Proyek LPJU Kota Medan Rp100 Miliar Lebih Disorot, Empat Kelompok Berebut Jadi Pemenang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tiang LPJU bertenaga surya. Proses pengadaan LPJU Dishub Kota Medan tahun 2026 mendapat sorotan dari kalangan kontraktor hingga didesak untuk dimonitor oleh KPK. Foto: Ist.

Ilustrasi tiang LPJU bertenaga surya. Proses pengadaan LPJU Dishub Kota Medan tahun 2026 mendapat sorotan dari kalangan kontraktor hingga didesak untuk dimonitor oleh KPK. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Proyek pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kota Medan senilai ratusan miliar rupiah hingga saat ini masih bergulir di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan. Pengalokasian anggaran bernilai fantastis ini sejatinya ditujukan agar seluruh penjuru kota tetap terang benderang.

Namun, di balik proses pengadaannya pada tahun 2026, proyek ini memicu riak dan menjadi sorotan tajam di kalangan kontraktor serta penyedia jasa konstruksi. Kabar yang beredar menyebutkan adanya persaingan sengit dari empat kelompok yang saling berebut untuk mengamankan paket pekerjaan tersebut.

Persaingan ini kian memanas lantaran mencuatnya isu keterlibatan seorang pemodal tunggal alias bohir besar di balik layar. Sosok pemodal tersebut disinyalir siap mengucurkan dana dan menyuplai kebutuhan barang kepada siapa saja dari keempat kelompok yang nantinya memenangkan tender.

Seorang kontraktor lokal, Agus, membeberkan dinamika di balik layar pengadaan LPJU saat ditemui di Kilat Kopi, Jalan Garuda, Medan, Jumat (24/7/2026). Ia menyebutkan nama seorang figur yang diduga kuat mengendalikan pasokan material utama dari pabrikan di Tangerang.

BACA JUGA:  Wali Kota Medan Dukung Pembentukan BNN Kota Medan untuk Atasi Permasalahan Narkotika

“Ada seseorang bernama Desmon yang jadi bohir pengadaan LPJU ini. Siapa pun dari empat kelompok yang ditunjuk kepala dinas sebagai pemenangnya, pasti dari si Desmon juga nanti mereka mendapatkan barangnya. Dia ada barang dari pabrikan di Tangerang. Ini yang membuat pengadaan LPJU Kota Medan menjadi panas,” ungkap Agus, Seperti dilansir dari DR Berita.

Agus juga mengklaim bahwa keempat kelompok penyedia yang tengah bersaing tersebut disinyalir memiliki kedekatan dengan lingkaran kekuasaan di Pemerintah Kota Medan. Hal itulah yang disinyalir membuat proses penetapan pemenang tender terkesan alot hingga akhir Juli 2026.

Kondisi persaingan ketat ini dinilai menempatkan Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Irsan Idris Nasution, dalam posisi yang sulit. Jabatan yang diembannya dikabarkan tidak lepas dari dukungan salah satu kelompok yang kini bertarung merebut proyek LPJU.

“Makanya dia pusing ini. Mau ngadu ke mana dia. Kelompok yang bermain pengadaan LPJU ini dari kedua bos Kota Medan. Kalau si Desmon ya tetap aman saja. Siapa pun nanti yang menang dan kerja, tetap ke dia juga nanti mereka melapor modalnya untuk kerja pengadaan lampu,” beber Agus.

BACA JUGA:  Zulham Efendi Minta Pemko Medan Sigapi Teror Buaya Muara di Siombak

Melihat potensi kejanggalan dalam tata kelola pengadaan barang dan jasa ini, kalangan kontraktor mendorong lembaga antirasuah untuk turun tangan melakukan pengawasan ketat sejak dini. Pengawasan dinilai krusial guna mengantisipasi timbulnya praktik tindak pidana korupsi.

“Kita minta KPK memonitor pengadaan LPJU Kota Medan ini. Siapa pun pemenangnya nanti pasti ketahuan aliran dananya ke mana saja. Tak jauh-jauh mereka dari empat kelompok itu,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Irsan Idris Nasution, belum memberikan jawaban maupun respons resmi terkait konfirmasi seputar pengadaan LPJU tersebut.

Publik kini menunggu kepastian transparansi dan akuntabilitas dari Dishub Kota Medan dalam menetapkan pemenang pengadaan lampu jalan agar anggaran daerah bernilai ratusan miliar tersebut benar-benar terealisasi demi kepentingan masyarakat luas. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Alx

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Sekadar Rayakan HUT Golkar, Maruli Siahaan Hadirkan Kepedulian untuk 200 Pejuang Kehidupan di Medan
BPK Bongkar Masalah Beton Lapangan Merdeka Medan, Rp27,83 Miliar Jadi Sorotan
Miliaran Rupiah untuk BBM, BPK Temukan Masalah di Dishub Medan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Zulham Efendi Minta Pemko Medan Sigapi Teror Buaya Muara di Siombak
Pemko Medan Optimalkan Fitur E-Audit Cegah Fraud Pengadaan Barang dan Jasa
Satu Barisan Lawan Narkoba, Golkar Sumut Siap Bersinergi dengan Polda Sumut
HUT ke-62 Golkar: Andar Amin Harahap Pimpin Ziarah di TMP Medan
BMKG: 1.297 Titik Panas Terdeteksi, Sumatera Paling Banyak, Asap Menyebar Luas
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Tak Sekadar Rayakan HUT Golkar, Maruli Siahaan Hadirkan Kepedulian untuk 200 Pejuang Kehidupan di Medan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:40 WIB

BPK Bongkar Masalah Beton Lapangan Merdeka Medan, Rp27,83 Miliar Jadi Sorotan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Miliaran Rupiah untuk BBM, BPK Temukan Masalah di Dishub Medan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Zulham Efendi Minta Pemko Medan Sigapi Teror Buaya Muara di Siombak

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Pemko Medan Optimalkan Fitur E-Audit Cegah Fraud Pengadaan Barang dan Jasa

Berita Terbaru