KPK Gelar OTT di Solo Raya, Tangkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani Beserta Empat Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK menangkap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Kabupaten Sukoharjo. Foto: Ist.

KPK menangkap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Kabupaten Sukoharjo. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dalam rangka penyelidikan tertutup di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah. Salah satu tokoh penting yang terjaring dalam operasi senyap tersebut adalah Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, bersama empat orang lainnya yang turut diamankan oleh tim penyidik.

Konfirmasi resmi mengenai operasi ini disampaikan langsung oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada awak media Jumat (10/07/2026). Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah hukum yang dilakukan secara terencana dan tertutup untuk mengungkap dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di daerah tersebut.

“Konfirm, bahwa KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup dan terjadi peristiwa tertangkap tangan di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah,” ujar Budi singkat namun tegas saat memberikan keterangan pers.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam rangkaian operasi tersebut, tim penyidik berhasil mengamankan total lima orang yang diduga terlibat dalam perkara yang sedang diselidiki. Di antara kelima orang itu, salah satunya menjabat sebagai Kepala Daerah Kabupaten Sukoharjo.

BACA JUGA:  Antisipasi Dampak Perang di Selat Hormuz, Pemerintah Bebaskan Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik

“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah 5 orang, salah satunya Bupati Sukoharjo,” tambahnya untuk meluruskan informasi yang mulai beredar luas di masyarakat.

Setelah diamankan, seluruh pihak yang terjaring langsung dibawa ke kantor Polresta Surakarta untuk menjalani pemeriksaan awal guna mengumpulkan keterangan dasar dan mengamankan barang bukti yang ditemukan di lokasi penangkapan.

Pemeriksaan awal tersebut berlangsung secara ketat dan dijaga keamanannya oleh petugas gabungan. Setelah proses tahap pertama selesai, kelima orang tersebut dijadwalkan akan segera diterbangkan atau dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan yang lebih mendalam dan terperinci di kantor pusat KPK.

“Para pihak kemudian dilakukan pemeriksaan awal di Polresta Surakarta, dan pagi ini akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Budi menjelaskan alur proses hukum yang akan dijalani.

Mengenai duduk perkaranya, KPK mengungkapkan bahwa kasus yang sedang ditangani ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana pemerasan. Modus yang diduga terjadi melibatkan Bupati Sukoharjo yang memeras sejumlah perangkat daerah di lingkungan lingkup Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

BACA JUGA:  Tiba di Gedung Merah Putih KPK, Bupati Sukoharjo Etik Suryani Tampak Lesu Usai Terjaring OTT

“Adapun perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo,” tegas Budi Prasetyo, memberikan gambaran awal mengenai apa yang menjadi fokus penyelidikan tim KPK.

Hingga saat ini, proses pemeriksaan masih terus berlangsung secara intensif. Pihak KPK belum merinci secara lengkap identitas empat orang lainnya yang turut diamankan, serta belum menjelaskan secara rinci besaran atau bentuk apa saja yang diduga menjadi objek pemerasan tersebut.

KPK juga belum mengumumkan konstruksi hukum secara menyeluruh maupun status hukum para pihak yang terjaring. Lembaga antirasuah ini memastikan akan memberikan keterangan lebih lanjut secara terbuka kepada publik setelah proses penyelidikan dan pengumpulan alat bukti dianggap cukup dan matang. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo: Jangan Sampai Karhutla Masuk Zona Inti IKN, Minta Helikopter Chinook Diterjunkan
Prabowo Pimpin Ratas Penanganan Bencana, Minta Selalu Siap Hadapi Ancaman Alam
MK Tolak Uji Materi APBN 2026 Soal Keterlibatan Guru Awasi Program MBG
Kejagung Minta Hakim Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Penetapan Tersangka Dinilai Sah
Erupsi Anak Krakatau Sebar Abu Vulkanik, Empat Bandara Ditutup Hingga Sore Ini
Polri Tetapkan 113 Tersangka Karhutla, Riau Catat Jumlah Tertinggi
Vonis Banding Dipangkas, Menteri Pigai Dorong Kasasi Hingga PK Demi Keadilan Andrie Yunus
Hasil Tes CAT PPIH 2027 Dilihat Secara Langsung, BKN: Skor Real-Time Tayang di YouTube
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:27 WIB

Prabowo: Jangan Sampai Karhutla Masuk Zona Inti IKN, Minta Helikopter Chinook Diterjunkan

Senin, 7 September 2026 - 14:32 WIB

Prabowo Pimpin Ratas Penanganan Bencana, Minta Selalu Siap Hadapi Ancaman Alam

Senin, 7 September 2026 - 13:09 WIB

MK Tolak Uji Materi APBN 2026 Soal Keterlibatan Guru Awasi Program MBG

Senin, 7 September 2026 - 12:03 WIB

Erupsi Anak Krakatau Sebar Abu Vulkanik, Empat Bandara Ditutup Hingga Sore Ini

Sabtu, 5 September 2026 - 17:54 WIB

Polri Tetapkan 113 Tersangka Karhutla, Riau Catat Jumlah Tertinggi

Berita Terbaru