Antisipasi Dampak Kemarau Panjang, Purwakarta Andalkan Tanam Padi Gowah

- Penulis

Selasa, 22 September 2020 - 01:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:D|Ist

Foto:D|Ist

Purwakarta-Mediadelegasi: Pemerintah Kabupaten Purwakarta mengandalkan Program Tanam Padi gogo sawah (Gowah) untuk mengantisipasi produktivitas pertanian tetap meningkat pada musim kemarau.

Meski biaya produksi tergolong lebih mahal dibandingkan pertanian padi sawah, namun strategi ini dinilai dapat meminimalisir menurunnya produksi padi di saat musim kering berkepanjangan.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Agus Rachlan Suherlan menuturkan, program tanam padi gowah merupakan andalan Purwakarta, agar hasil produksi petani tidak terjun bebas di saat musim kemarau panjang melanda.

“Program gowah mulai digulirkan tahun 2019 lalu, diterapkan karena pada saat itu musim kemaraunya cukup panjang. Sehingga, pemerintah berupaya membuat terobosan untuk mengantisipasi dampak dari kondisi tersebut,” jelasnya.

BACA JUGA:  Upaya Pulihkan Ekonomi Korban PHK, Pemkab Gandeng SPSI Beri Pelatihan Kerja

Menurutnya, ada enam titik demplot gowah yang tersebar di sejumlah kecamatan, ada plus dan minusnya. Plusnya, sambung dia, padi yang biasa ditanam di lahan darat, namun tahun lalu terpaksa ditanam di sawah. “Meskipun kemarau, tiada sawah yang tidak produktif.

Produktivitasnya sama seperti padi sawah pada umumnya, mencapai 6,2 ton per hektare,” kata Agus di Purwakarta, Senin (21/9).

Sementara minusnya, lanjut dia, biaya produksi padi gowah jauh lebih besar. “Petani harus rajin menyirami tanaman padinya menggunakan pompanisasi. Selain itu, dibutuhkan tenaga kerja yang lebih banyak,” ujarnya.

Ia menambahkan padi ini juga ditanam dengan cara ditugal, masa tanam sampai panennya lebih lama ketimbang padi sawah pada umumnya.

BACA JUGA:  Pasar Tradisional Gedebage Abaikan Masker

“Biasanya padi sawah ditanam sekitar 3 bulan 10 hari. Tapi, padi gowah bisa lebih dari empat bulan. Jadi, padinya lebih lama tinggal di areal sawah,” pungkasnya.

Agus mengungkapkan program tanam padi gowah tahun ini tidak ada, karena musim kemarau sifatnya basah. “Masih ada hujan turun meskipun saat memasuki puncak kemarau, jadi tanaman padi cenderung aman. Tidak khawatir mengalami kekeringan, gagal tanam, gagal panen bahkan puso,” terangnya.

Tanam padi gowah, menurut agus, hanya digulirkan ketika kondisi musim kemarau panjang terjadi hingga dinilai benar-benar rawan. “Kalau untuk tahun ini, kami bisa bernafas lega, karena belum ada laporan sawah kekeringan,” tutupnya. D|Jbr-75

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Selidiki Tukar Valas Miliaran Rupiah Ridwan Kamil
Ridwan Kamil Hormati Keputusan Atalia Untuk Berpisah
Bareskrim Ungkap Kasus Judi Online Internasional, 20 Tersangka Diamankan dari Jakarta hingga Jatim – 112 Rekening Diblokir
Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Sita Aset Ridwan Kamil, Diduga Terima Aliran Dana Rp 200 Miliar
Lisa Mariana Jadi Tersangka Video Porno, Polisi: Unsur Penyidikan Sudah Terpenuhi
Kasus Bank BJB Memanas, Ridwan Kamil Dipanggil KPK
Wakil walikota Bandung Akui Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi, Bantah Kena OTT
Gibran Rakabuming Raka Mengunjungi SBY di Hari Ulang Tahunnya yang ke-76

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:53 WIB

KPK Selidiki Tukar Valas Miliaran Rupiah Ridwan Kamil

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:43 WIB

Ridwan Kamil Hormati Keputusan Atalia Untuk Berpisah

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:32 WIB

Bareskrim Ungkap Kasus Judi Online Internasional, 20 Tersangka Diamankan dari Jakarta hingga Jatim – 112 Rekening Diblokir

Kamis, 18 Desember 2025 - 00:20 WIB

Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Sita Aset Ridwan Kamil, Diduga Terima Aliran Dana Rp 200 Miliar

Kamis, 4 Desember 2025 - 15:50 WIB

Lisa Mariana Jadi Tersangka Video Porno, Polisi: Unsur Penyidikan Sudah Terpenuhi

Berita Terbaru