Roy Suryo Minta Silfester Matutina & Jokowi Dihadirkan ke Sidang Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Roy Suryo dan Silfester Matutina. Foto: Ist.

Roy Suryo dan Silfester Matutina. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Terdakwa Roy Suryo mengajukan permohonan resmi kepada majelis hakim agar Jaksa Penuntut Umum menghadirkan Silfester Matutina dan mantan Presiden Joko Widodo sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik terkait ijazah Jokowi. Permintaan itu disampaikan saat pemeriksaan saksi Lechumanan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (28/10/2026).

Roy memulai dengan menanyakan siapa saja narasumber yang tampil dalam sebuah program acara televisi nasional yang juga dihadiri Lechumanan. Ia kemudian menyebutkan nama Silfester Matutina.

“Atau supaya tidak terlalu lama, saya sebutkan saja, boleh?” tanya Roy.

“Iya, boleh, boleh,” jawab Lechumanan.

“Namanya adalah Silfester Matutina. Betul?” tanya Roy memastikan.

“Ya,” akui Lechumanan.

BACA JUGA:  Jokowi Ke Medan

Karena Silfester Matutina tercatat hadir dalam program tersebut sekaligus masuk dalam daftar saksi versi JPU di Berita Acara Pemeriksaan nomor 10, Roy meminta hakim memerintahkan jaksa untuk memanggilnya ke ruang sidang.

“Izin Yang Mulia, karena yang bersangkutan ada di situ dan dia hadir, mohon hakim memerintahkan kepada jaksa permohonan saya agar Silfester Matutina harus dihadirkan di persidangan. Silfester Matutina itu ada di nomor saksi nomor 10,” ucap Roy.

Hakim Ketua Christina Endarwati menanggapi permohonan tersebut dan meminta JPU memperhatikan usulan itu. Roy kemudian menambahkan permintaan lain yang tak kalah penting.

“Betul. Selain tentunya yang nomor satu, Yang Mulia, yang tadi sudah diminta. Ya, selain Joko Widodo. Terima kasih, saya tidak akan mengulangi,” tegas Roy.

BACA JUGA:  Gunung Dukono Erupsi, Abu Vulkanis Muntah Setinggi 1.400 Meter

Dengan demikian, Roy meminta dua pihak penting dihadirkan: Silfester Matutina yang tercatat dalam daftar saksi jaksa, serta Jokowi selaku pelapor dalam perkara ini. Hingga saat ini, JPU belum memberikan kepastian waktu pemanggilan kedua pihak tersebut. Persidangan akan melanjutkan pembuktian menunggu tanggapan jaksa serta putusan hakim atas permohonan tersebut. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tewas di Hari Pertama Bertugas, WNI Muhammad Taufiq Gugur di Donetsk Jadi Tentara Rusia
Bareskrim Tetapkan 245 Orang & 20 Korporasi Tersangka Karhutla, 23 Izin Usaha Dicabut
61 Titik Aksi Demo Kamis di Jakarta, Polda Metro Jaya: 17 Kegiatan Lain Juga Berlangsung
Tangkap 19 Orang di Demo Bundaran HI, Polda Metro Jaya Sita Sajam, Petasan & 12 Kaleng Cat
Rupiah Anjlok ke Rp18.184 per Dolar AS, Tekanan Harga Minyak & Ketidakpastian The Fed Memperberat
Jokowi Dijadwalkan Hadir 5 November di Sidang Roy Suryo & Dokter Tifa, Jam Terpisah
KPK Periksa Agus Riyanto & 3 Saksi Lain Kasus Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, 5 Tersangka Ditetapkan
Refly Harun Cecar Lechumanan: Penggerudukan Solo Lebih Awal dari Pernyataan Roy Suryo, Tak Logis Dihasut
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Tewas di Hari Pertama Bertugas, WNI Muhammad Taufiq Gugur di Donetsk Jadi Tentara Rusia

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Bareskrim Tetapkan 245 Orang & 20 Korporasi Tersangka Karhutla, 23 Izin Usaha Dicabut

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:11 WIB

61 Titik Aksi Demo Kamis di Jakarta, Polda Metro Jaya: 17 Kegiatan Lain Juga Berlangsung

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Tangkap 19 Orang di Demo Bundaran HI, Polda Metro Jaya Sita Sajam, Petasan & 12 Kaleng Cat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Rupiah Anjlok ke Rp18.184 per Dolar AS, Tekanan Harga Minyak & Ketidakpastian The Fed Memperberat

Berita Terbaru