Serapan Anggaran Hanya 60%, Komisi IX DPR Dugaan WTP BGN Hasil Rekayasa

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari dalam ruang rapat Komisi IX DPR, Jakarta, Jumat (17/7/2026). Foto: Ist.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari dalam ruang rapat Komisi IX DPR, Jakarta, Jumat (17/7/2026). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Komisi IX DPR RI secara kompak mengkritisi dan mempertanyakan pemberian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih Badan Gizi Nasional (BGN) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025. Anggota menilai pencapaian tersebut tidak logis dan bertentangan dengan rendahnya penyerapan anggaran lembaga.

Pertanyaan tajam ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat antara Komisi IX DPR bersama pimpinan BGN yang berlangsung pada Jumat (17/7/2026).

Anggota Komisi IX DPR Muazzim Akbar bahkan menuding secara terang-terangan bahwa opini WTP yang disandang BGN kemungkinan besar merupakan hasil rekayasa.

“Perlu pembahasan serius. Mereka klaim dapat WTP, padahal realisasi anggaran rata-rata hanya 59 persen. Bagaimana mungkin WTP tapi serapan rendah? Jangan-jangan WTP-nya dibikin-bikin,” tegas Muazzim dalam rapat.

BACA JUGA:  Ribuan Warga Keracunan Program Makan Bergizi Gratis, BGN Minta Maaf Sambil Menangis

Kritikan senada disampaikan Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini yang juga mempertanyakan dasar hukum maupun teknis pemberian opini tertinggi tersebut kepada BGN.

“Saya pertanyakan lagi, apa sebenarnya dasar BGN diberi WTP? Serapannya saja baru sekitar 60 persen,” ujar Yahya dengan nada heran.

Ia juga mencurigai adanya peniadaan informasi penting, lantaran BGN tidak mencantumkan catatan maupun temuan resmi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam laporannya.

Padahal menurut Yahya, setiap hasil audit BPK lazim menyertakan catatan temuan yang harus ditindaklanjuti. Di laporan BGN, hal ini justru tidak ditemukan.

Yahya menambahkan masih banyak persoalan mendasar yang belum tuntas, seperti kasus pengadaan motor listrik dan sejumlah ketidaksesuaian lainnya.

BACA JUGA:  Kejagung Sita Dokumen dan Barang Elektronik dari 6 Lokasi, Tiga Mantan Petinggi BGN Tersangka Korupsi MBG

Kondisi tersebut dinilai semakin memperkuat dugaan bahwa pemberian WTP tidak didukung fakta di lapangan maupun kinerja keuangan yang sebenarnya.

Komisi IX DPR meminta BGN segera menjelaskan secara rinci alasan ketidaksesuaian ini, serta menyajikan seluruh dokumen audit dan temuan BPK yang sesungguhnya.

Anggota dewan menegaskan transparansi mutlak diperlukan agar penggunaan anggaran negara di BGN dapat dipertanggungjawabkan secara akuntabel kepada masyarakat. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditetapkan Tersangka Pemerasan dan TPPU
Komisi XIII DPR Panggil Ombudsman dan Pengelola Lapas Cibinong soal Dugaan Klaster Mewah
Jaksa Agung Rotasi 16 Pejabat Kejagung, Kajari Jakpus Jaksel Jakut Berganti
Tom Lembong Hadiri Sidang Nadiem: Hakim dan Jaksa Tertekan, Sistem Peradilan Belum Kondusif
KPK Geledah Kanwil BPN Jawa Timur, Temukan Uang di BPN Mojokerto, 8 Tersangka Suap HGB Bogor
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun Penjara di Tingkat Banding Kasus Chromebook
Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Dalami Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
Roy Suryo Ajukan Eksepsi, Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi Dinilai Cacat Hukum
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:01 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditetapkan Tersangka Pemerasan dan TPPU

Jumat, 25 September 2026 - 14:50 WIB

Komisi XIII DPR Panggil Ombudsman dan Pengelola Lapas Cibinong soal Dugaan Klaster Mewah

Jumat, 25 September 2026 - 10:32 WIB

Jaksa Agung Rotasi 16 Pejabat Kejagung, Kajari Jakpus Jaksel Jakut Berganti

Kamis, 24 September 2026 - 16:58 WIB

KPK Geledah Kanwil BPN Jawa Timur, Temukan Uang di BPN Mojokerto, 8 Tersangka Suap HGB Bogor

Kamis, 24 September 2026 - 13:48 WIB

Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun Penjara di Tingkat Banding Kasus Chromebook

Berita Terbaru

Supanji Harahap bersama istrinya Satinem Siregar saat menggiring putrinya Lela Surya Fitri Harahap dalam prosesi nemu tradisi pengantin Jawa, Kamis (24/9), di Dusun Sinarjaya, Binangadua, Silangkitang, Labusel. Foto| maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Harmoni Budaya di Labusel: Saat Pengantin Jawa-Gunungtua Disatukan dalam Prosesi Makkobar

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:00 WIB