Belawan Menyelamatkan Anak dari Ancaman Putus Sekolah Diluncurkan

Rabu, 22 Desember 2021 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berfoto bersama usai peluncuran Buku

Berfoto bersama usai peluncuran Buku "Belawan, Menyelamatkan Anak dari Ancaman Putus Sekolah" digelar di Kafe Seafood Bang Tamrin, Belawan, Medan, Selasa (21/12). Foto: D|Ist

Buku, Belawan, menyelamatkan anak dari Ancaman Putus Sekolah dipublikasikan oleh Gugah Nurani Indonesia (GNI). Ditulis dengan gaya bertutur, buku ini membawa pembaca pada kisah-kisah dramatis soal anak-anak remaja yang terpaksa menjadi orang tua di masa belia.

Mereka hidup dalam berbagai penderitaan sebagai impas dari perkawinan yang di dalamnya mereka belum memiliki kemandirian baik secara ekonomi, sosial dan emosional. 

Bahkan, buku ini juga mengungkap fakta bagaimana putus sekolah melahirkan perkawinan anak, dan perkawinan anak berujung cerai dan kawin lagi. Kawin cerai itu kemudian menciptakan kemiskinan baru dan keluarga-keluarga baru yang berpotensi juga rentan gagal. 

Buku ini juga dilengkapi dengan analisis dan pendapat dari sejumlah ahli, seperti ahli kandungan dokter Binarwan Halim, psikolog Irna Minauli, psikiater Wijaya Taufik dan Dosen Antropologi Unimed Rosmaradana.

BACA JUGA:  Perlu Kewaspadaan Dini Segala Bentuk Permasalahan di Masyarakat

Meski diawali dengan kisah-kisah dramatis yang menggambarkan dampak negatif dari putus sekolah, penulis buku ini juga memberi sajian baru yaitu menyisipkan ide pengharapan.

Dalam paparannya, Baringin Lumbangaol menceritakan, bagaimana perjuangan sejumlah sosok hebat dari daerah kumuh di Belawan, yang kemudian tampil menjulang dalam kiprahnya di berbagai bidang, seperti Dede Atika, perawat yang turut berjuang melawan pandemi Covid-19 di Rumah Sakit Wisma Atlet, Alfi Musaitir yang bisa mengejar impiannya sekolah pelayaran di Politeknik Pelayaran Malahayati, Aceh atau Muhammad Andre yang rajin memulung untuk membiayai pendidikannya agar kelak bisa jadi pilot. 

Melalui buku ini, penulis juga mengulas sepak terjang GNI dalam penguatan pemberdayaan masyarakat di Belawan. Hadirnya Kelompok Gempita (Gerakan Masyarakat Pintar) Belawan, binaan GNI telah membawa banyak perubahan signifikan. Diantaranya, masyarakat mulai terlibat koperasi, bank sampah, adanya satgas antianak putus sekolah, layanan pangan online dan penguatan ketahanan pangan melalui budidaya lele dalam ember. “Semua upaya itu dilakukan dalam rangka mencegah anak putus sekolah,” terang Dedy. 

BACA JUGA:  Pusdikra Minta Gubernur Evaluasi Total Disdik

Sarah Emma Bangun, perwakilan Dinas Perpustakaan Kota Medan menyambut baik kerja sama dengan GNI ini. Dan tahun depan (2022), katanya, pihaknya akan kembali mengaktifkan  penggunaan mobil perpustakaan keliling.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru