Bobby Mau Jadikan Kota Medan Market Bagi Pelaku UMKM

- Penulis

Sabtu, 22 Mei 2021 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bobby Afif Nasution

Bobby Afif Nasution

Medan-Mediadelegasi: Pandemi covid-19 yang sampai saat ini masih melanda kota Medan menghantam seluruh sektor kehidupan terutama sektor kesehatan dan ekonomi sehingga mengakibatkan pelaku UMKM terkena dampaknya.

Oleh karena itu Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution,SE,MM mengambil sejumlah kebijakan untuk membantu membangkitkan para pelaku UMKM di tengah pandemi covid-19 salah satunya dengan membuka Kesawan City Walk (KCW).

“KCW tersebut kita buka untuk menjadikan Kota Medan sebagai “Market” bagi para pelaku UMKM, karena yang menjadi persoalan saat ini ialah bagaimana pelaku UMKM kita yang kesulitan memasarkan produknya, jadi itu yang kita bantu agar mereka dapat bertahan dan berkembang.”kata Wali Kota Medan ketika menjadi narasumber talkshow di Radio Kardopa, Jumat (21/5).

Didampingi Kepala Dinas Kominfo Kota Medan, Zain Noval,S.STP.,MAP, Wali Kota Medan menjelaskan KCW tersebut juga dimaksudkan agar memudahkan mengontrol pelaku UMKM yang berjualan.

“Kenapa kita buat di Kesawan, supaya kita bisa mengontrol pelaku UMKM yang berjualan tetap patuh protokol kesehatan, semua padagang kita vaksinasi covid-19, selain itu jarak antar pedagang juga diatur agar tidak terjadi kerumunan di setiap stand penjualan serta kita juga menempatkan sejumlah petugas untuk terus mengingatkan protokol kesehatan.”jelas Wali Kota Medan.

BACA JUGA:  Peringati HUT Pencegahan Kebakaran Indonesia, Walikota Medan Tanam Pohon

Dalam talkshow yang mengangkat tema ” Apa dan Bagaimana Kota Medan Kedepanya” tersebut Wali Kota Medan juga mengungkapkan lima program prioritas yang harus dicapai. Yang pertama ialah penanganan covid-19, selanjutnya kedua ialah mengatasi permasalahan infrastruktur khususnya jalan berlubang, setelah itu ketiga masalah banjir dan ke empat masalah kebersihan kota Medan serta yang terakhir ialah heritage.

“Lima program ini baru bisa berjalan dengan baik apabila PAD kita terus meningkat melalui berbagai program dan digitalisasi yang kita terapkan.”ungkap Wali Kota Medan.

Selain itu untuk dapat mewujudkan kelima program prioritas tersebut, Wali Kota Medan telah menekankan kepada seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemko Medan agar memiliki 4 faktor yang harus selalu di ingat yaitu loyal terhadap masyarakat, loyal terhadap keluarga, loyal terhadap pimpinan dan pintar.

BACA JUGA:  Kodrat Shah Tolak RUPS Klub PSMS Medan

“Pertama jajaran Pemko Medan harus loyal kepada masyarakat Kota Medan. Kemudian yang kedua, seluruh jajaran Pemko Medan juga harus loyal kepada keluarga, bukan berarti dengan jabatan yang dimiliki keluarga yang harus didahulukan maupun disenangkan tetapi saat menjalankan amanah dan tanggung jawab jajaran Pemko Medan harus memikirkan bagaimana nasib dan kelangsungan keluarga apabila melakukan hal yang tidak dibenarkan hukum seperti melakukan korupsi.

Selanjutnya yang ketiga, jajaran Pemko Medan juga harus loyal kepada pimpinan. Hal ini sangat penting agar konsep visi dan misi pembangunan kota dapat berjalan dengan baik. Meskipun begitu, saat pemimpinnya meminta yang aneh-aneh dan tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan, maka harus kembali ke loyal pertama dan kedua jangan sampai keluarga yang menjadi korban. Terakhir, seluruh jajaran Pemko Medan juga harus pintar,” jelas Wali Kota Medan. D|Med-Gur|ril.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut
​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan
Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah
Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan
Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum
DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi
Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut
LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:15 WIB

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:31 WIB

​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:34 WIB

Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum

Berita Terbaru

Divonis 4 Bulan Penjara, Wakil Gubernur Hellyana Ajukan Banding. (Foto:Ist)

Uncategorized

Divonis 4 Bulan Penjara, Wakil Gubernur Hellyana Ajukan Banding

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:20 WIB