Belawan Menyelamatkan Anak dari Ancaman Putus Sekolah Diluncurkan

Rabu, 22 Desember 2021 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berfoto bersama usai peluncuran Buku

Berfoto bersama usai peluncuran Buku "Belawan, Menyelamatkan Anak dari Ancaman Putus Sekolah" digelar di Kafe Seafood Bang Tamrin, Belawan, Medan, Selasa (21/12). Foto: D|Ist

“Kami sempat nonaktif karena pandemi Covid-19. Tapi tahun depan, akan kembali kami aktifkan. Silakan buat usulan, nanti kami bisa kunjungi sekolah-sekolah, agar anak-anak bisa membaca beragam buku,” terang Sarah. 

Sementara, Vindika, perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Medan menyebut, bahwa persoalan sosial ini sudah bertahun-tahun terjadi tetapi tidak kunjung bisa dituntaskan. Namun DP3APM bersedia bekerja sama dan akan merangkul semua pihak untuk turut terlibat menyelamatkan anak dari angka putus sekolah. 

Lurah Belawan 2 Yose Ferry juga menuturkan bahwa di wilayah kerjanya terdapat sedikitnya 4.000 warga miskin yang tentu saja menyumbang tingginya angka anak putus sekolah. Ferry mengatakan kolaborasi dengan GNI penting sekali diteruskan untuk menggiatkan edukasi dan pemberdayaan masyarakat. “Kami mendukung apa yang dikerjakan GNI. Kami dari kelurahan akan terus mendukung upaya-upaya yang dikerjakan GNI,” sebutnya. 

BACA JUGA:  Buku "Tarombo Raja Sitempang Anak Ni Raja Nai Ambaton" Diluncurkan

Project Manajer GNI Medan Deliserdang Anwar Suhut mengatakan, perlu ada dukungan yang lebih konkret dari berbagai pihak, utamanya stakeholder dalam rangka upaya menyelamatkan anak dari persoalan-persoalan sosial seperti narkoba, tawuran, perkawinan anak dan bajing loncat di Belawan. “Di tahun mendatang, GNI akan menguatkan kerja sama dengan seluruh stake holder untuk mencegah anak putus sekolah,” imbuhnya.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Taput Fendiv Lumbantobing mengapresiasi pembuatan buku tentang anak-anak Belawan ini. Fendiv melihat, persoalan sosial ini bukan hanya terjadi di Belawan tetapi juga di daerah-daerah, termasuk daerah yang saat ini sedang serius mengembangkan sektor pariwisatanya, seperti daerah di kawasan Danau Toba yang kini membuka diri pada dunia luas, juga berpotensi mengalami masalah sosial.

BACA JUGA:  Lomba Festival Daring Desa Helvetia Berlangsung Sukses

“Kami KPAID Taput ingin menerapkan apa yang dikerjakan GNI ini, agar hal-hal seperti yang dialami anak-anak Belawan ini tidak terjadi di Taput,” pungkasnya.

Peluncuran buku Belawan, menyelamatkan anak dari Ancaman Putus Sekolah diikuti berbagai pemangku kepentingan. Acara ini dirangkai dengan Rapat Pemangku Kebijakan (stake holder) 2021. Rapat ini diinisiai oleh GNI untuk membangun sinergi dengan seluruh stakeholder agar bergandengan tangan memajukan mutu pendidikan anak dan pengembangan ekonomi masyarakat Belawan. DlMed-101

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru