BPJS Kesehatan Luncurkan Layanan Baru untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan

Kamis, 4 September 2025 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti menerima penghargaan Prominent Award 2025 yang mengusung tema 'Transformasi Indonesia: Berdampak Nyata, Indonesia Jaya'. (Foto:Ist)

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti menerima penghargaan Prominent Award 2025 yang mengusung tema 'Transformasi Indonesia: Berdampak Nyata, Indonesia Jaya'. (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : BPJS Kesehatan terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas layanan bagi peserta JKN. Salah satu inovasi terbaru adalah layanan perubahan data kepesertaan yang dapat dilakukan melalui WhatsApp. Prosesnya sederhana, peserta cukup mengirim pesan melalui WhatsApp, mengikuti alurnya, dan mengunggah dokumen persyaratan yang dibutuhkan.

Layanan ini mencakup perubahan data kepesertaan, pendaftaran bayi baru lahir, penambahan anggota keluarga, pengaktifan kembali kepesertaan, hingga pengurusan pindah fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP). Dengan adanya layanan ini, peserta dapat lebih mudah dan cepat dalam mengurus kebutuhan kepesertaannya.

BPJS Kesehatan juga menyediakan Care Center 165 yang beroperasi 24 jam sebagai pusat informasi dan pengaduan. Kehadiran layanan ini memberikan kepastian bagi peserta bahwa BPJS Kesehatan dapat dihubungi setiap saat. Peserta dapat menghubungi Care Center 165 untuk mendapatkan informasi dan bantuan terkait JKN.

Nomor induk kependudukan (NIK) di kartu tanda penduduk (KTP) atau kartu keluarga (KK) dapat dimanfaatkan sebagai identitas tunggal peserta JKN. Dengan menunjukkan NIK di FKTP, peserta sudah dapat langsung dilayani tanpa harus membawa berkas fotokopi. Hal ini menjadikan proses lebih sederhana dan praktis.

BACA JUGA:  Boi Sumarno Sagala Berbaring Pasrah di Tanjung Gusta

BPJS Kesehatan juga telah mengembangkan inovasi i-Care JKN yang memungkinkan dokter dan peserta JKN untuk mengetahui riwayat kunjungan dan obat yang diberikan oleh fasilitas kesehatan. Dengan inovasi ini, diharapkan dokter dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat dan tepat kepada peserta JKN.

Dalam mengikuti perkembangan saat ini, BPJS Kesehatan mengembangkan inovasi dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dalam proses verifikasi klaim. Inovasi ini bertujuan mempercepat proses verifikasi klaim dari fasilitas kesehatan, meminimalisasi kesalahan administratif, serta deteksi dini atas fraud dalam pengajuan klaim.

Dengan demikian, proses verifikasi dapat lebih akurat, lebih cepat, dan lebih efisien, sekaligus memperkuat aspek akuntabilitas pengelolaan dana. BPJS Kesehatan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan bagi peserta JKN.

Transformasi digital yang dilakukan BPJS Kesehatan bukan sekadar mengikuti tren, tetapi untuk memastikan bahwa masyarakat Indonesia mendapatkan layanan kesehatan terbaik melalui program JKN. Upaya digitalisasi yang dilakukan BPJS Kesehatan tidak hanya menjawab kebutuhan hari ini, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam menyiapkan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing.

BACA JUGA:  Deddy Corbuzier diangkat jadi staf khusus Menhan

Dalam jangka panjang, inovasi-inovasi yang dilakukan BPJS Kesehatan diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Dengan adanya layanan yang lebih baik, peserta JKN dapat lebih mudah mengakses layanan kesehatan yang dibutuhkan.

BPJS Kesehatan juga berharap bahwa inovasi-inovasi yang dilakukan dapat menjadi contoh bagi lembaga lain dalam meningkatkan kualitas layanan. Dengan demikian, masyarakat Indonesia dapat menikmati layanan yang lebih baik dan lebih efisien.

Dalam beberapa tahun terakhir, BPJS Kesehatan telah melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan. Dengan adanya transformasi digital, BPJS Kesehatan dapat lebih efektif dalam mengelola program JKN.

BPJS Kesehatan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan bagi peserta JKN dan menjadi lembaga yang terpercaya dalam mengelola program JKN. Dengan demikian, masyarakat Indonesia dapat menikmati layanan kesehatan yang lebih baik dan lebih efisien . D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru

Foto: Pintu gerbang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan. Sorotan publik terkait isu peredaran narkotika memicu desakan evaluasi pengawasan dan pengamanan di lingkungan lapas tersebut.

Kota Medan

DPP Garda Kamtibmas Minta Dian Cina Dipindahkan ke Nusakambangan

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:46 WIB