“Generasi muda jangan sampai kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan maupun pembinaan yang baik,” ucap purnawirawan Kombes Polisi ini.
Lebih lanjut bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) yang pernah mengabdi puluhan tahun sebagai anggota Polri itu, menilai bahwa angka pengangguran yang terus bertambah merupakan salah satu masalah mendesak yang harus segera dipecahkan, karena dampaknya sangat berbahaya bagi tatanan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Ditambahkannya, berbagai kasus kejahatan seperti aksi begal di jalanan dan penyalahugunaan narkoba di sejumlah daerah termasuk Kota Medan salah satu faktor penyebabnya tidak dapat dipisahkan dengan masalah pengangguran.
Selain itu, kata dia, ditambah lagi dengan lemahnya pengawasan masyarakat serta lemahnya penegakan hukum, dan terbatasnya lapangan kerja untuk lapisan masyarakat bawah.
Maruli mengemukakan bahwa tingkat pendidikan rendah menjadi salah satu tantangan dalam penurunan angka pengangguran terbuka.
Mengingat kompleksnya masalah ini, menurut tokoh masyarakat Sumut ini, upaya pemecahannya pun tidak sebatas pada kebijakan sektor pendidikan saja, melainkan harus bersifat multidimensional. D|Red-04