Internasionalisasi Kampus
Kejati Sumut Tegaskan Gedung Baru Tahap I Selesai 100 Persen, Usulan Tahap II Masih Menunggu Keputusan Kejagung
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Program Sekolah Gratis SMA/SMK Diluncurkan, Kepulauan Nias Menjadi Wilayah Pertama Merasakannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Gubernur Bobby Paparkan Tiga Prioritas Pembangunan Kepulauan Nias, BNKP Tegaskan Dukungan Penuh

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Gubernur Bobby Bantu Biaya Transportasi Pasien RSUD M Thomsen, Janji Perbaiki Fasilitas Gunungsitoli

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Wagub Sumut Apresiasi LCC BMKG 2026, Dorong Budaya Sadar Risiko Bencana Sejak Sekolah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Wagub Sumut Dorong Inalum Perkuat Kontribusi Pendidikan dan Pelestarian Lingkungan Kawasan Danau Toba

Berita Terbaru

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. Foto: Ist.

Nasional

Mulai 17 Agustus, Balik Nama Sertifikat Tanah Cukup 10 Hari

Senin, 10 Agu 2026 - 11:55 WIB