Camat: Medan Helvetia Harus Jadi Terdepan Penanganan Covid-19

Rabu, 18 November 2020 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Medan Helvetia memberikan arahan

Camat Medan Helvetia memberikan arahan

Medan-Mediadelegasi: Dalam rangka menekan kasus Covid-19, Kecamatan Medan Helvetia telah melakukan berbagai upaya. Selain melakukan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat bersama Polsekta Medan Helvetia dan Koramil setempat, juga rutin melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh wilayah Kecamatan Medan Helvetia, terutama kawasan yang ada warganya terpapar virus Corona.

“Di samping itu, kita juga rutin melaksanakan razia masker bagi warga yang tidak menggunakan masker, sekaligus membagikan sejumlah masker agar masyarakat senantiasa memakai masker saat beraktivitas di luar rumah,” kata Camat Medan Helvetia Andy Mario Siregar di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Gedung TP PKK, Jalan Rotan,” Selasa (17/11).

Kemudian imbuh Andy yang bertindak sebagai narasumber dalam Sosialisasi Perwal No. 27/2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Kecamatan Medan Helvetia juga melakukan pendataan bagi warga yang positif Covid-19. Berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan, warga yang positif memiliki KK/KTP Medan Helvetia tetapi tidak tinggal di Medan Helvetia.

Selanjutnya tegas Andy, bagi warga yang sudah positif Covid-19 dan menjalani perawatan di rumah sakit, tidak diperkenankan menjalani isolasi mandiri atas permintaan sendiri. “Kehadiran warga yang bersangkutan sangat berbahaya bagi warga sekitarnya, sebab belum sembuh dari Covid-19 sehingga sangat rentan menularkan kepada warga lainnya. Ini hasil kesepakatan yang telah kita buat bersama,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Gubernur Sumut Lantik Dua Pejabat Eselon II, Tekankan Pentingnya Integritas dan Kinerja

Di sisi lain, terang Andy, jajarannya juga telah membagikan bantuan kepada warga yang terdampak Covid-19 berupa sembako. Selain itu juga membagikan alat semprot, cairan disinfektan serta hand sanitizer. “Bantuan yang kita berikan ini berasal dari Pemko Medan, Pemerintah Provsu, organisasi masyarakat dan beberapa warga. Semoga bantuan yang diberikan ini memberikan manfaat bagi warga di tengah pandemi Covid-19 ini,” harapnya.

Selain Camat Medan Helvetia, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Mardohar Tambunan, juga menjadi narasumber yang dimoderatori Kasi Kedaruratan Bidang Bidang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Yan Anhar Lubis.

Dalam pemaparannya di hadapan jajaran Kecamatan Medan Helvetia yang menjadi peserta sosialisasi, Mardohar menegaskan, Covid-19 bukan aib, melainkan sebuah bencana berupa penyakit yang harus diwaspadai dengan serius. Setelah 8 bulan pandemi Covid-19 menerpa Kota Medan, banyak warga yang terpapar virus Corona.

BACA JUGA:  Wagub Sumut Lantik PPIH Embarkasi/Debarkasi Kualanamu Medan

“Berkat upaya dan kerja keras yang dilakukan selama ini, sudah terjadi penurunan kasus Covid-19. Berdasarkan data, warga yang positif Covid-19 sekitar 7.000 orang. Dari jumlah tersebut, warga yang sembuh sebanyak 5.000-an. Sedangkan yang dirawat sekitar 1.114 orang,” ungkap Mardohar.

Menyikapi itu, Mardohar berharap kepada jajaran Kecamatan Medan Helvetia dapat menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Kemudian, bagi warga yang masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) dan tidak disertai gejala-gejala dapat melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Itu pun tergantung kondisi rumah, jika mengizinkan, isolasi mandiri dapat dilakukan di rumah. Sedangkan kondisi rumah yang tidak mengizinkan, isolasi mandiri dapat dilakukan di dua tempat yang telah disediakan Pemko Medan, yakin Gedung P4TK dan Rumah Sakit Lions Club,” jelasnya.D|Med-82

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Wali Kota Medan Rico Waas Tutup Mulut soal Fee 15% di Dinas Perkim, Praktisi Hukum Desak KPK Turun Tangan
Mahasiswa JMI Unjuk Rasa di Medan, Desak Usut Dugaan Monopoli Proyek & Fee 18–25 Persen di Dinas Perkim
JPU Kejari Belawan Ajukan Banding, Pasal Putusan Korupsi Pengadaan Kapal Tak Sesuai Tuntutan
Maruli Siahaan Ajak Warga Medan Jadikan Nilai HAM sebagai Budaya Sehari-hari
Target Besar, Pengadaan Miliaran: Tata Kelola Parkir Medan Diuji Transparansi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Wali Kota Medan Rico Waas Tutup Mulut soal Fee 15% di Dinas Perkim, Praktisi Hukum Desak KPK Turun Tangan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Mahasiswa JMI Unjuk Rasa di Medan, Desak Usut Dugaan Monopoli Proyek & Fee 18–25 Persen di Dinas Perkim

Berita Terbaru