Babak Baru Kasus Megakorupsi: Don Ritto Resmi Dilimpahkan ke Kejagung, Seret Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Don Ritto dilimpahkan ke Kejagung dengan tangan terborgol. Foto: Ist.

Don Ritto dilimpahkan ke Kejagung dengan tangan terborgol. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Pengusutan kasus dugaan korupsi, tindak pidana pencucian uang (TPPU), dan suap yang menjerat Don Ritto kini memasuki babak baru. Tersangka utama dalam pusaran perkara rasuah bernilai fantastis ini resmi dilimpahkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Jumat (17/7/2026).

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, Don Ritto keluar dari Rumah Tahanan Polda Metro Jaya sekitar pukul 13.45 WIB. Dengan pengawalan ketat, ia tiba di gedung Kejagung pada pukul 14.15 WIB menggunakan rompi tahanan berwarna oranye serta tangan terborgol.

Langkah kaki Don Ritto tampak tergesa-gesa saat digiring oleh petugas. Saat dicecar berbagai pertanyaan oleh awak media yang telah menunggu sejak pagi, ia memilih bungkam seribu bahasa dan terus berjalan dengan kepala menunduk tanpa memberikan pernyataan sedikit pun.

Kasus yang melilit Don Ritto ini bukanlah perkara biasa. Ia diduga terlibat dalam jaringan korupsi, TPPU, dan penyuapan berskala besar yang mencakup beberapa sektor vital, mulai dari sengketa bisnis batu bara, penyelewengan dana PT ASABRI, hingga masalah internal di PT Krakatau Steel (KS).

BACA JUGA:  Mutasi Besar Kejagung 2026: Muhibuddin Jadi Kajati Sumut, Ini Daftar Lengkap Pejabat yang Dirotasi

Skandal ini kian menarik perhatian publik karena menyeret nama besar di korps adhyaksa. Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri juga telah menetapkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, sebagai tersangka dalam rangkaian kasus yang sama.

Penetapan status tersangka terhadap Febrie Adriansyah dilakukan pasca-dirinya secara resmi mengundurkan diri dari jabatan strategis sebagai Jampidsus. Langkah ini mempertegas komitmen aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas mafia peradilan tanpa pandang bulu.

Untuk menjaga objektivitas, penanganan perkara yang kini dilimpahkan ke Kejagung berjalan di bawah pengawasan ketat. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertindak sebagai supervisor aktif, sementara Komisi III DPR RI turut mengawal jalannya proses hukum melalui pembentukan Panitia Kerja (Panja).

Dalam proses penyidikan intensif sebelumnya, penyidik Kortas Tipikor Polri telah bergerak cepat mengamankan aset. Polisi melakukan penggeledahan di Kafe de’Clan Signature yang berlokasi di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, dan menyita tumpukan barang bukti krusial.

Kepala Kortas Tipikor Polri, Irjen Pol Totok Suharyanto, mengonfirmasi bahwa dari lokasi de’Clan, penyidik menyita berbagai dokumen rahasia serta perangkat elektronik. “Kita telah melakukan penyitaan beberapa dokumen dan beberapa elektronik termasuk handphone,” ujar Totok kepada wartawan.

BACA JUGA:  KPK Periksa Saksi ASN Kemenhub Terkait Korupsi Jalur Kereta Api, Bupati Pati Sudah Jadi Tersangka

Tak main-main, polisi juga menemukan aliran dana tunai dalam berbagai mata uang asing di kafe tersebut. Rinciannya meliputi 3.130.000 dolar Singapura, 889.965 dolar Amerika Serikat, serta uang tunai Rp259.159.000, dengan total nilai konversi mencapai hampir Rp60 miliar.

Selain kafe mewah tersebut, penyidik menyasar Point Money Changer yang diduga kuat menjadi wadah pencucian uang. Dari penggeledahan di sana, polisi menyita sedikitnya 71 item barang bukti serta 16 jenis mata uang asing berbeda dengan taksiran nilai total Rp7,2 miliar.

Proses pelimpahan tahap dua ini menandakan bahwa berkas perkara Don Ritto telah dinyatakan lengkap secara formal. Kejaksaan Agung bersama tim penyidik gabungan kini fokus merampungkan dakwaan guna menyeret para tersangka ke meja hijau demi pertanggungjawaban hukum yang adil. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mutasi Polri November 2026: Kapolri Rotasi 264 Perwira Tinggi dan Menengah
Isu Penyadapan Istana dan Penangkapan Jenderal Polri: Mabes Polri Minta Publik Bersabar
Kabar Penangkapan Jenderal Polri, Kadiv Humas: Masih Dicek, Belum Diklarifikasi
Jimly Asshiddiqie: Pemakzulan Gibran Lewat DPR–MK–MPR, Mundur Sukarela Lebih Cepat
Ketua BEM Trisakti Zahra Nazira Suarakan Tiga Tuntutan, Pemerintah Diminta Jangan Abaikan Rakyat
KPK Tetapkan Dedi Congor Tersangka Baru Suap Bea Cukai, Kasus Cukai Djarum Disorot
Putusan MA soal Gibran Picu Desakan DPR Tinjau Syarat Wakil Presiden
Kasus Suap ATR/BPN: KPK Periksa Dirut PT Kencana Jaya Property Terkait Lahan Bogor
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:12 WIB

Mutasi Polri November 2026: Kapolri Rotasi 264 Perwira Tinggi dan Menengah

Selasa, 3 November 2026 - 16:26 WIB

Isu Penyadapan Istana dan Penangkapan Jenderal Polri: Mabes Polri Minta Publik Bersabar

Selasa, 3 November 2026 - 14:16 WIB

Kabar Penangkapan Jenderal Polri, Kadiv Humas: Masih Dicek, Belum Diklarifikasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Jimly Asshiddiqie: Pemakzulan Gibran Lewat DPR–MK–MPR, Mundur Sukarela Lebih Cepat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua BEM Trisakti Zahra Nazira Suarakan Tiga Tuntutan, Pemerintah Diminta Jangan Abaikan Rakyat

Berita Terbaru

Pengurus BWI Perwakilan Deli Serdang  Periode 2026-2029 usai dilantik Bupati Deli Serdang, Senin (2/11). Foto: dok-bwi-ds

Kabupaten Deli Serdang

BWI Deli Serdang Didorong Kembangkan Wakaf Produktif untuk Kesejahteraan Umat

Selasa, 3 Nov 2026 - 10:26 WIB