Harmoni Budaya di Labusel: Saat Pengantin Jawa-Gunungtua Disatukan dalam Prosesi Makkobar

Jumat, 25 September 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Supanji Harahap bersama istrinya Satinem Siregar saat menggiring putrinya Lela Surya Fitri Harahap dalam prosesi nemu tradisi pengantin Jawa, Kamis (24/9), di Dusun Sinarjaya, Binangadua, Silangkitang, Labusel. Foto| maruli siregar

Supanji Harahap bersama istrinya Satinem Siregar saat menggiring putrinya Lela Surya Fitri Harahap dalam prosesi nemu tradisi pengantin Jawa, Kamis (24/9), di Dusun Sinarjaya, Binangadua, Silangkitang, Labusel. Foto| maruli siregar

Labusel-Mediadelegasi; Sebuah potret indah toleransi dan kekayaan budaya tersaji dalam pesta pernikahan unik di Desa Binangadua, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel).

Pernikahan ini menjadi sorotan karena berhasil memadukan secara apik kearifan lokal adat Jawa dan tradisi Tapanuli Selatan (Tapsel).

Prosesi sakral yang mempertemukan mempelai wanita bersuku Jawa, Lela Surya Fitri Harahap, S.Pd., dengan pria asal Gunungtua, Padang Lawas Utara, H. Sulthon El-Hasbi Rambe, Lc., M.Pd., berlangsung khidmat pada Kamis, 24 September 2026.

Di balik keunikan kolaborasi antar-etnis ini, ada kisah menarik dari orang tua mempelai wanita. Sang ayah, Supanji, kini telah resmi ditabalkan bermarga Harahap. Sementara istrinya, Satinem, menyandang marga Siregar.

BACA JUGA:  Dandim Labuhanbatu Bantah Dugaan Potongan Anggaran Kopdes Merah Putih, Sebut Pelaksanaan Sesuai Juknis

Menariknya, penabalan ini bukan sekadar formalitas pesta. Supanji yang sudah lama menetap di lingkungan tersebut ternyata telah mahir berbahasa Tapanuli Selatan.

Bahkan, marga Harahap tersebut sudah tercatat resmi di dokumen Kartu Keluarga (KK) miliknya.
Prosesi Adat Makkobar yang Penuh Haru
Isak tangis haru dari Supanji tak terbendung saat dirinya menghadap para Raja Adat.

Pengukuhan marga ini menjadi syarat mutlak untuk melaksanakan Makkobar Adat Boru Marbagas, yaitu tradisi musyawarah adat pernikahan putri dalam budaya Tapanuli Selatan.

Sidang adat tersebut dihadiri dan disaksikan langsung oleh para Raja Torbing Balok dari tiga dusun, yaitu Dusun Tanjungraya, Dusun Sungaidua-Aekkorsik, dan Dusun Sinarjaya. Jalannya prosesi dipandu secara langsung oleh Raja Torbing Balok Dusun Sinarbulan, Haji Kodirun Harahap, S.H.

BACA JUGA:  Jembatan Desa Hutagodang Mirip Kolam Lele

Perpaduan Tradisi

Usai prosesi akad nikah, pelaminan berubah menjadi panggung bertemunya dua kebudayaan besar. Acara adat Tapsel dimulai dengan tradisi upa-upa serta pemberian nasihat setawar sedingin kepada kedua mempelai.

Tidak lama berselang, suasana berganti menjadi sakralnya tradisi Jawa melalui prosesi panggih atau temu mempelai, yang diakhiri dengan momen pamitan yang syahdu kepada orang tua.

Pernikahan lintas suku di Labusel ini menjadi bukti nyata bahwa perbedaan latar belakang budaya tidak menjadi penghalang, melainkan justru melahirkan sebuah harmoni yang sangat indah. D|Red-06

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengupas Rahasia Sepertiga Malam di Balik Kelahiran Rasulullah
Oknum Polres Labusel Bripka YML Ditahan Terkait Korupsi Bansos Rugikan Negara Rp1,9 Miliar
Dandim Labuhanbatu Bantah Dugaan Potongan Anggaran Kopdes Merah Putih, Sebut Pelaksanaan Sesuai Juknis
Warga Soroti Pembangunan Kopdes Merah Putih di Labuhan Batu, Kejati Sumut Didorong Lakukan Pemeriksaan
Diresmikan Presiden, Pembangunan Kopdes Merah Putih di Labuhanbatu Diduga Sarat Permainan. Anggaran 900 Juta di Obral Jadi Sorotan
Wagub Sumut Ajak Wisudawan Univa Labuhanbatu Bersinergi dan Berkontribusi dalam Pembangunan Daerah
Bobby: Ada OPD Sumut Utamakan Efisiensi Anggaran Obat Dibandingkan Perjalanan Dinas
Pemprov Sumut Gelar Mudik Gratis Nataru 2024/2025,
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 10:00 WIB

Harmoni Budaya di Labusel: Saat Pengantin Jawa-Gunungtua Disatukan dalam Prosesi Makkobar

Kamis, 17 September 2026 - 13:49 WIB

Mengupas Rahasia Sepertiga Malam di Balik Kelahiran Rasulullah

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:18 WIB

Oknum Polres Labusel Bripka YML Ditahan Terkait Korupsi Bansos Rugikan Negara Rp1,9 Miliar

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:32 WIB

Dandim Labuhanbatu Bantah Dugaan Potongan Anggaran Kopdes Merah Putih, Sebut Pelaksanaan Sesuai Juknis

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:47 WIB

Warga Soroti Pembangunan Kopdes Merah Putih di Labuhan Batu, Kejati Sumut Didorong Lakukan Pemeriksaan

Berita Terbaru

Supanji Harahap bersama istrinya Satinem Siregar saat menggiring putrinya Lela Surya Fitri Harahap dalam prosesi nemu tradisi pengantin Jawa, Kamis (24/9), di Dusun Sinarjaya, Binangadua, Silangkitang, Labusel. Foto| maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Harmoni Budaya di Labusel: Saat Pengantin Jawa-Gunungtua Disatukan dalam Prosesi Makkobar

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:00 WIB