Berkaitan dengan pembenahan kawasan heritage Kesawan, Wali Kota menginginkan agar seluruh persoalan yang ada di sana diselesaikan, termasuk soal perizinan. Penanganan masalah kawasan ini harus menjadi percontohan bagi kawasan lain.
Dalam rapat itu, Wali Kota juga meminta pihak Dinas Pekerjaan Umum memperbaiki citra. Diharapkan Kepala Dinas PU dapat menghilangkan sentimen negatif terhadap Dinas PU. Wali Kota menambahkan, dia juga pernah meninjau ke gudang penyimpanan alat berat milik Dinas PU Medan.
“Saya ingin lihat kondisi alat berat kita. Apa manfaatnya? Karena saya dengar, alat berat kita canggih dibanding milik Pemkab/Pemko, Provinsi lain di Indonesia. Namun kenapa masih banyak keluhan tentang jalan-jalan kita?” ungkapnya.
Di samping itu, Wali Kota juga mempertanyakan penyewaan alat berat yang hanya memberikan pendapatan sebesar Rp 100 juta per bulan. “Dari alat berat yang canggih itu cuma 100 juta sebulan pendapatan yang kita peroleh, setahun 1,2 miliar. Kenapa sewanya hanya 100 juta rupiah sebulan, hanya 1,2 miliyar setahun. Saya ingatkanm, kalau begitu jangan dululah disewa-sewakan,” sebut Wali Kota.
Kepada seluruh OPD, Wali Kota juga berpesan agar memiliki ide, kreativitas dan target, baik pekerjaan maupun waktunya. Wali Kota pun secara terbuka mengatakan siap melakukan tugas yang diberikan kepadanya untuk keberhasilan pekerjaan setiap OPD.
“Misalnya, ada OPD yang menemukan kendala atau berbenturan dengan stakeholders di luar yang perlu dikomunikasi apakah oleh saya, wakil walikota, atau sekda, beri tahu kami. Biar sama-sama kita selesaikan. Jangan berhenti dan diam kalau ada masalah,” ungkapnya.
Wali Kota mengatakan, dia tidak ingin selalu mengevaluasi jabatan bawahan. Karena itu diharapkan agar seluruh OPD bekerja dengan maksimal, paham, bisa menjalankan visi dan misi serta program prioritas ini.
‘Jangan pekerjaan saya hanya mengganti pimpinan OPD yang tidak mampu saja,” ucapnya seraya mengingatkan Sekda agar dapat mendorong OPD untuk meningkatkan kinerjanya.
Dalam rapat itu, Sekda Wiriya Alrahman juga mengatakan, seluruh visi, misi, dan program strategis dan prioritas Wali Kota terpilih harus masuk ke RPJMD. Dan setelah enam bulan Wali Kota dilantik, RPJMD ini sudah harus di-perda-kan.
Sekda juga mengimbau agar seluruh OPD terus menjabarkan visi, misi, dan program prioritas yang telah disampaikan oleh Wali Kota. Bila sudah ada program yang sesuai dengan visi, misi, dan prioritas segera dikerjakan dan bila belum ada nanti diajukan dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021. D|Med-Gur|ril