Air Mata Ibu Pecah, Pelajar SMA Tewas Ditembak di Tengah Bentrokan Medan Labuhan

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi DA (17), pelajar kelas XII SMA di Medan yang tewas terkena tembakan dalam insiden bentrokan ormas di Medan Labuhan. Kasus penembakan ini telah dilaporkan sang ibu ke Polda Sumut, Rabu (22/7/2026). Foto: IAS

Kondisi DA (17), pelajar kelas XII SMA di Medan yang tewas terkena tembakan dalam insiden bentrokan ormas di Medan Labuhan. Kasus penembakan ini telah dilaporkan sang ibu ke Polda Sumut, Rabu (22/7/2026). Foto: IAS

Medan-Mediadelegasi: Air mata seorang guru sekolah dasar di Kota Medan pecah saat mendatangi Polda Sumatera Utara. Dengan air mata berlinang, ia memohon keadilan agar pelaku penembakan yang merenggut nyawa putra sulungnya segera ditangkap dan diusut tuntas.

Ika Indah Sari (38), seorang ibu yang sehari-hari mengabdi sebagai pendidik, harus menerima kenyataan pahit setelah putra sulungnya, DA (17), pelajar kelas XII SMA, tewas secara tragis akibat luka tembak yang menembus mata kirinya saat terjadi bentrokan antarkelompok organisasi masyarakat di Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan.

Kabar duka tersebut diterima Ika pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, rekan-rekan korban mendatangi rumahnya dengan panik untuk mengabarkan bahwa DA telah dilarikan ke rumah sakit.

Beberapa jam sebelum peristiwa itu terjadi, momen terakhir bersama sang anak masih membekas dalam ingatan Ika. DA sempat menikmati makan malam bersama keluarga di rumah neneknya sekitar pukul 21.30 WIB.

“Sampai di sana saya bilang, ‘Bangunlah, Nak’. Saya kira dia masih ada. Ternyata mereka bilang, ‘Bu, maaf, anak ibu sudah enggak ada’,” kata Ika Indah Sari, ibu korban, Kamis (23/7/2026).

BACA JUGA:  Bika Ambon Narkoba: Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan

Berdasarkan keterangan rekan-rekan korban, malam itu DA dibonceng temannya melintas di kawasan yang menjadi lokasi bentrokan. Mereka kemudian memarkirkan sepeda motor untuk melihat keributan yang sedang terjadi. Tanpa diduga, sebuah peluru mengenai mata kiri korban.

“Informasinya anak saya dibonceng temannya. Motornya diparkir, lalu melihat bentrokan. Tiba-tiba anak saya jatuh karena kena tembak di mata kirinya. Darah langsung bercucuran,” tutur Ika dengan nada tercekat.

Karena situasi di lokasi masih mencekam akibat bentrokan, rekan-rekan korban sempat kebingungan sebelum akhirnya berinisiatif mengevakuasi DA keluar dari lokasi dan membawanya ke Rumah Sakit Delima.

Namun, nyawa pelajar tersebut tidak dapat diselamatkan. Korban mengalami luka berat pada bagian mata dan hidung.

Di balik kepergiannya yang mendadak, DA dikenal sebagai anak yang berbakti. Selama ini ia memilih tinggal bersama neneknya yang telah berusia 81 tahun untuk mendampingi dan merawatnya.

BACA JUGA:  Kapoldasu: Jangan ada Penyimpangan Harga di Pasar

Merasa kematian putranya tidak wajar, Ika didampingi keluarga mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumatera Utara guna membuat laporan resmi dan menuntut proses hukum.

Laporan tersebut teregister dengan Nomor: STTLP/B/1185/VII/2026/SPKT/Polda Sumatera Utara pada Rabu, 22 Juli 2026. Dalam laporan itu, peristiwa tersebut disangkakan melanggar Pasal 458 KUHP subsider Pasal 468 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP mengenai tindak pidana pembunuhan.

Keluarga mendesak Kapolda Sumatera Utara untuk mengusut tuntas kasus tersebut, menangkap pelaku utama, serta membongkar aktor di balik bentrokan maut yang menyebabkan tewasnya DA.

“Saya mau keadilan buat anak saya. Saya tidak mau anak saya mati sia-sia. Tidak ada orang tua yang mau anaknya seperti ini,” pungkas Ika dengan penuh ketegasan di Mapolda Sumut. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : IAS

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mantan Kadis LH Tebing Tinggi Didakwa Korupsi BBM Bersubsidi Rp863 Juta
Kapolres Pelabuhan Belawan Terima Kunjungan PT Pelindo di Polres Pelabuhan Belawan
Dugaan Korupsi Medan Fashion Festival 2024: Eks Kadis Mengaku Ditekan Pimpinan hingga Rugikan Negara Rp1 Miliar
Kapolres Pelabuhan Belawan Lakukan Kunjungan Silaturahmi Ke Wali Kota Medan
Update Ledakan Rumah Mewah Medan Polonia: 1 Meninggal Ditemukan di Kamar Mandi, 2 Korban Masih Tertimbun
Ledakan Dahsyat Guncang Perumahan Elite Medan Polonia, Rumah Mewah Hancur dan 4 Pekerja Tertimbun
Pangdam I/BB Pimpin Sertijab Asops Kasdam I/BB dan Danyonarmed 2/KS serta Tradisi Korps
Polsek Medan Kota Tangkap Pelaku Penggelapan dan Penadah Motor Atlet Renang Disabilitas Sumut
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:24 WIB

Air Mata Ibu Pecah, Pelajar SMA Tewas Ditembak di Tengah Bentrokan Medan Labuhan

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:41 WIB

Mantan Kadis LH Tebing Tinggi Didakwa Korupsi BBM Bersubsidi Rp863 Juta

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:46 WIB

Kapolres Pelabuhan Belawan Terima Kunjungan PT Pelindo di Polres Pelabuhan Belawan

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:10 WIB

Dugaan Korupsi Medan Fashion Festival 2024: Eks Kadis Mengaku Ditekan Pimpinan hingga Rugikan Negara Rp1 Miliar

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:47 WIB

Kapolres Pelabuhan Belawan Lakukan Kunjungan Silaturahmi Ke Wali Kota Medan

Berita Terbaru