Bobby Luncurkan UHC Prioritas Probis Sumut Berkah

- Penulis

Selasa, 30 September 2025 - 00:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumut  Bobby Nasution  berfoto bersama seluruh bupati/wali kota dan jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah terkait se Sumut pada acara peluncuran Universal Health Coverage (UHC) Prioritas Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah, di Graha Bhineka Perkasa Jaya,  Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Senin (29/9). Foto: IG

Gubernur Sumut Bobby Nasution berfoto bersama seluruh bupati/wali kota dan jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah terkait se Sumut pada acara peluncuran Universal Health Coverage (UHC) Prioritas Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah, di Graha Bhineka Perkasa Jaya, Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Senin (29/9). Foto: IG

Deli Serdang-Mediadelegasi: Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meluncurkan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah.

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Program Berobat Gratis (Probis) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.

 

 

 

“Dengan program UHC ini, mulai 1 Oktober 2025 seluruh masyarakat yang ber KTP Sumut dapat berobat gratis di seluruh rumah sakit di Sumut dan Indonesia yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan,” kata Bobby di Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Senin (29/9).

 

 

 

Gubernur Sumut menyampaikan hal itu dalam pidato saat acara peluncuran Universal Health Coverage Prioritas Program Berobat Gratis Sumut Berkah di Graha Bhineka Perkasa Jaya, Lubuk Pakam.

 

 

Ia mengimbau kepada seluruh rumah sakit agar melayani masyarakat sebaik-baiknya, sehingga diharapkan dengan program ini tidak ada lagi masyarakat Sumut yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan yang optimal.

 

Pada kesempatan itu, ia juga meminta kepala daerah se-Sumut agar memastikan fasilitas kesehatan (faskes), sehingga tidak ada lagi menolak pasien dengan alasan kamar penuh.

BACA JUGA:  Menteri PKP Gandeng Gubernur Sumut Sukseskan Pembangunan 15.000 Rumah Subsidi 

 

“Eggak ada alasan penuh. Kalau kelas tiga dibilang penuh, bisa naik ke kelas dua tanpa tambahan biaya agar tak ada alasan kepada pasien kamar penuh,” ucap Bobby.

 

Gubernur mengatakan, Sumut telah mencapai UHC Prioritas sekitar 100,2 persen dengan keaktifan peserta 80,2 persen pada 1 September 2025.

 

Disebutkannya, Program Berobat Gratis Sumut Berkah mulai diterapkan pada 1 Oktober 2025.

 

 

 

“Kalau perlu pak bupati dan pak wali kota dicek rumah sakitnya. Kalau kelas duanya penuh, naik kelas satu. Jadi enggak ada alasan rumah sakit penuh,” ujarnya.

 

 

Ia meminta, setiap pihak terkait memaknai UHC Prioritas bukan sekadar memfasilitasi administrasi masyarakat yang berobat saja, tapi harus dimaknai melayani pasien sampai sembuh.

 

 

“Semua yang datang bisa sembuh, sehat dan dilayani. Jangan nunggu lama-lama di IGD, ketika kamar penuh disuruh pulang. Berarti UHC hanya mengcover rumah sakit, tanpa bisa dilayani dengan baik,” ucap Bobby.

 

Selain itu, paparnya, UHC Prioritas bertujuan agar masyarakat Sumut bisa berobat di mana saja.

BACA JUGA:  Jalan Desa di Deli Serdang Diduga Dijual Rp1,6 Miliar

 

Bobby mencontohkan, ketika ada seseorang di Kabupaten Langkat, Sumut, ingin berobat tetapi rumah sakit penuh, maka bisa berobat ke daerah tetangga dengan menggunakan KTP Sumut.

“Kalau ada anak kuliah di Yogya, Bandung, kalau sakit di daerah tempatnya kuliah, ia bisa berobat di rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS (Kesehatan),” katanya.

 

Penduduk terbesar
Sementara itu, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan David Bangun mengatakan, Sumut menjadi salah satu provinsi menjadi UHC Prioritas dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia.

 

“Dilihat dari pencapaian yang dicapai oleh Sumut, pencapaiannya menggembirakan. Maka kami apresiasi pak gub serta jajaran, DPRD serta seluruh pemkab dan pemkot,” kata David.

 

 

 

Pihaknya mengapresiasi pemerintah daerah di Sumut karena mampu mengcover 3,4 juta masyarakat Sumut untuk mendapatkan jaminan kesehatan.

 

Menurutnya, hal ini merupakan capaian yang besar. “Artinya lebih 20 persen penduduk Sumut ditanggung gotong royong antara provinsi dan kabupaten/kota,” ujar David. D|red

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harmoni Syawal Makoda VI Jaguar Medan Pererat Sinergi
Penganiayaan Anak Saat Lebaran Picu Sorotan Pelayanan Polisi
Sikapi Tragedi Bayi Meninggal, Sekdiskes Sumut Sambangi Podcast Media Delegasi
Dinkes Sumut Temukan Petugas Belum Pahami UHC, RS Citra Medika Tegaskan Layanan Sudah Sesuai SOP
Kasus Bayi Meninggal, RS Citra Medika Tembung Pastikan Setiap Pasien Berobat Dilayani Sesuai SOP
Operasi Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Di Deli Serdang
Dinkes Sumut Klarifikasi Dugaan Permintaan Uang Panjar di RSU Citra Medika Tembung
Janda Sejak Bayinya 4 Hari, Kini Kehilangan Anak 9 Bulan

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 19:45 WIB

Harmoni Syawal Makoda VI Jaguar Medan Pererat Sinergi

Senin, 23 Maret 2026 - 11:04 WIB

Penganiayaan Anak Saat Lebaran Picu Sorotan Pelayanan Polisi

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:28 WIB

Sikapi Tragedi Bayi Meninggal, Sekdiskes Sumut Sambangi Podcast Media Delegasi

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:23 WIB

Dinkes Sumut Temukan Petugas Belum Pahami UHC, RS Citra Medika Tegaskan Layanan Sudah Sesuai SOP

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:34 WIB

Kasus Bayi Meninggal, RS Citra Medika Tembung Pastikan Setiap Pasien Berobat Dilayani Sesuai SOP

Berita Terbaru

Foto: Suasana saat proses pemeriksaan dan penempatan khusus (patsus) terhadap Kompol DK di lingkungan Polda Sumatera Utara.

Sumatera Utara

Video Diduga Pakai Narkoba Viral, Kompol DK Ditempatkan di Patsus

Kamis, 30 Apr 2026 - 15:16 WIB