Bantuan Malaysia untuk Banjir Aceh: Tanggapan Tito Karnavian Disorot Media Asing dan Dikecam Netizen

- Penulis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Publik Malaysia dan Media Asing Kecam Pernyataan Mendagri Tito Karnavian soal Bantuan Bencana(Foto:Ist)

Publik Malaysia dan Media Asing Kecam Pernyataan Mendagri Tito Karnavian soal Bantuan Bencana(Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Komentar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian terkait bantuan dari Malaysia untuk korban banjir di Aceh menuai reaksi keras dari netizen Malaysia dan sorotan dari media asing. Pernyataan Tito dinilai meremehkan bantuan yang diberikan oleh negara tetangga tersebut.

Dalam sebuah podcast berjudul “Suara Lokal Mengglobal” yang tayang pada Sabtu (13/12/2025), Tito Karnavian menyebutkan bahwa bantuan medis yang dikirimkan Malaysia untuk korban banjir di Aceh nilainya kurang dari Rp1 miliar. Ia menilai jumlah tersebut tidak seberapa dibandingkan dengan sumber daya penanggulangan bencana yang dimiliki Indonesia.

Tito juga mengatakan bahwa seharusnya tidak perlu ada narasi yang menyebutkan dibutuhkannya bantuan dari negara lain terkait banjir di Aceh. Pernyataan inilah yang kemudian memicu kemarahan netizen Malaysia.

Media Singapura, Mothership, pada Selasa (16/12/2025), menyoroti reaksi netizen Malaysia terhadap pernyataan Tito Karnavian. “Komentarnya telah menciptakan reaksi negatif dari warga Malaysia di dunia maya, yang mengecam kurangnya apresiasinya terhadap sebagian besar donasi pribadi dari individu-individu Malaysia,” tulis Mothership.

BACA JUGA:  Dua Menteri Tinjau Layanan PBG di Medan, Bobby Nasution Kawal Program Perumahan Prabowo di Sumut

Media Hong Kong, South China Morning Post, juga menggambarkan kemarahan rakyat Malaysia atas pernyataan Tito Karnavian. “Warga Malaysia marah usai Menteri Indonesia sepelekan bantuan banjir,” tulis South China Morning Post. Media tersebut juga mengutip reaksi warga Malaysia yang meminta Tito Karnavian untuk mengucapkan terima kasih.

Media Malaysia, The Rakyat Post, mengungkapkan bahwa banyak netizen Indonesia yang menyesalkan pernyataan Tito Karnavian. “Sejumlah warga Indonesia merasa malu dan meminta maaf kepada warga Malaysia atas pernyataannya. Mereka berterima kasih kepada Malaysia karena memberikan bantuan yang mereka perlukan,” tulis The Rakyat Post.

Reaksi keras dari netizen Malaysia dan sorotan media asing ini menunjukkan bahwa pernyataan Tito Karnavian dianggap tidak pantas dan merusak hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia. Bantuan yang diberikan oleh Malaysia, sekecil apapun, seharusnya dihargai sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.

Bencana banjir yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara telah menewaskan lebih dari 1.000 orang. Bantuan dari berbagai pihak, termasuk Malaysia, sangat dibutuhkan untuk meringankan beban para korban dan mempercepat proses pemulihan.

BACA JUGA:  Putra Khadafi Dibunuh di Zintan, dalam Serangan Mematikan

Namun, hingga kini Presiden Prabowo Subianto belum menetapkan bencana banjir Sumatera sebagai Bencana Nasional. Pemerintah juga masih bersikeras bahwa bantuan dari luar negeri belum diperlukan.

Sikap pemerintah yang terkesan meremehkan bantuan dari negara lain ini menuai kritik dari berbagai pihak. Banyak yang menilai bahwa pemerintah seharusnya lebih terbuka terhadap bantuan internasional dan fokus pada upaya penanggulangan bencana yang efektif.

Pernyataan Tito Karnavian dan sikap pemerintah yang kurang apresiatif terhadap bantuan dari negara lain ini menjadi catatan penting dalam penanganan bencana di Indonesia. Pemerintah perlu belajar untuk lebih menghargai bantuan dari pihak manapun dan fokus pada upaya penanggulangan bencana yang lebih baik.

Ke depan, diharapkan pemerintah dapat menjalin komunikasi yang lebih baik dengan negara-negara tetangga dan menjunjung tinggi nilai-nilai solidaritas dan kemanusiaan dalam menghadapi bencana.D|Red.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PM Malaysia Anwar Ibrahim Kecam Keras Tindakan Israel Terhadap Armada Bantuan Gaza: Pelanggaran Hukum Internasional
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius: Pasien Wajib Isolasi 42 Hari, 3 Orang Meninggal
Ledakan dan Kebakaran Hebat Melanda Kilang Minyak Chalmette Louisiana, Tidak Ada Korban Jiwa
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar: AS Tetapkan Status Darurat Level 3, Risiko Penyebaran Masih Rendah
Jerman Desak Iran Buka Selat Hormuz dan Hentikan Program Nuklir
Aktor Park Dong Bin Meninggal Dunia, Sosok di Balik Viral ‘Meme Jus’
Hukuman Diperberat, Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Divonis 7 Tahun Penjara
Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang Gegara Dukung Iran Lawan AS dan Israel

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:13 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius: Pasien Wajib Isolasi 42 Hari, 3 Orang Meninggal

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:19 WIB

Ledakan dan Kebakaran Hebat Melanda Kilang Minyak Chalmette Louisiana, Tidak Ada Korban Jiwa

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:05 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar: AS Tetapkan Status Darurat Level 3, Risiko Penyebaran Masih Rendah

Senin, 4 Mei 2026 - 13:04 WIB

Jerman Desak Iran Buka Selat Hormuz dan Hentikan Program Nuklir

Kamis, 30 April 2026 - 14:12 WIB

Aktor Park Dong Bin Meninggal Dunia, Sosok di Balik Viral ‘Meme Jus’

Berita Terbaru