Korban Kecelakaan KA Argo Anggrek Bertambah Jadi 14 Orang Meninggal Dunia

Selasa, 28 April 2026 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban kecelakaan KA Anggrek tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur bertambah jadi 14 orang. Foto: Ist.

Korban kecelakaan KA Anggrek tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur bertambah jadi 14 orang. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Data terbaru yang dirilis oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyebutkan bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat insiden kecelakaan tabrakan yang melibatkan KA Argo Anggrek kini bertambah menjadi 14 orang. Selain itu, terdapat 84 orang lainnya yang dilaporkan mengalami luka-luka dengan berbagai tingkat keparahan.

Hal tersebut disampaikan secara resmi oleh Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, dalam konferensi pers yang memberikan update kondisi terkini pasca-terjadinya musibah di wilayah Bekasi Timur tersebut.

Bobby menjelaskan bahwa jenazah para korban yang meninggal dunia saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Proses selanjutnya yang akan dilakukan di fasilitas kesehatan tersebut adalah identifikasi untuk memastikan data dan identitas korban secara akurat sebelum diserahkan kembali kepada keluarga besar yang ditinggalkan.

Sementara itu, bagi korban yang mengalami luka-luka, saat ini tengah mendapatkan penanganan medis intensif di sejumlah fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk dan tersebar di sekitar lokasi kejadian.

Beberapa rumah sakit yang menerima dan merawat para korban di antaranya adalah RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

BACA JUGA:  Nama Mufli Budi Ananda Jadi Sorotan: Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Pihak manajemen KAI menyampaikan rasa duka cita yang sangat mendalam atas musibah yang menimpa para penumpang dan pihak terkait lainnya. Belasungkawa yang tulus ditujukan kepada korban meninggal dunia serta keluarga yang sedang berduka, juga kepada para korban luka yang masih berjuang dalam perawatan.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan, serta kepada seluruh pelanggan yang terdampak,” ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, dalam keterangan resminya.

Anne menegaskan bahwa saat ini seluruh fokus dan perhatian manajemen sedang diarahkan sepenuhnya pada upaya penanganan korban. Pihaknya berkomitmen untuk memastikan setiap korban mendapatkan perawatan yang terbaik dan paling maksimal.

“Fokus kami saat ini adalah memastikan setiap korban mendapatkan penanganan terbaik, keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan, dan seluruh proses berjalan dengan kehati-hatian serta koordinasi yang kuat,” tambahnya menjelaskan prioritas yang sedang dijalankan.

BACA JUGA:  KUHAP Baru Berlaku, 6 Gugatan Uji Materiil Diajukan ke MK

Dalam upaya meringankan beban keluarga dan korban, KAI memberikan jaminan penuh terkait biaya yang timbul akibat kecelakaan ini. Pihaknya memastikan bahwa seluruh beban biaya pengobatan bagi korban luka akan ditanggung sepenuhnya.

Tidak hanya biaya pengobatan, biaya pemakaman bagi para korban yang meninggal dunia juga akan ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan melalui mekanisme asuransi dan tanggung jawab sosial perusahaan.

Kepastian ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban psikologis dan finansial yang sedang dirasakan oleh para keluarga korban di tengah situasi yang sangat menyedihkan ini. Pihak KAI juga berjanji akan terus melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait demi kelancaran proses penanganan dan penyelesaian kasus ini. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi
OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan
Bos Summarecon Tersangka KPK, Manajemen Buka Suara Soal Suap HGB Bogor
Pemerintah Siaga Satu Karhutla IKN, Zona Inti Istana Presiden Dijaga Ketat
KPK Dalami Aliran Dana Suap Rp1,5 Miliar Summarecon, Bisa Jerat Korporasi
Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka KPK, Kini Berstatus Residivis Hukuman Bisa Diperberat
Koper Berisi Rp106 Miliar di Rumah Arif Sugiyanto Diduga Milik Menteri Nusron Wahid
Fahd dan Fadia Arafiq, Kakak Beradik Anak Penyanyi Legendaris yang Sama-sama Terjerat Kasus Korupsi
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:44 WIB

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi

Rabu, 16 September 2026 - 15:26 WIB

OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan

Rabu, 16 September 2026 - 14:34 WIB

Bos Summarecon Tersangka KPK, Manajemen Buka Suara Soal Suap HGB Bogor

Rabu, 16 September 2026 - 12:07 WIB

Pemerintah Siaga Satu Karhutla IKN, Zona Inti Istana Presiden Dijaga Ketat

Rabu, 16 September 2026 - 10:38 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka KPK, Kini Berstatus Residivis Hukuman Bisa Diperberat

Berita Terbaru

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. Foto: Ist.

Nasional

Karhutla 2026: Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:44 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid. Foto: Ist.

Nasional

OTT KPK ATR/BPN: Nusron Wahid Disorot, 8 Tersangka Ditahan

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:26 WIB