Bank Indonesia (BI) Memberikan Sinyal Kuat untuk Memangkas Suku Bunga Acuan

- Penulis

Selasa, 29 Juli 2025 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo buka peluang untuk memangkas suku bunga. (foto: ist)

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo buka peluang untuk memangkas suku bunga. (foto: ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Bank Indonesia (BI) memberikan sinyal kuat untuk memangkas suku bunga acuan (BI-Rate) di tahun ini. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika ekonomi global dan domestik. Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan bahwa ada beberapa alasan utama yang mendasari potensi penurunan suku bunga lebih lanjut.

Menurut Perry, inflasi yang rendah menjadi salah satu alasan utama untuk penurunan suku bunga. Ia memproyeksikan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) akhir tahun ini akan berada di 2,5 persen, dengan inflasi inti 2,4 persen.

Perry juga menyatakan bahwa prakiraan inflasi untuk tahun depan juga rendah. Hal ini memberikan ruang bagi BI untuk menurunkan suku bunga lebih lanjut. Inflasi yang rendah memungkinkan BI untuk lebih fokus pada pertumbuhan ekonomi.

Kebutuhan untuk membalikkan ekspektasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi juga menjadi alasan penting bagi BI untuk menurunkan suku bunga. Perry menyatakan bahwa penurunan suku bunga dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan membalikkan ekspektasi masyarakat.

Faktor ketiga yang menjadi pertimbangan adalah stabilitas nilai tukar rupiah. BI perlu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah untuk memastikan bahwa penurunan suku bunga tidak berdampak negatif pada perekonomian.

BACA JUGA:  Huawei MatePad 12X PaperMatte Edition: Tablet Kelas Atas untuk Produktivitas

Meskipun begitu, Perry belum dapat memastikan kapan penurunan suku bunga tersebut akan terjadi. Ia menyatakan bahwa keputusan akan sangat bergantung pada perkembangan kondisi ekonomi ke depan.

Perry juga mengindikasikan bahwa arah kebijakan moneter sudah jelas, yaitu menurunkan suku bunga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, waktu dan besarnya penurunan suku bunga masih belum dapat dipastikan.

BI akan terus memantau perkembangan ekonomi global dan domestik untuk menentukan waktu yang tepat untuk menurunkan suku bunga. Perry menyatakan bahwa BI akan sangat selektif dalam mengambil keputusan untuk menurunkan suku bunga.

Dengan inflasi yang rendah dan pertumbuhan ekonomi yang masih lemah, BI memiliki ruang untuk menurunkan suku bunga lebih lanjut. Namun, BI perlu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memastikan bahwa penurunan suku bunga tidak berdampak negatif pada perekonomian.

Perry menyatakan bahwa BI akan terus berkomunikasi dengan stakeholders untuk memastikan bahwa kebijakan moneter yang diambil dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan stabilitas keuangan.

BACA JUGA:  Bank Indonesia Luncurkan Payment ID, Revolusi Sistem Transaksi Keuangan Indonesia

BI berharap bahwa penurunan suku bunga dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan membalikkan ekspektasi masyarakat. Namun, BI perlu memastikan bahwa penurunan suku bunga tidak berdampak negatif pada inflasi dan stabilitas keuangan.

Dengan demikian, BI akan terus memantau perkembangan ekonomi dan mengambil keputusan yang tepat untuk menurunkan suku bunga. Perry menyatakan bahwa BI akan sangat selektif dalam mengambil keputusan untuk menurunkan suku bunga.

Perry juga menyatakan bahwa BI akan terus menjaga stabilitas sistem keuangan dan memastikan bahwa kebijakan moneter yang diambil dapat mendukung pertumbuhan ekonomi. Dengan inflasi yang rendah dan pertumbuhan ekonomi yang masih lemah, BI memiliki ruang untuk menurunkan suku bunga lebih lanjut.

BI akan terus memantau perkembangan ekonomi global dan domestik untuk menentukan waktu yang tepat untuk menurunkan suku bunga. Dengan demikian, BI dapat memastikan bahwa kebijakan moneter yang diambil dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan stabilitas keuangan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru

Anggota DPR RI Komisi XIII Dr Maruli Siahaan SH MH menyerahkan bantuan berupa semen untuk pembangunan  HKBP Nazareth Pancurbatu, Rabu (24/6).(ist)

Kabupaten Deli Serdang

Demi Rumah Tuhan, Maruli Siahaan Salurkan Bantuan 100 Sak Semen

Kamis, 25 Jun 2026 - 11:02 WIB