Citra Pemko Medan Tercoreng: Plt Kabag Prokopim Diduga Peras Warga yang Ingin Bertemu Wali Kota

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi. (Foto:Ist)

ilustrasi. (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi : Kabar tak sedap kembali menghampiri Balai Kota Medan. Kali ini, ‘bau busuk’ itu tercium dari ruang kerja Wali Kota Medan Rico Waas di lantai II. Diduga kuat akibat ulah M Fitrah Josa Ritonga selaku Pelaksana Tugas Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim).

Informasi yang berhasil dihimpun sejumlah wartawan belakangan ini, Fitrah Ritonga sejak diamanahkan jabatan Plt Kabag Prokopim, kerap meminta imbalan (uang pelicin) untuk pihak yang ingin bertemu dengan Rico Waas melalui audiensi. Jadwal audiensi wali kota yang disusunnya untuk hari esok, merupakan sortiran langsung dari Fitrah Ritonga terutama bagi pihak yang sudah ‘setor’ tersebut.

“Parah kali memang sejak si Fitrah jadi Plt Kabag Prokopim, untuk jadwal audiensi pun harus bayar supaya bisa ketemu dengan pak wali. Masih muda pun jadi pejabat sudah sok mantap kali gaya anak itu,” ujar sumber terpercaya kepada wartawan di Medan, belum lama ini.

“Banyak sudah yang mengaku begitu. Hanya saja mungkin gak mau berkomentar. Gawat kali sekarang Pemko Medan itu, untuk bertemu pelayan rakyatnya saja rakyatnya dimintai duit sama pejabatnya. Padahal dulunya dia menang dan jadi wali kota karena dipilih rakyat. Pejabat-pejabat kayak gini di lingkaran pak wali yang harus segera dibersihkan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Medan Apresiasi Rakernas dan Rapimnas FSP RTMM-SPSI

Tak cukup sampai di situ, sumber lain ada menyebut bahwa untuk mengundang Rico Waas hadir ke lingkungannya pun, sekarang sulitnya bukan main. Indikasi serupa yakni harus ‘setor’ dulu mengarah ke Fitra Ritonga.

“Udah gitu koordinasi dengan dia (Fitrah) bukan main susahnya. Gak mau angkat telepon, balas pesan pokoknya dibacanya aja chat itu. Padahal undangan ke pak wali sudah disampaikan melalui bagian umum, sudah dikonfirmasi langsung ke pak wali atas kesediaannya hadir, akhirnya hanya diwakilkan oleh asisten. Belakangan saya dapat info karena ada yang ‘pakai uang’, itulah yang diprioritaskan oleh protokol untuk dihadiri pak wali, gawat kali kan,” pungkasnya.

Fitrah Ritonga sebelumnya defenitif pada jabatan Lurah Amplas, Kecamatan Medan Amplas, dan merangkap sebagai Plt Kasubbag Protokol. Namun sejak diamanahkan jabatan Plt Kabag Prokopim, posisinya sebagai lurah sudah ditanggalkan. Sekarang justru defenitif sebagai Kasubbag Protokol.

Wakil Ketua DPRD Medan, Rajudin Sagala, mengaku terkejut mendengar adanya kabar tak sedap tersebut. Padahal menurut dia sosok Rico Waas sejauh ini sangat humble kepada masyarakat.

“Yang saya terima dari masyarakat malah sebaliknya, wali kota sering turun ke masyarakat saat diundang beliau hadir, bahkan memberi ruang menyampaikan aspirasi,” ujarnya, Selasa (7/10) lalu.

BACA JUGA:  Imakor Soroti Kejanggalan Bantuan Kegiatan Peningkatan Wirausaha

Fraksi-fraksi di DPRD Medan dalam rapat paripurna baru-baru ini ada mempertanyakan mengenai kapasitas pejabat yang diisi dalam struktur organisasi perangkat daerah di masa kepemimpinan Rico Waas-Zakiyuddin Harahap.

DPRD mendorong Rico-Zaki dan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan harus menempatkan sosok pejabat yang sesuai bidang keahlian dan disiplin ilmu mereka, serta jangan ragu untuk mengevaluasi kinerja jajarannya tersebut. Bahkan harus berani melakukan pencopotan terhadap mereka.

Menjawab itu lewat rapat paripurna pada, Senin (6/10) lalu, di gedung dewan Rico Waas menyatakan komitmennya soal evaluasi terhadap kinerja perangkat daerah termasuk pimpinan OPD yang mesti ditempatkan secara proposional dan profesional.

“Kami melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh pejabat secara berkala, dan bagi mereka yang tidak mampu mencapai target kepemimpinan dan kinerjanya tidak optimal, tentu menjadi perhatian serius kami. Akan dilakukan evaluasi sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku,” ujarnya.

Mereka yang menduduki jabatan strategis, ujar Rico haruslah yang profesional, berintegritas dan mampu bekerja cepat serta tepat untuk kepentingan masyarakat. “Kami menyambut baik harapan masyarakat mengenai hal ini,” pungkasnya. D|Red.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB