Papua Diguncang Gempa Magnitudo 6,0 Siang Ini

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gempa Pegunungan Bintang Papua berkekuatan Magnitudo 6,0. Foto: Ist.

Ilustrasi gempa Pegunungan Bintang Papua berkekuatan Magnitudo 6,0. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Gempa bumi dengan magnitudo 6,0 mengguncang Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada hari Sabtu, 21 Februari 2026. Gempa ini terjadi pada pukul 13.18 WIB dan berpusat pada kedalaman 33 kilometer.

Episentrum Gempa di Tenggara Papua, Data Awal BMKG Dirilis

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa episentrum gempa berada pada koordinat 5.36 Lintang Selatan dan 145.96 Bujur Timur, sekitar 611 kilometer tenggara Pegunungan Bintang, Papua.

“Gempa Mag:6.0, 21-Feb-2026 13:18:44WIB, Lok:5.36LS, 145.96BT (611 km Tenggara PEG-BINTANG-PAPUA), Kedlmn:33 Km,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Meskipun gempa ini cukup kuat, BMKG mengingatkan bahwa informasi awal yang disampaikan masih bersifat sementara. Data dan analisis lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat dan lengkap.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai adanya korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. Pihak berwenang masih terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut.

BACA JUGA:  KUHAP Baru Berlaku, Eks Jaksa Agung: Warga Hadapi Malapetaka

BMKG juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap potensi gempa susulan. Masyarakat di daerah Pegunungan Bintang dan sekitarnya diimbau untuk mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pihak berwenang terkait perkembangan situasi gempa.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/aset-dsi-disita-bareskrim-buru-pemulihan-kerugian/

Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia, terutama di wilayah-wilayah yang terletak di jalur pertemuan lempeng tektonik. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman gempa bumi.

BMKG secara rutin melakukan pemantauan aktivitas gempa bumi di seluruh wilayah Indonesia dan memberikan informasi kepada masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi. Masyarakat dapat mengakses informasi gempa bumi dari BMKG melalui website, aplikasi mobile, media sosial, dan saluran komunikasi lainnya.

BACA JUGA:  Ayah Kandung di Sidoarjo Perkosa Anak 13 Tahun Berulang Kali, Paksa Minum Pil KB

Selain itu, BMKG juga bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi gempa bumi. Upaya-upaya yang dilakukan antara lain adalah memberikan pelatihan dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai tindakan yang harus dilakukan saat terjadi gempa bumi.

Masyarakat juga diimbau untuk membangun rumah atau bangunan yang tahan terhadap gempa bumi. Hal ini dapat dilakukan dengan mengikuti standar konstruksi bangunan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Dengan adanya pengetahuan dan kesiapsiagaan yang baik, diharapkan masyarakat dapat mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh gempa bumi. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Vonis Banding: Ibrahim Arief Diperberat Jadi 5 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp5 Miliar
Sidang Praperadilan Kelima Roy Suryo Ditunda, JPU dan Menkeu Mangkir Tanpa Kabar
Gus Kikin Resmi Ditetapkan Jadi Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026–2031
Warga NU Gelar Mubes, Terbitkan ”Rekomendasi Seblak” buat PB NU
Revisi UU Advokat Fokus Rakernas Peradin 2026: Jaga Independensi dan Jati Diri Profesi
Desil Kesejahteraan BPS Dikritik KSPI: Buruh Bergaji UMR Dihitung Sebagai Kelompok Mampu
KPK Geledah Disdikbud Bogor, Angkut 2 Koper Dokumen Kasus Potong Upah Rp1,5 Miliar
Muktamar ke-35 NU Puncak Hari Ini: Rais Aam dan Ketua Umum PBNU Akan Dipilih
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Vonis Banding: Ibrahim Arief Diperberat Jadi 5 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp5 Miliar

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Sidang Praperadilan Kelima Roy Suryo Ditunda, JPU dan Menkeu Mangkir Tanpa Kabar

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Gus Kikin Resmi Ditetapkan Jadi Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:24 WIB

Warga NU Gelar Mubes, Terbitkan ”Rekomendasi Seblak” buat PB NU

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Revisi UU Advokat Fokus Rakernas Peradin 2026: Jaga Independensi dan Jati Diri Profesi

Berita Terbaru

HUT GKPI Ke-62, Wabup Ariston Ajak Jemaat Perkuat Iman dan Tingkatkan Kontribusi dalam Pembangunan Samosir. (Foto:Ist)

Kabupaten Samosir

HUT GKPI Ke-62, Wabup Ariston Ajak Jemaat Perkuat Iman

Senin, 31 Agu 2026 - 17:31 WIB