Basarnas Bengkulu Dikerahkan Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Hilang di Sekitar Anak Krakatau

Selasa, 15 September 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan melakukan pengamatan sambil menyisir perairan sekitar Gunung Anak Krakatau untuk mencari jejak lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak. Operasi pencarian memasuki hari kedelapan dengan melibatkan 647 personel serta memperluas jangkauan hingga wilayah kerja Basarnas Bengkulu, Selasa (15/9/2026). Foto: Ist.

Tim SAR gabungan melakukan pengamatan sambil menyisir perairan sekitar Gunung Anak Krakatau untuk mencari jejak lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak. Operasi pencarian memasuki hari kedelapan dengan melibatkan 647 personel serta memperluas jangkauan hingga wilayah kerja Basarnas Bengkulu, Selasa (15/9/2026). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Bengkulu turut dikerahkan untuk memperluas jangkauan pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang dilaporkan hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau. Langkah ini diambil menyusul pemetaan wilayah pencarian yang diperkirakan meluas hingga masuk ke dalam cakupan kerja Kantor SAR Bengkulu.

Kasie Operasi Basarnas Banten, Riski Dwiyanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun peta wilayah pencarian berdasarkan prediksi arah pergerakan korban dan arus laut. Dari hasil pemetaan tersebut, sebagian area pencarian ternyata masuk ke dalam wilayah tanggung jawab Kantor SAR Bengkulu, sehingga tim SAR setempat langsung dikerahkan untuk menyisir kawasan tersebut.

“Kita dibantu oleh kantor SAR Bengkulu untuk mengcover wilayah kantor SAR Bengkulu. Sehingga untuk SAR map yang kita prediksikan itu mengarah ke wilayah kantor SAR Bengkulu itu sudah dicover dengan teman-teman kantor SAR Bengkulu,” ujar Riski saat memberikan keterangan perkembangan pencarian pada Selasa (15/9/2026).

Pencarian ini kini memasuki hari kedelapan sejak kelompok yang terdiri dari lima jurnalis dan tiga awak kapal tersebut hilang kontak saat berada di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau. Berbagai unsur kekuatan dari kesatuan TNI Angkatan Laut, Kepolisian, hingga armada pencarian milik Basarnas telah dikerahkan secara terpadu untuk menemukan keberadaan mereka.

BACA JUGA:  Kebakaran Gedung PPJT RSUD Dr Soetomo Surabaya: Satu Pasien Meninggal, Puluhan Lainnya Dievakuasi

Sejumlah kapal telah diturunkan ke lokasi untuk melakukan penyisiran menyeluruh. Armada yang terlibat antara lain KRI Gilimanuk, KRI Leuser, KRI Lepu, KRI Kerambit, KN SAR Antasena, Kapal Polisi Sanjaya, KN SAR Tetuka, KN SAR Basudewa, KAL Pahawang, serta KAL Anyer.

Selain kapal-kapal berukuran besar, sejumlah kapal cepat dan perahu karet juga ikut dikerahkan untuk menjangkau perairan yang lebih sempit maupun perairan dangkal di sekitar pulau-pulau vulkanik. Di antaranya RIB 02 Lampung, RIB 02 Banten, RBB Pecang, serta sejumlah kapal patroli bernomor kode KP 2016, KP 2013, KP 1010, KP 1012, KP 1007, KP 1003, dan KP URC Erhan.

Riski menyebutkan, jika dijumlahkan secara keseluruhan, personel gabungan yang terlibat langsung dalam operasi pencarian pada hari kedelapan ini mencapai kurang lebih 647 orang. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari personel Basarnas, TNI AL, Polri, serta instansi pendukung lainnya yang bekerja secara sinergis demi menemukan korban.

Kondisi cuaca di lokasi pencarian pada hari kedelapan diperkirakan bercerah berawan. Meski demikian, gelombang laut diprediksi mencapai ketinggian sekitar 2,5 meter, khususnya bergerak ke arah timur laut. Angin bertiup dengan kecepatan 5 hingga 20 knot yang bergerak dari arah tenggara menuju selatan.

BACA JUGA:  Oditur Militer Minta Tolak Pembelaan 3 Prajurit TNI Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank BUMN

Kondisi gelombang yang cukup tinggi dan arah angin yang berubah-ubah menjadi tantangan tersendiri bagi tim pencari. Hal ini juga menjadi pertimbangan utama dalam menyusun peta prediksi pergerakan korban, mengingat arus dan tiupan angin dapat membawa mereka ke arah yang lebih luas dari perkiraan awal.

Oleh karena itu, perluasan wilayah pencarian hingga ke cakupan Kantor SAR Bengkulu menjadi langkah yang sangat penting dan strategis. Tanpa perluasan tersebut, dikhawatirkan ada area yang terlewat dan justru menjadi lokasi tempat korban berada.

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda pasti mengenai keberadaan kelima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang tersebut. Tim gabungan terus berupaya menyisir setiap jengkal perairan dengan harapan masih ada harapan untuk menemukan mereka dalam keadaan selamat.

Masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan kapal maupun orang-orang yang sesuai dengan ciri-ciri korban diharapkan segera melapor ke kantor SAR terdekat atau menghubungi nomor darurat yang telah disiapkan Basarnas agar proses pencarian dapat dipercepat. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Red Notice Riza Chalid Terbit, Interpol Buru di 196 Negara
Komdigi Berantas Judi Online, Bidik Aliran Dana Rp957 Miliar
Kejagung Serahkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG, Kerugian Negara Rp863,8 Miliar
Denny Indrayana Desak Prabowo Sampaikan Sikap Resmi Soal Putusan MK Terkait Ijazah Gibran
PDIP Tegaskan Pencopotan Foto Gibran di Sukabumi Tindakan Pribadi
Letkol Arman Ditahan, Sewakan Rumah Dinas TNI Cijantung Jadi Markas Judol
Pemilik Rumah Dinas TNI di Cijantung Ditahan, Markas Judol Terbongkar
Sikap Parpol Pasca Putusan MK: Dari Imbau Hentikan Polemik Hingga Usul Pansus Pemakzulan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Red Notice Riza Chalid Terbit, Interpol Buru di 196 Negara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Komdigi Berantas Judi Online, Bidik Aliran Dana Rp957 Miliar

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Kejagung Serahkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG, Kerugian Negara Rp863,8 Miliar

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Denny Indrayana Desak Prabowo Sampaikan Sikap Resmi Soal Putusan MK Terkait Ijazah Gibran

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:04 WIB

PDIP Tegaskan Pencopotan Foto Gibran di Sukabumi Tindakan Pribadi

Berita Terbaru

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, beraksi dalam sprint race MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, Sabtu (10/10/2026). Marquez berhasil meraih kemenangan setelah menyalip Jorge Martin saat balapan menyisakan lima lap. Foto: Ist.

Olahraga

Marc Marquez Juara Sprint Race MotoGP Mandalika 2026

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:53 WIB

Mohammad Riza Chalid (MRC), tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina periode 2018–2023, yang resmi masuk daftar buronan internasional setelah Interpol menerbitkan Red Notice pada 23 Januari 2026. Foto: Ist.

Nasional

Red Notice Riza Chalid Terbit, Interpol Buru di 196 Negara

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:21 WIB

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. Foto: Ist.

Nasional

Komdigi Berantas Judi Online, Bidik Aliran Dana Rp957 Miliar

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:14 WIB