Yahukimo-Mediadelegasi: Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 mendalami keterlibatan delapan orang yang telah diamankan karena diduga menjadi bagian dari jaringan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue pimpinan buronan Ronal Heluka. Langkah ini merupakan kelanjutan pengembangan penyidikan pascaoperasi penegakan hukum di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Empat orang berinisial OH, SM, MM, dan LM ditangkap aparat saat operasi di kawasan KM 4 Logpon, Distrik Dekai, Jumat (17/7/2026). Keempatnya kini masih menjalani pemeriksaan intensif untuk memastikan peran nyata serta kedekatan hubungan dengan kelompok bersenjata sasaran operasi.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum merilis status hukum resmi maupun rincian hasil pemeriksaan yang sedang berjalan terhadap keempat tersangka tersebut.
Sebelumnya, Satgas juga telah mengamankan empat orang lain berinisial HH, KG, EH, dan AS yang memiliki keterkaitan dengan kelompok yang sama. Keempat orang ini kini sedang menjalani proses hukum sesuai tahapan yang berlaku.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol Dr Faizal Ramadhani menjelaskan bahwa penyidikan tidak hanya menyasar pelaku langsung di lokasi kejadian, tetapi juga berfokus membongkar jaringan pendukung secara menyeluruh.
“Operasi didasari data dan informasi akurat dari lapangan. Seluruh tindakan dilakukan secara profesional, proporsional, dan taat hukum. Barang bukti menjadi kunci untuk mengungkap jejak seluruh jaringan,” tegas Faizal.
Penyidik kini menelusuri jejak komunikasi, pola pergerakan, dukungan logistik, hingga kemungkinan adanya pihak lain yang membantu aktivitas kelompok bersenjata tersebut.
Dalam operasi di Logpon, petugas juga menyita tujuh unit telepon genggam dan satu perangkat handy talky. Seluruh barang bukti elektronik ini kini sedang dianalisis untuk melacak hubungan antaranggota.
Namun, hasil lengkap analisis data digital tersebut belum dapat disampaikan kepada publik dan masih menjadi bahan pemeriksaan internal penyidik.
Perlu diketahui, operasi di wilayah Logpon juga berakhir dengan tewasnya tiga anggota KKB, yaitu Roni Rubis, Kumis Passae, dan Orgenes Bayage. Aparat menyatakan ketiganya tewas setelah melakukan perlawanan bersenjata.
Polisi menegaskan setiap langkah hukum selanjutnya akan didasarkan pada alat bukti yang sah dan sah. Keterangan para pihak yang diamankan akan dicocokkan dengan data digital, hasil pemeriksaan senjata, serta temuan lain.
Penyidikan pengembangan masih terus berjalan hingga seluruh jaringan pendukung KKB dapat terungkap dan dihadapi ke jalur hukum yang berlaku. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : Ivan
Editor : Alan






