Akses Internet Gratis 100 Mbps untuk Sekolah Rakyat: Langkah Pemerintah Wujudkan Pendidikan Berkualitas

- Penulis

Kamis, 10 Juli 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akses Internet Gratis 100 Mbps untuk Sekolah Rakyat. (Foto : Ist.)

Akses Internet Gratis 100 Mbps untuk Sekolah Rakyat. (Foto : Ist.)

Jakarta-Mediadelegasi : Pemerintah Indonesia meluncurkan inisiatif ambisius untuk menjembatani kesenjangan digital dan meningkatkan akses pendidikan melalui Program Sekolah Rakyat. Program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan untuk memutus mata rantai kemiskinan dengan menyediakan pendidikan berkualitas bagi masyarakat kurang mampu. Salah satu pilar penting dari program ini adalah penyediaan akses internet berkecepatan tinggi secara gratis.

 

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Meutya Hafid menegaskan komitmen pemerintah untuk menyediakan koneksi internet hingga 100 Mbps di seluruh Sekolah Rakyat. Langkah ini merupakan bagian integral dari transformasi digital nasional dan upaya untuk memastikan setiap anak Indonesia, terutama dari keluarga kurang mampu, memiliki akses ke pendidikan berbasis teknologi.

 

Sebagai tahap awal, dua Sekolah Rakyat Menengah Atas (SMA) telah terhubung dengan internet berkecepatan tinggi: SMA 19 di Kabupaten Bantul dan SMA 20 di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). SMA Bantul menerima koneksi 100 Mbps untuk mendukung pembelajaran 75 siswa, sementara SMA Sleman mendapatkan koneksi 200 Mbps untuk melayani 200 siswa dari lima kabupaten/kota di DIY.

 

Suksesnya uji coba di Yogyakarta menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan visi tersebut. Keberhasilan ini akan menjadi acuan untuk perluasan program ke seluruh Indonesia. Rencananya, sebanyak 200 Sekolah Rakyat akan mendapatkan akses internet berkecepatan tinggi dalam waktu dekat.

 

Pembiayaan program internet gratis ini berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos), sementara Kementerian Kominfo bertanggung jawab atas penyediaan dan pengelolaan infrastruktur layanan internet di lokasi Sekolah Rakyat. Kerja sama antar kementerian ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam mendukung terwujudnya program Sekolah Rakyat.

 

Sekolah Rakyat sendiri direncanakan akan mulai beroperasi pada bulan Agustus hingga September 2025. Program ini memanfaatkan Balai Latihan Kerja (BLK) milik Kementerian Ketenagakerjaan dan pemerintah daerah sebagai lokasi sekolah. Gedung-gedung BLK tersebut akan direnovasi dan dikembalikan dalam kondisi layak guna kepada pemerintah daerah setelah masa pinjam pakai selama satu tahun.

 

Konsep Sekolah Rakyat terinspirasi oleh SMA Taruna Nusantara, yang menyediakan pendidikan lengkap dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga SMA dengan fasilitas lengkap yang dibiayai sepenuhnya oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sekolah Rakyat akan mengikuti model yang sama, menyediakan pendidikan SD, SMP, dan SMA dalam satu lokasi.

 

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan generasi muda Indonesia untuk menghadapi tantangan di era digital. Akses internet berkecepatan tinggi akan memfasilitasi pembelajaran online, akses informasi, dan pengembangan keterampilan digital bagi siswa.

 

Pemerintah optimistis bahwa Program Sekolah Rakyat, dengan dukungan internet cepat, akan menjadi katalis perubahan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di daerah terpencil dan kurang mampu. Program ini merupakan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas dan kompetitif.

 

Ke depan, pemerintah akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program ini untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutannya. Umpan balik dari masyarakat dan para guru akan menjadi pertimbangan penting dalam pengembangan program selanjutnya.

 

Program Sekolah Rakyat merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia. Inisiatif ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan pendidikan dan membuka peluang yang lebih luas bagi anak-anak Indonesia untuk meraih masa depan yang lebih cerah.

 

Dengan akses internet berkecepatan tinggi, Sekolah Rakyat tidak hanya akan menjadi pusat pendidikan, tetapi juga pusat pengembangan teknologi dan informasi bagi masyarakat sekitar. Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemajuan di daerah-daerah terpencil.

 

Keberhasilan Program Sekolah Rakyat akan menjadi tolok ukur keberhasilan pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia maju dan sejahtera. Program ini merupakan investasi strategis untuk membangun generasi emas Indonesia yang mampu bersaing di kancah global. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
BACA JUGA:  Waspada Korupsi Sekolah Rakyat, KPK Sorot Rawan Pengadaan Barang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru