Tabrakan Bus ALS dan Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi lokasi kecelakaan maut antara bus ALS dan truk tangki di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Terlihat kedua kendaraan terbakar hebat disertai asap hitam tebal menyembul ke udara, sejumlah warga tampak berkumpul di sekitar lokasi menyaksikan kejadian naas tersebut. Foto: Ist.

Kondisi lokasi kecelakaan maut antara bus ALS dan truk tangki di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Terlihat kedua kendaraan terbakar hebat disertai asap hitam tebal menyembul ke udara, sejumlah warga tampak berkumpul di sekitar lokasi menyaksikan kejadian naas tersebut. Foto: Ist.

Muratara-Medidelegasi: Kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di ruas Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Kelurahan Karang Jayo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.39 WIB. Peristiwa naas ini melibatkan sebuah bus Antar Lintas Sumatera (ALS) yang mengalami tabrakan keras dengan sebuah truk tangki.

Akibat benturan yang sangat dahsyat tersebut, sedikitnya 16 orang dilaporkan meninggal dunia. Proses evakuasi dan identifikasi korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan di lokasi kejadian.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menelan banyak korban jiwa tersebut. Pihaknya pun langsung mengambil langkah cepat untuk mendalami penyebab kecelakaan.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah ini. Saat ini Ditjen Hubdat telah menerjunkan petugas ke lapangan dan aktif berkoordinasi dengan kepolisian, Balai Pengelola Transportasi Darat, Dinas Perhubungan setempat, serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT),” ujar Aan kepada wartawan, Kamis (7/5/2026).

BACA JUGA:  RKUHAP Resmi Disahkan Jadi Undang-Undang, DPR Akui Tak Semua Aspirasi Terakomodasi

Menurut Aan, tim gabungan yang terdiri dari berbagai instansi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) saat ini tengah fokus melakukan pendataan secara menyeluruh terkait identitas para korban dan kerugian materiil yang terjadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kronologi kejadian bermula ketika bus ALS yang melaju dari arah Lubuklinggau menuju Medan atau Pekanbaru tiba-tiba mengeluarkan percikan api dari bagian bodi kendaraannya.

Menyadari adanya potensi bahaya kebakaran, sopir bus berusaha mengendalikan kendaraan dan mencoba mengarahkan ke sisi kanan jalan untuk menghindari risiko yang lebih besar.

Namun, upaya evasi tersebut tidak berhasil menghindarkan dari musibah. Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan yakni dari arah Utara atau Rupit, sebuah truk tangki melaju dengan kecepatan tinggi. Tabrakan pun tak terelakkan dan terjadi secara frontal.

BACA JUGA:  KPK Periksa 8 Pejabat RSUD Cilacap Terkait Dugaan Pemerasan Iuran THR oleh Bupati Nonaktif

Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugono, membenarkan tingginya jumlah korban jiwa dalam kejadian ini. “Laporan sementara ada 16 korban jiwa yang sudah teridentifikasi meninggal dunia,” ungkapnya.

Merespons kejadian ini, Ditjen Hubdat memberikan imbauan keras kepada seluruh perusahaan otobus (PO) agar lebih memperketat pengawasan terhadap armada dan awak kendaraannya.

“Seluruh pemilik perusahaan bus wajib mengoperasikan armada yang memenuhi persyaratan teknis kelaikan jalan dan administrasi sesuai perizinan. Selain itu, kesehatan dan kompetensi pengemudi juga harus selalu diperiksa dan dipastikan prima sebelum beroperasi,” tegas Aan.

Pemerintah melalui Kemenhub berharap kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pelaku usaha transportasi darat untuk selalu mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama, demi mencegah terulangnya kecelakaan serupa di masa mendatang. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Jawab Tantangan Yaqut: Kerugian Negara Rp622 Miliar Sudah Terbukti Lengkap
Mantan Kakanwil DJP Jakarta Khusus Haniv Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Termasuk Sponsor Bisnis Anak
MA Terbitkan SEMA 4/2026: Putusan Bebas Tak Bisa Diajukan Banding Maupun Kasasi
HUT ke-81 RI Jadi Momentum Konsolidasi, Maruli Siahaan Ikuti Arahan Ketum Golkar
Begal Bersenjata Api Tembak Pelajar SMA di Lampung Utara, Motor Dibawa Kabur
Praperadilan Jilid IV Roy Suryo: Polda Metro Hanya Serahkan Bukti, Refly Harun Klaim Kemenangan
Kasus Pandji Pragiwaksono soal Adat Toraja Diselesaikan Lewat Restorative Justice, Bareskrim: Sudah Ada Sanksi Adat
Kepala BGN Sudaryono: Korban Keracunan MBG di Karo Alami Trauma, Akan Diberikan Perawatan Lanjutan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:44 WIB

KPK Jawab Tantangan Yaqut: Kerugian Negara Rp622 Miliar Sudah Terbukti Lengkap

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Mantan Kakanwil DJP Jakarta Khusus Haniv Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Termasuk Sponsor Bisnis Anak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:14 WIB

MA Terbitkan SEMA 4/2026: Putusan Bebas Tak Bisa Diajukan Banding Maupun Kasasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:03 WIB

HUT ke-81 RI Jadi Momentum Konsolidasi, Maruli Siahaan Ikuti Arahan Ketum Golkar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:07 WIB

Begal Bersenjata Api Tembak Pelajar SMA di Lampung Utara, Motor Dibawa Kabur

Berita Terbaru

Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG.(Foto:Ist)

Jakarta

Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG

Kamis, 20 Agu 2026 - 16:07 WIB

3 Hari Pencarian Bocah Hanyut di Bah Sosopan Ditemukan. (Foto:Ist)

Kota Pematangsiantar

3 Hari Pencarian Bocah Hanyut di Bah Sosopan Ditemukan

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:58 WIB