Dua Bus Jemaah Haji Tabrakan di Arab Saudi, 10 Luka-luka dan 1 Dirawat Intensif

Rabu, 29 April 2026 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakan bus jemaah haji asal Probolinggo di Madinah, Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 10.30 waktu Arab Saudi. Foto: Ist.

Kecelakan bus jemaah haji asal Probolinggo di Madinah, Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 10.30 waktu Arab Saudi. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Musibah kembali menimpa rombongan jemaah haji Indonesia di tanah suci. Insiden kecelakaan lalu lintas melibatkan dua bus yang mengangkut jemaah asal Indonesia, mengakibatkan sejumlah korban luka-luka. Peristiwa naas ini terjadi pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 10.30 waktu setempat atau Waktu Arab Saudi (WAS).

Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah, Moh. Hasan Afandi, membenarkan kejadian tersebut dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi Kementerian Haji dan Umrah, Rabu (29/4/2026).

Insiden tersebut melibatkan bus yang membawa jemaah kloter SUB 2 asal Probolinggo yang dikelola oleh KBIU Nurul Haramain, serta bus kloter JKS 1 yang diasuh oleh KBIU Al-Azhar. Kedua kendaraan ini bertabrakan di jalanan wilayah Arab Saudi.

“Kami perlu menyampaikan terkait insiden yang dialami oleh rombongan jemaah SUB 2 yang dibawa oleh KBIU Nurul Haramain Probolinggo dan jemaah JKS 1 yang dibawa oleh KBIU Al-Azhar,” ujar Hasan Afandi menjelaskan identitas kedua rombongan yang terlibat.

BACA JUGA:  Sudah Tujuh Hari, Jemaah Haji Asal Indonesia Muhammad Firdaus Ahlan Belum Ditemukan di Makkah

Lebih rinci, Hasan membeberkan kronologi kejadian berdasarkan laporan yang diterima oleh pihaknya. Kecelakaan bermula ketika bus kloter SUB 2 yang sedang melaju menabrak bagian samping atau lambung dari bus kloter JKS 1.

“Kronologi yang kami terima, bus SUB 2 yang sedang melaju menabrak lambung bus JKS 1,” jelasnya singkat namun tegas mengenai urutan peristiwa yang menyebabkan benturan tersebut.

Akibat hantaman yang terjadi, getaran dan guncangan cukup keras dirasakan oleh seluruh penumpang di dalam kedua bus. Berdasarkan data sementara, total korban yang mengalami luka-luka mencapai 10 orang.

Rincian korban tersebut terdiri dari 7 orang jemaah yang berasal dari kloter JKS 1, kemudian disusul oleh 2 orang jemaah dari kloter SUB 2, serta 1 orang tambahan yang merupakan pengurus atau pendamping dari KBIU Nurul Haramain.

Hasan menambahkan bahwa pihak medis dan tim penanggulangan bencana segera bertindak cepat di lokasi kejadian. Sebagian besar korban hanya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis pertama di lokasi maupun di klinik terdekat.

BACA JUGA:  Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi 4 Meter Saat Tahun Baru 2026

Namun, terdapat satu kasus yang kondisinya dinilai perlu pengawasan lebih serius. “Hingga saat ini masih ada 1 jemaah yang dirawat di Rumah Sakit Al-Hayat, Madinah, atas nama Sri Sugihartini, 60 tahun, asal kloter SUB 2,” pungkasnya.

Saat ini, pihak Kementerian Haji dan Umrah beserta jajaran petugas di lapangan terus memantau perkembangan kondisi kesehatan jemaah yang sedang dirawat tersebut secara berkala.

Sementara itu, untuk jemaah lainnya yang tidak mengalami luka serius, dipastikan dalam kondisi aman dan stabil. Pihak penyelenggara juga memastikan bahwa mereka dapat segera melanjutkan rangkaian ibadah dan perjalanan sesuai jadwal yang telah ditetapkan tanpa gangguan yang berarti. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tom Lembong Hadiri Sidang Nadiem: Hakim dan Jaksa Tertekan, Sistem Peradilan Belum Kondusif
KPK Geledah Kanwil BPN Jawa Timur, Temukan Uang di BPN Mojokerto, 8 Tersangka Suap HGB Bogor
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun Penjara di Tingkat Banding Kasus Chromebook
Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Dalami Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
Roy Suryo Ajukan Eksepsi, Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi Dinilai Cacat Hukum
KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia, Bergabung di TNI AL
Prabowo Pimpin Ratas Bahas Pendidikan Gratis SD hingga PTN, Para Menteri Merapat ke Istana
Jasad di Pulau Enggano Dipastikan Surakhman, Salah Satu Kru Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 17:26 WIB

Tom Lembong Hadiri Sidang Nadiem: Hakim dan Jaksa Tertekan, Sistem Peradilan Belum Kondusif

Kamis, 24 September 2026 - 16:58 WIB

KPK Geledah Kanwil BPN Jawa Timur, Temukan Uang di BPN Mojokerto, 8 Tersangka Suap HGB Bogor

Kamis, 24 September 2026 - 13:48 WIB

Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun Penjara di Tingkat Banding Kasus Chromebook

Kamis, 24 September 2026 - 11:23 WIB

Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Dalami Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 - 10:44 WIB

KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia, Bergabung di TNI AL

Berita Terbaru