BNI Internet Banking Ditutup Bertahap Mulai April 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BNI Internet Banking. Foto: Ist.

BNI Internet Banking. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Layanan BNI Internet Banking akan dihentikan secara bertahap mulai 21 April 2026 sebagai bagian dari strategi transformasi digital yang dijalankan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kebijakan ini menandai perubahan besar dalam layanan perbankan digital BNI yang selama ini banyak digunakan oleh nasabah.

BNI Internet Banking Diganti Platform Digital Terintegrasi

Langkah penghentian layanan ini dilakukan untuk mendorong nasabah beralih ke platform digital yang lebih modern dan terintegrasi. BNI menilai kebutuhan nasabah saat ini telah berubah, sehingga diperlukan inovasi layanan yang lebih praktis dan efisien.

Dalam keterangannya, pihak BNI menyebutkan bahwa transformasi digital menjadi fokus utama perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan. Penutupan Internet Banking dilakukan secara bertahap guna memberikan waktu adaptasi bagi seluruh pengguna.

“Seiring dengan komitmen BNI dalam menghadirkan layanan digital yang lebih terintegrasi, andal dan sesuai dengan kebutuhan nasabah, bersama ini kami informasikan bahwa mulai dari 21 April 2026 akses layanan Internet Banking akan ditutup secara bertahap,” tulis laman BNI dikutip pada Minggu (22/3/2026)..

Sebagai pengganti utama, nasabah individu diarahkan untuk menggunakan aplikasi wondr by BNI yang dirancang khusus untuk perangkat seluler. Aplikasi ini menawarkan kemudahan akses layanan perbankan dalam satu genggaman.

BACA JUGA:  Juda Agung Resmi Jadi Wamenkeu, Dilantik Prabowo

Melalui wondr by BNI, pengguna dapat menikmati berbagai fitur unggulan yang mencakup transaksi harian, pemantauan keuangan, hingga perencanaan investasi. Konsep ini dikenal dengan tiga dimensi layanan, yaitu transaksi, insight, dan growth.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/sekda-medan-disiapkan-lewat-sistem-manajemen-bakat

Selain itu, aplikasi tersebut juga dilengkapi dengan teknologi keamanan yang lebih canggih, seperti login biometrik dan PIN yang terintegrasi langsung pada perangkat pengguna. Hal ini dinilai lebih aman dibandingkan sistem lama yang mengandalkan password dan captcha.

Sementara itu, untuk nasabah bisnis, BNI menghadirkan layanan BNIdirect sebagai solusi digital terpadu. Platform ini memungkinkan pengelolaan keuangan usaha secara real-time dan efisien.

BNIdirect menyediakan berbagai fitur penting, seperti transfer instan, otorisasi transaksi dalam satu sistem, serta laporan keuangan yang dapat diakses kapan saja. Layanan ini ditujukan untuk mendukung operasional bisnis secara lebih modern.

Perubahan ini juga menunjukkan pergeseran dari layanan berbasis desktop ke layanan berbasis mobile yang lebih fleksibel. Nasabah kini dapat melakukan transaksi tanpa harus bergantung pada komputer atau laptop.

BACA JUGA:  Kabut Asap Karhutla Melanda Pekanbaru, Siswa PAUD–SMP Belajar Daring Senin

Meski demikian, BNI mengingatkan nasabah agar tetap berhati-hati terhadap potensi kejahatan digital yang dapat muncul selama masa transisi. Peningkatan aktivitas digital seringkali diikuti oleh risiko penipuan yang perlu diwaspadai.

Pihak bank menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta data pribadi seperti OTP, PIN, password, maupun kode keamanan lainnya kepada nasabah. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya pada pihak yang mengatasnamakan BNI.

BNI juga mengimbau nasabah untuk selalu mengakses layanan melalui kanal resmi guna menghindari risiko kebocoran data. Edukasi kepada pengguna terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan digital.

Dengan langkah transformasi ini, BNI berharap dapat menghadirkan layanan perbankan yang lebih cepat, aman, dan sesuai dengan perkembangan teknologi. Perubahan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing bank di era digital. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Satu tanggapan untuk “BNI Internet Banking Ditutup Bertahap Mulai April 2026”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Kuota Haji: JPU Tampilkan 9.599 Lembar Uang 100 Dolar AS, Zainal Konfirmasi Kaitan dengan Gus Alex
DPR Sahkan APBN 2027 Senilai Rp4.106 Triliun, Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
Prabowo Sambangi Megawati, Sampaikan Belasungkawa Guruh Soekarnoputri dan Perkuat Silaturahmi Kebangsaan
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Lakukan Triple Intervention Jaga Stabilitas
Rupiah Tertekan Dolar AS, BI Siapkan Strategi Penjagaan Stabilitas Nilai Tukar
Wamenhaj Dahnil Anzar Bantah Isu Anaknya Terlibat Bullying di Sekolah ICM Tangsel, Sebut Hoaks
Kalapas Cibinong Nonaktif Akui Perintah Pindahkan Barang, Yanuar: Anda Bohongi Rakyat Indonesia
Ombudsman RI Jelaskan Alasan Tak Hadir RDP Komisi XIII DPR Bahas Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 16:02 WIB

Sidang Kuota Haji: JPU Tampilkan 9.599 Lembar Uang 100 Dolar AS, Zainal Konfirmasi Kaitan dengan Gus Alex

Selasa, 29 September 2026 - 14:39 WIB

DPR Sahkan APBN 2027 Senilai Rp4.106 Triliun, Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Selasa, 29 September 2026 - 14:28 WIB

Prabowo Sambangi Megawati, Sampaikan Belasungkawa Guruh Soekarnoputri dan Perkuat Silaturahmi Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 - 16:31 WIB

Rupiah Tertekan Dolar AS, BI Siapkan Strategi Penjagaan Stabilitas Nilai Tukar

Senin, 28 September 2026 - 16:23 WIB

Wamenhaj Dahnil Anzar Bantah Isu Anaknya Terlibat Bullying di Sekolah ICM Tangsel, Sebut Hoaks

Berita Terbaru